Damai??? Sepakbola Lebih Hebat Dari Agama!!!

 

Wahai saudara saudara yang saya kasihi, yang dirahmati Allah seru sekalian alam!

Saya membawa sebuah berita yang besar nih. Bukan tentang IPDN yang mengiriskan itu  . Berita ini lebih besar dari sekedar carut marut IPDN. Berita ini adala tentang sebuah kenyataan di Irak bahwa ternyata bukan ritual agama  yang membawa kedamaian , melainkan sepakbola. Hah! Ya benar saudara saudara yang dikasihi Allah yang Maha segalanya, bahwa sepakbola ternyata lebih bisa berperan dari agama dalam menciptakan kedamaian. Jadi apakah kita sebaiknya mengganti saja agama kita menjadi sepakbola ya? :lol:

Kalo tidak percaya lihat aja beritanya di sini .

Saya jadi bertanya – tanya apa ini kerjaan Iblis yang cantik  dalam usaha menggoda manusia dengan kemasan yang sangat bagus. Tentu saja kewaspadaan itu harus selalu ada bukan? :lol:


Demikian informasi dari saya,
semoga rahmatNya  senantiasa bersama kita.

Ttd
Pemberi Kabar :mrgreen:

111 Tanggapan ke “Damai??? Sepakbola Lebih Hebat Dari Agama!!!”


  1. 1 danalingga Agustus 7, 2007 pukul 8:23 pm

    kekekeek……
    si waton tampaknya belon rela nih, udah relakan aja melepas agama bola ini. Mari kita buat agama baru lagi. :P

    *fanatisme itu sehat kok*

  2. 2 mataharipagi Agustus 10, 2007 pukul 10:46 pm

    AAKKHH…!! EPL tidak disiarkan stasiun TV lokal..!! :lol:

    btw, jadikan saja sepakbola sebagai pengikat silahturahmi, mas. Asal jangan pada rusuh aja. :P

  3. 3 danalingga Agustus 11, 2007 pukul 12:12 pm

    ya, ya itu juga boleh sih. Tapi agama lantas di jadikan apa ya enaknya? ;)

  4. 4 almascatie September 2, 2007 pukul 6:13 pm

    habis B. Ali skr hatinurani….
    iya je spam terus… :D

  5. 5 danalingga September 2, 2007 pukul 6:31 pm

    ok, dah di bereskan tuh mas. :D

  6. 6 hatinurani21 September 3, 2007 pukul 12:49 am

    @ danalingga,

    Dogma-dogma yang ada di Al-Qur’an sudah tidak berlaku lagi. Kita, orang Nusantara, tidak bisa menuruti perlakuan-perlakuan orang Arab waktu jaman Jahiliyah. Apalagi menuruti perlakuan-perlakuan yang sekarang tidak manusiawi dengan kedok Islam.

    Contoh dogma-dogma yang keliru di Al-Qur’an:

    Soal poligami:

    Umat muslim bilang wanita lebih banyak dari pada laki-laki. Hal ini sangat keliru. Di Cina, dengan politik anak tunggal, orang Cina memilih anak laki-laki, hamilan anak perempuan biasanya digugurkan. Akibatnya, saat ini cowok lebih banyak daripada cewek. Jadi Al-Qur’an tidak berlaku di Cina. Jadi “wahyu” Tuhan yang di Al-Qur’an itu hanya berlaku di Arab saja. Dinisi kebenaran wahyu bisa dipertanyakan.

    Soal halal-haram makanan:

    Umat muslim mengharamkan daging babi. Hal ini sangat keliru. Baru-baru ini telah ditemukan bahwa jantung dan paru-paru babi lebih mendekati jantung dan paru-paru manusia. Jantung atau paru-paru manusia yang sakit bisa diganti/dicangkok dengan jantung atau paru-paru babi. Ini adalah solusi yang ideal karena kelangkaan donor. Berarti Al-Qur’an tidak berlaku lagi disini. Terus bagaimana dengan “wahyu” Tuhan. Disini kebenaran wahyu lagi bisa dipertanyakan.

    Soal ke-najis-an binatang anjing:

    Anjing adalah najis buat umat muslim. Hal ini sangat keliru karena anjing saat ini sangat membantu manusia, seperti: pelacakan narkoba dipakai oleh polisi duana, membantu menyelamatkan orang-orang yang masih hidup yang tertimbun oleh runtuhan bangunan akibat gempa bumi, menyelamatkan pendaki gunung yang ditimbun oleh longsoran salju, teman hidup dan pengantar orang buta, membantu peternak domba untuk mengembala ratusan domba di gunung-gunung, membantu menemukan pelaku kejahatan kriminal, menyelamatkan pemilik anjing yang sendirian yang korban kecelakan di rumahnya sendiri (anjing terus-terusan menggonggong sehingga tetangga datang untuk menyelamatkan pemilik anjing tersebut), dan banyak lagi. Disini, Al-Qur’an sama sekali tidak berlaku. Terus bagaimana dengan “wahyu” Tuhan yang ada di Al-Qur’an. Disini kebenaran wahyu lagi bisa dipertanyakan.

    Dan banyak lagi dogma-dogma lainnya yang keliru yang kita dapatkan di Al-Qur’an.

    Sebagai kesimpulan, kita harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:
    - Melihat dogma-dogma yang ada di Al-Qur’an sudah tidak berlaku lagi, apakah Islam agama universal?
    - Haruskan kita, orang Nusantara, meniru perlakuan-perlakuan orang Arab waktu jaman Jahiliyah?
    - Haruskah kita, orang Nusantara, menuruti perlakuan-perlakuan yang tidak manusiawi sekarang dengan kedok Islam?

  7. 7 zal September 3, 2007 pukul 2:41 am

    :::hati nurani, iya-ya kamu orang nusantara…jika engka kenal dengan nusantara maka engkau menjadi orang dunia, engga percaya, yok telusuri daratan, terus…ketemu lautan ambil tongkat Musa belah samudera…berjalan terus…kamu mau kemana…???? udah… istirahat dulu sebentar cerita-cerita dulu kita, capek aku nih… :lol:


  1. 1 Cucu-Cucu Wakdul Somad « wak AbduLSomad Lacak balik pada Juli 26, 2007 pukul 3:29 pm
  2. 2 Saya Mungkin Selama Ini Musyrik « Sebuah Perjalanan Lacak balik pada Agustus 3, 2007 pukul 12:29 pm
  3. 3 Welcome English Premier League « Sebuah Perjalanan Lacak balik pada Agustus 6, 2007 pukul 12:03 am
  4. 4 B Ali, Mau Anda Apa Sih? « Amd Lacak balik pada Agustus 25, 2007 pukul 3:24 am

Tinggalkan Balasan




Menyiasati Jalan Hidup

AKU

Bermakna

Tanah Karo Simalem

Tanggalan

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Jejak Langkahku

counter

AddThis Social Bookmark Button