Ternyata Semua Agama Sama

Sebuah tinjuan agama agama berangkat dari pemaknaan sebuah gambar

hakikat diri
Indah bukan? :mrgreen:

Awalnya dari pertanyaan Arul  di buku tamu saya.  , di mana ditanyakan makna gambar yang dapat kamu lihat nangkring dengan manis di bagian paling atas sidebar blogku di sertai tulisan Aku di atasnya. Tentu saja gambar tersebut bukanlah sekedar gambar, tapi tentu mempunyai makna. Terutama bagi saya pribadi. Syukur-syukur bisa menularkan keindahan maknanya bagi yang liat. ;)

Sebelum cerita maknanya alangkah baiknya saya ceritakan dulu sejarah dari gambar tersebut. Ceritanya begini, saat itu saya sedang bosan dengan avatar saya yang lama di salah satu forum diskusi , maka mulailah saya berburu gambar kecil yang kira-kira pas di hati. Nah dari sekian gambar yang saya telusuri di dunia maya, saya langsung jatuh cinta begitu melihat gambar ini, sebab entah kenapa saya langsung dapat menangkap maknanya dan sesuai dengan pengalaman saya dalam berproses secara spiritual dalam kaitannya dengan agama-agama . Kalo istilah kerennya sih gambar ini gue banget geto loh.

Adapun maknanya bagi saya adalah:

  1. Bahwa agama-agama ( dilambangkan dengan lingkaran simbol agama) adalah sarana untuk mencapai Dia sang Hakikat (dilambangkan dengan lingkaran lilin yang bercahaya).
  2. Bahwa agama yang banyak tersebut (dilambangkan oleh 6 simbol agama besar) , memang mempunyai cara-cara sendiri (lingkaran simbol agama yang saling terpisah) namun tetap mempunyai fungsi yang sama, yakni sebagai sarana untuk menuju Sang Cahaya (lingakaran lilin)
  3. Bahwa melalui satu agama saja (1 lingkaran lambang agama) kita dapat mencapai Sang Cahaya (lingkaran lilin), namun ketika kita masih berada di satu agama tersebut, maka pandangan kita tidak melingkupi semua agama, jadi kita tidak usah menilai agama lain, sebab tidak punya pengetahuan menyeluruh atasnya.
  4. Bahwa dari pusat lingkaran lilin berada dapat melihat kepada semua lingkaran agama secara utuh , yang berarti setiap orang yang sudah mencapai sang Keberadaan (lingkaran lilin), maka dapat melihat bahwa semua agama itu ternyata hanya sarana untuk mencapai hal yang sama. Jadi orang yang sudah mencapaiNya, tidak akan bernafsu lagi membeda-bedakan label agama. Wong sudah bisa melihat esensi dari semua agama-agama tersebut, menembus simbolisasi..
  5. Bahwa hanya lingkaran yang di tengah yang bercahaya, sedangkan lingkaran simbol simbol agama tidak. Menunjukkan bahwa sumber cahaya itu adalah yang satu, sang Tuhan itu sendiri. Sedangkan agama agama adalah seperti bayangan , jadi bukan Tuhan itu sendiri. Atau bisa juga diartikan bahwa cahaya yang terlihat di agama itu hanyalah pantulan dari sumber cahaya sebenarnya.

Dan sekedar tambahan saja, setelah ngolor ngidul dengan teman-teman mengenai simbol simbol agama apa aja yang terdapat di gambar tersebut, akhirnya saya di beri pencerahan akan fungsi lain dari gambar tersebut (selain pemaknaan itu), yakni sebagai alat untuk terapi simbol agama. Terapi simbol agama ini saya maksudkan sebagai alat untuk mengetes apakah memang benar diri ini sudah tidak terpengaruh atas simbolisasi (label) agama. Melainkan sudah semata-mata melihat tujuan akhir (esensi) agama agama tersebut. Caranya adalah dengan memandang gambar tersebut, dan merasakan di diri ini apakah masih ada resistensi diri ketika melihat berbagai simbol agama tersebut berdampingan dan menyadari ternyata merupakan sarana untuk mencapai hal yang sama, hal yang saya sebut Tuhan.

Semoga artikel pendek ini dapat berguna agar jiwa-jiwa yang berkehendak dapat terpacu untuk memahami esensi agamanya dan dapat mencapai Sang Hakikat dan dari tengah lingkaran lilin dengan pandangan yang lebih luas dapat menyadari esensi dari semua agama yang ada di sekitar. Pada akhirnya dapat bergumam : ” oh begitu toh ternyata” , sambil tersenyum damai memandang pemeluk agama lain. Maka damaipun meraja. Semoga.

minimal tidak aka ada lagi yang teriak teriak marah meyuarakan kecurigaan adanya islamisasi, kristenisasi, budhanisasi, hindunisasi, dan isasi-isasi yang lainnya. Berisik tahu!!!! :P

Oh iya artikel ini mungkin bisa sedikit menjawab artikel purmana  yang tampaknya menyoal pluralisme versi saya dalam tulisannya I’M [not] goblog . Ya, inilah pandangan saya terhadapap agama agama sehingga tampaknya di sebut sebagai pluralisme. Dan ini memang berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri, walau ya mungkin memang lebih dari dari sudut spiritualnya. Tapi ya minimal saya sudah tidak menggunakan katanya orang dari katanya orang lagi. :D

Ehem… saya barusan membaca artikel di bataknews  mengenai kisah seorang Dee dalam beragama. Dan entah kenapa ketika membaca artikel tersebut, saya sepertinya membaca artikel ini, hanya saja dengan bahasa berbeda. Sekedar saran nih sebaiknya dibaca juga artikel tersebut, mungkin bisa lebih dimengerti benang merahnya. :D

kredito : 

gambar di culik dari sini

286 Tanggapan ke “Ternyata Semua Agama Sama”


  1. 1 M IKHSAN INGRATUBUN November 8, 2008 pukul 3:46 pm

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ADAM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IDRIS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH NUH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HUUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SHALEH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IBRAHIM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISMAIL AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH LUTH AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISHAQ AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YA ‘QUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUSUF AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SYU’AIB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH AYYUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZULKIFLI AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUSA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HARUN AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DAUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SULAIMAN AS.. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYAS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYASA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUNUS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZAKARIA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YAHYA AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUHAMMAD SAW. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Abu Bakar As-Siddiq
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA .Khalifah Umar Al-Khattab merupakan khalifah Islam yang kedua.Beliau dilantik menjadi khalifah Islam pada hari Selasa, 22 Jamadilakhir 13 Hijrah ,bersamaan 23 Ogos 634 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Uthman bin Affan dilantik menjadi khlifah selepas kewafatan Sayidina Umar Al-Khattab pada awal Muharram tahun 23 Hijrah ‘bersamaan 644 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Ali Karamallah Wajhah dilantik menjadi khalifah yang keempat atas permintaan orang ramai pada bulan Zulhijjah, tahun 35 Hijrah,bersamaan 655 Masihi.

  2. 2 panah hujan November 12, 2008 pukul 12:38 am

    agreed , kak :)

  3. 4 MzL12k November 30, 2008 pukul 4:17 pm

    saya gk setuju agama itu sama…

    mungkin dari logo itu adalah bicarakan Agama dari sisi tujuan,tujuan agama emang adalah sama….

    tetapi, agama akan berbeda dari cara ritualnya…
    Ritual tiap agama beda2…
    dan pemahaman, melakukan ritual tidak boleh maen2…

    Trus gmana donk….

    dari saya pribadi, setelah saya baca2 semua al qitab…yang masuk ke dlam qlbu gw, adlah islam……

    • 5 meys kiraman September 12, 2009 pukul 2:50 pm

      kenapa ga setuju..??
      emang agama yang benar hanyalah islam..??
      sebelum anda mengklaim kebenaran demikian alangkah bagusnya kau kaji lebih dalam apa itu arti islam sebenarnya..Orang yang memahami islam seutuhnya tidak akan sampai pada prasangka bahwa agama yang lain adalah keliru..
      pertanyaanya kemudian, buat apa musa, isa yang diturunkan untuk umat yahudi..?? padahal keduanya adalah nabi sang hyang tunggal..
      ana sarankan ente belajar lagi dech, perbanyak baca buku

  4. 6 murtado Desember 3, 2008 pukul 5:02 am

    @M IKHSAN INGRATUBUN

    APA SIH MAKSUD SAUDARA DENGAN SEMUA OMONG KOSONG DIBAWAH INI ?

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ADAM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IDRIS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH NUH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HUUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SHALEH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IBRAHIM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISMAIL AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH LUTH AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISHAQ AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YA ‘QUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUSUF AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SYU’AIB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH AYYUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZULKIFLI AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUSA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HARUN AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DAUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SULAIMAN AS.. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYAS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYASA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUNUS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZAKARIA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YAHYA AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA @ SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUHAMMAD SAW. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Abu Bakar As-Siddiq
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA .Khalifah Umar Al-Khattab merupakan khalifah Islam yang kedua.Beliau dilantik menjadi khalifah Islam pada hari Selasa, 22 Jamadilakhir 13 Hijrah ,bersamaan 23 Ogos 634 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Uthman bin Affan dilantik menjadi khlifah selepas kewafatan Sayidina Umar Al-Khattab pada awal Muharram tahun 23 Hijrah ‘bersamaan 644 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Ali Karamallah Wajhah dilantik menjadi khalifah yang keempat atas permintaan orang ramai pada bulan Zulhijjah, tahun 35 Hijrah,bersamaan 655 Masihi.

    HARI GINI KOK MASIH BANYAK ORANG GILA PADA SOSOK / FIGUR MANUSIA ?

  5. 7 murtado Desember 3, 2008 pukul 5:07 am

    @ MIENCE RUMONDANG SIAHAAN

    APALAGI ANDA, JAUH LEBIH GILA DAN MENGGELIKAN SEKALI !
    BLOG INI BUKAN UNTUK TUJUAN KAMPANYE, NDES !

  6. 8 murtado Desember 3, 2008 pukul 5:12 am

    @panah hujan
    agreed apanya ndes ?
    emangnya tahu arti omong kosong itu ?

  7. 9 shalatkhusyu Desember 4, 2008 pukul 11:55 am

    untuk mencapai yang hakekat perlu yang namanya syariat, ibaratnya kalo kita ingin ke candi borobudur tentunya kita membutuhkan apa yang namanya peta atau penunjuk arahnya.
    Salam kenal, kalo ada waktu silakan dolan ke blog saya di http://www.shalatkhusyu.wordpress.com
    nuwun

  8. 10 Rukia Desember 16, 2008 pukul 10:12 am

    *Baca dari awal mpe komen trakhir*
    *Pusing*
    Kenapa pada sibuk ngurusin Tuhan sih, bagaimana Tuhan, apa yang diinginkan Tuhan, deelel…
    Kenapa pada nggak kembali pada diri sendiri dan melihat ke dalam diri masing-masing apakah kita ini sudah benar?
    Nggak perlu menyalahkan atau menganggap agama lain lebih jelek dari agama sendiri. Dan bagi yang bawa2 ayat2 dalam Al-Quran saya salut kalian bisa hapal tapi jangan gunakan Al-Quran untuk saling menyerang atau sekedar memenangkan ego kalian, agama adalah pilihan setiap orang, agama sudah masuk dalam kategori “sangat privasi” dalam diri setiap orang.
    Allah SWT pun pernah berfirman Jika Allah telah menutup mata dan hati seseorang/kaum maka sampai kapanpun tidak akan bisa dibuka mata dan hati org/kaum tersebut oleh manusia (Saya nggak hapal arti lengkapnya apalagi di surat mana karena saya bukan hafidz, tapi itu inti yang saya dapat setelah membacanya). Jadi sampai kapanpun kalian berbicara hingga berbusa nggak akan memberi efek bagi orang yang sudah di tutup mata dan hatinya oleh Allah.
    Jika yakin dengan Islam maka jalankan sesuai syariat, dan jika orang lain yakin dengan nasrani, yahudi, hidu, dll biarkan mereka menjalankan apa yang mereka yakini. Terlepas dari apakah yang mereka jalani benar atau salah itu adalah urusan Tuhan dan hanya memang hanya Tuhan yang dapat menentukannya, bukan kita manusia. Kebenaran hanya milik Allah/Tuhan dan kealpaan serta kesalahan hanya milik manusia.

  9. 11 fara Januari 12, 2009 pukul 6:01 pm

    Gambar bayinya lucu… :) tapi kok kulitnya biru sih???

  10. 12 fara Januari 12, 2009 pukul 6:43 pm

    Bayinya lucu… :) tapi kok kulitnya biru??? jadi ingat bayi2 yg jadi korban di Gaza…:(

  11. 13 Yudi Januari 20, 2009 pukul 6:52 am

    Saya pribadi kurang setuju dengan penyebutan plural dalam agama, akan indah apabila kata plural itu diganti dengan kata toleransi.
    Salam hangat dari saya…..

  12. 14 co-that Februari 5, 2009 pukul 7:04 pm

    “semua agama tidak sama, tapi semua agama itu benar”

    salah ya??? *ngeumpet*

  13. 15 Deva Februari 26, 2009 pukul 11:07 am

    Syareat itu lakunya badan
    dengan jalan menjaga segala indra kita dengan baik dan menjaga indera kita dari yang membuat hati kita lupa
    Tharekat itu lakunya hati
    mensucikan hati dari sifat-sifat yang tercela
    Hakekat itu lakunya nyawa
    harus tahu mana yang hak dan yang batil
    ma’rifat iku lakuning rahsa
    kita sudah dituntun oleh hati nurani kita
    sudah terbukanya kasaf sudah kenal dengan yang disembah
    siapakah Allah dimanakah dia tempatnya tidak lain dihati kita masing-masing kenapa kita harus ribut. Tuhan ada didalam diriku dan diriku ada diadalam Tuhan
    Tuhan rasa manusia, manusia rasa Tuhan kenapa kita harus ribut tentang agama tujuannya kan kenal dengan Tuhan kalo udah kenal kan agama tidak berlaku lagi karna kita udah dibimbing langsung ama yang ada didalam diri kita masing-masing…… salam untuk mas danalingga maju terus pantang mundur

  14. 16 Darojatun Maret 1, 2009 pukul 11:53 am

    kasian banget orang yang menganggap semua agama itu sama.

    coba bandingkan dua susunan angka di bawah ini

    11111111111112111111
    11111111111111111111
    11111111111111111113
    11111111111111111711

    angka diatas bisa dikatakan 99% sama, tapi yang jelas, orang sehat bisa melihat bahwa susunan angka tersebut jelas berbeda walaupun banyak yang sama. jadi walaupun karena perbedaan setitik, yang jelas ada beda. bukan sama.

    yang mengatakan sama berarti tidak sehat.

  15. 18 iniangkasa Maret 23, 2009 pukul 3:27 pm

    topik yang keren om… wahana diskusi tingkat tinggi nih om.. tulisan kayak gini menurutku untuk kalangan tertentu aja kalo di share pasti banyak yang ndak terima..

    ada buku bagus tuh judulnya “sejarah tuhan” kayaknya musti baca penulisnya lupa hehe.. baru di ajak diskusi om

    weks panah hujan juga nongkrong disini toh.. salam kenal.

  16. 19 Guh Maret 29, 2009 pukul 10:40 pm

    entah kenapa tulisan ini muncul di stat saya… rekayasa tuhan? hehe.
    setelah sekian tahun..apakah mas Dana masih berpendapat bahwa semua agama sama, seperti pada point kedua?

    eh, ini sebenarnya sedang menjelaskan gambar, atau sedang menyampaikan keyakinan, Mas? :D

  17. 20 wong_katro Mei 17, 2009 pukul 6:37 pm

    memang sama. sama-sama membosankan, menjengkelkan dan sama2 nggak masuk akal. sekali lagi semua agama memang benar2 sama persis !

  18. 21 pungpong Mei 25, 2009 pukul 11:36 pm

    agama ibarat baju semua bebas memakai pantas apa tdk menurut penglihatan ,yg lbh penting badan yg memakainya enak. agama /baju bisa berbeda tp esensi dan tujuan sama ,oke

  19. 22 -eMo- Mei 26, 2009 pukul 7:36 am

    Eh ada orang kristen,budha,yahudi,islam,khatolik,protestan,laskar setan?pengen tanya ih,di Kitab kalian ada kata2 semancam,”Agama X adalah agama yang di ridhio tuhan sebagai agama yg benar.”
    ada ga??
    terus di kitab kalian,adakah suruhan menyembah Allah dan tata caranya? mohon penjelasannya…

  20. 23 irsadguntara Mei 28, 2009 pukul 5:17 pm

    kafir miskin

  21. 26 mr djane Juli 24, 2009 pukul 6:15 pm

    sebelumnya saya minta maaf dan permisi masuk ke situs ini karena awalnya saya hanya iseng klik2 sambil belajar baca karya tulisan2 orang2 pinter seperti kalian semua yang jelas mari kita jaga semua yang ada adalah kehendak yang MAHA KUASA TUHAN ITU SENDIRI DI SELURUH BELAHAN DUNIA INI SAMPAI KEDUNIA 2 YANG LAIN YANG TAMPA KITA KETAHUI DENGAN KASAT MATA KARENA KITA BELUM MAMPU MELIHAT DENGAN BAIK DAN SEMPURNA KARENA KITA MASIH BELUM BERADA TINGKAT PENCERAHAN SEPIRITUAL SEHINGGA KITA TIDAK MAMPU MEMANDANG SEBUAH KEBIJAKAN YG UNIVERSAL.SESUNGGUHNYA TIDAK SATUPUN AYAT TUHAN YANG MENGAJARKAN KEBENCIAN TERHADAP SEMUA CIPTAANNYA APALAGI SESAMA UMAT MANUSIA……. UNTUK ITU SAYA MEMANDANG SEBUAH KEARIFAN HYANG AGUNG TELAH DIUNGKAPKAN MAS DANA LINGGA SALAM SEJAHTERA MAS DEVA DAN SEMOGA ORANG2 BIJAK MELALUI RENUNGAN SUCINYA AKAN MEWUJUDKAN KADAMAIAN BAGI KITA SEMUA RAHAYU….RAHAYU…..RAHAYU[KATA INI SUDAH LAMA DILUPAKAN SEMENJAK SERAT DARMAGANDUL SILAHKAN TELUSURI TQ

  22. 27 mr djane Juli 24, 2009 pukul 6:24 pm

    KALO KITA BERBICARA MASALAH SPIRITUAL TIDAK SAMA DENGAN SEDERETAN ANGKA2 KARENA SESUNGGUHNYA TUHAN TAK TERJANGKAU OLEH PIKIRAN KITA MARI KITA BELAJAR BERJIWA BESAR DENGAN MEWUJUDKAN PERDAMAIAN DUNIA KALO BISA JANGAN DUNIA INI PENUH DITABUR DENGAN KEBENCIAN TABURLAH DENGAN BENIH BUNGA HATI KASIH SAYANG NISCAYA ALAM INI AKAN SEMERBAK PENUH DENAGAN WARNA2 YANG MANA WUJUD DARI KARYA AGUNG DARI SANG MAHA PINCIPTA DAMAI DAMAI DAMAI

  23. 28 denho September 28, 2009 pukul 3:56 pm

    semua itu sama “pada awalnya”
    namun ada yg lebih baik n lebih benar
    karena ada yg lebih up to date hhehehe
    semua akan dijelaskan di hari ahir nanti
    ga usah bingung

    lakum diinukum waliadiin

    “ikuti tanda2-NYA
    dan perhatikan apa yg terjadi” (MTGW)

  24. 29 Chabodo September 30, 2009 pukul 8:30 am

    Pada Umumnya orang meributkan soal agama dari arti kata sendiri perlu kita renungkan , Agama itu dari bahasa sangsekerta yg artinya A : tidak , Gama : sesat klo d gabungkan tidak sesat, supaya perjalanan manusia dalam mengarungi bahtera hidup tidak tersesat dari awal datang (lahir) sampe pulng ke asal (mati)maka perlu d tuntun di bimbing sampe benar2 tahu,paham,ngerti,dan merasakannya lewat tuntunan yg ada d agama2 tersebut , dengan agama tersebut akan terang perjalanan kita yg kemungkinan ga salah jalan atau nabrak2 .. kalo kita masih selalu tabrakan baik dari sesama agama atau antar agama karena permasalahannya beda pendapat / beda qhaidahnya mungkin hati kita masih gelap… tinggal diri kitanya yg berperan silahkan d renungkan

  25. 30 artajaya Oktober 9, 2009 pukul 6:11 pm

    Kesadaran akan hakekat hidup tidak akan pernah untuk di pahami selama manusia melihat hidup ini dari satu sisi agama saja……agama tidak lebih dari sebuah jalan untuk mengantarkan manusia pada Sang Hakekat, tetapi lebih dari itu manusia harus menyadari dirinya adalah spirit, selama manusia mengingkari atas dirinya sebagai spirit maka agama tidak lebih dari pada wadah yang tanpa isi……Tuhan dengan esensinya tidak akan bisa untuk di jangkau, tapi paling tidak dengan spirit keberadaan Nya akan kita yakini…..tetapi kembali sejauh mana kita menyakini diri kita dan yang membuat kita……….salam ” Sanggar Meditasi Surya Chandra “

  26. 31 abahedo November 1, 2009 pukul 8:14 pm

    kadang-kadang saya berpikir bahwa saya adalah tuhan yang turun ke bumi dan tertawa pada kalian..

    maaf ya mas.. si aku yang bodoh mau ikutan nyeletuk.
    suatu ketika seseorang berkata kepada saya.. “AGAMA HANYALAH SEBUAH SIMBOL” untuk menambah pencerahan saya.. maka saya tanya sama mbah gugel.. dan nyasar kesini..
    berbicara JUDUL dari topik ini saya kurang setuju.. dengan kata-kata yang digunakan.. walaupun.. sesungguhnya saya dapat mengerti maksud dari si tuan rumah..
    berbicara penjelasan gambar saya bisa terima.. dan terima kasih atas penjelasannya..
    kalo boleh saya berkata.. sebaiknya kita bisa lebih bijak dalam menanggapi sesuatu.. dan kepada penulis.. harus lebih berhati-hati dalam berbicara.. ^_^!

  27. 32 cah angon November 4, 2009 pukul 4:05 am

    Salam kenal saudara-saudaraku,saya hanyalah orang awam yang bodo.saya hanya bisa berharap,semoga orang -orang pintar seperti anda-anda tidak hanya pandai menafsirkan.selamat berjuang menempuh perjalanan menuju yang Haq.Innalillahi wa innailaihi raji’uun.


  1. 1 Semua Agama Sebangun Tapi Tidak KONGRUEN: Ngobrol agama dengan sedikit tinjauan matematika « manusia biasa Lacak balik pada Agustus 20, 2007 pukul 7:28 am
  2. 2 Edan! Nyuruh orang damai malah diancam dan dicaci maki! « Mengapa begini ? Mengapa begitu ? Lacak balik pada Desember 7, 2007 pukul 1:47 pm
  3. 3 samakah? « nurma rachman Lacak balik pada April 21, 2008 pukul 6:18 pm
  4. 4 Ternyata Saya Hanya Orang Bodoh di Antara Orang Jenius « Aku adalah R.O.H Lacak balik pada April 27, 2008 pukul 1:34 am

Tinggalkan Balasan




Menyiasati Jalan Hidup

AKU

Bermakna

Tanah Karo Simalem

Tanggalan

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

counter

AddThis Social Bookmark Button