Ternyata Semua Agama Sama

Sebuah tinjuan agama agama berangkat dari pemaknaan sebuah gambar

hakikat diri
Indah bukan? :mrgreen:

Awalnya dari pertanyaan Arul  di buku tamu saya.  , di mana ditanyakan makna gambar yang dapat kamu lihat nangkring dengan manis di bagian paling atas sidebar blogku di sertai tulisan Aku di atasnya. Tentu saja gambar tersebut bukanlah sekedar gambar, tapi tentu mempunyai makna. Terutama bagi saya pribadi. Syukur-syukur bisa menularkan keindahan maknanya bagi yang liat. ;)

Sebelum cerita maknanya alangkah baiknya saya ceritakan dulu sejarah dari gambar tersebut. Ceritanya begini, saat itu saya sedang bosan dengan avatar saya yang lama di salah satu forum diskusi , maka mulailah saya berburu gambar kecil yang kira-kira pas di hati. Nah dari sekian gambar yang saya telusuri di dunia maya, saya langsung jatuh cinta begitu melihat gambar ini, sebab entah kenapa saya langsung dapat menangkap maknanya dan sesuai dengan pengalaman saya dalam berproses secara spiritual dalam kaitannya dengan agama-agama . Kalo istilah kerennya sih gambar ini gue banget geto loh.

Adapun maknanya bagi saya adalah:

  1. Bahwa agama-agama ( dilambangkan dengan lingkaran simbol agama) adalah sarana untuk mencapai Dia sang Hakikat (dilambangkan dengan lingkaran lilin yang bercahaya).
  2. Bahwa agama yang banyak tersebut (dilambangkan oleh 6 simbol agama besar) , memang mempunyai cara-cara sendiri (lingkaran simbol agama yang saling terpisah) namun tetap mempunyai fungsi yang sama, yakni sebagai sarana untuk menuju Sang Cahaya (lingakaran lilin)
  3. Bahwa melalui satu agama saja (1 lingkaran lambang agama) kita dapat mencapai Sang Cahaya (lingkaran lilin), namun ketika kita masih berada di satu agama tersebut, maka pandangan kita tidak melingkupi semua agama, jadi kita tidak usah menilai agama lain, sebab tidak punya pengetahuan menyeluruh atasnya.
  4. Bahwa dari pusat lingkaran lilin berada dapat melihat kepada semua lingkaran agama secara utuh , yang berarti setiap orang yang sudah mencapai sang Keberadaan (lingkaran lilin), maka dapat melihat bahwa semua agama itu ternyata hanya sarana untuk mencapai hal yang sama. Jadi orang yang sudah mencapaiNya, tidak akan bernafsu lagi membeda-bedakan label agama. Wong sudah bisa melihat esensi dari semua agama-agama tersebut, menembus simbolisasi..
  5. Bahwa hanya lingkaran yang di tengah yang bercahaya, sedangkan lingkaran simbol simbol agama tidak. Menunjukkan bahwa sumber cahaya itu adalah yang satu, sang Tuhan itu sendiri. Sedangkan agama agama adalah seperti bayangan , jadi bukan Tuhan itu sendiri. Atau bisa juga diartikan bahwa cahaya yang terlihat di agama itu hanyalah pantulan dari sumber cahaya sebenarnya.

Dan sekedar tambahan saja, setelah ngolor ngidul dengan teman-teman mengenai simbol simbol agama apa aja yang terdapat di gambar tersebut, akhirnya saya di beri pencerahan akan fungsi lain dari gambar tersebut (selain pemaknaan itu), yakni sebagai alat untuk terapi simbol agama. Terapi simbol agama ini saya maksudkan sebagai alat untuk mengetes apakah memang benar diri ini sudah tidak terpengaruh atas simbolisasi (label) agama. Melainkan sudah semata-mata melihat tujuan akhir (esensi) agama agama tersebut. Caranya adalah dengan memandang gambar tersebut, dan merasakan di diri ini apakah masih ada resistensi diri ketika melihat berbagai simbol agama tersebut berdampingan dan menyadari ternyata merupakan sarana untuk mencapai hal yang sama, hal yang saya sebut Tuhan.

Semoga artikel pendek ini dapat berguna agar jiwa-jiwa yang berkehendak dapat terpacu untuk memahami esensi agamanya dan dapat mencapai Sang Hakikat dan dari tengah lingkaran lilin dengan pandangan yang lebih luas dapat menyadari esensi dari semua agama yang ada di sekitar. Pada akhirnya dapat bergumam : ” oh begitu toh ternyata” , sambil tersenyum damai memandang pemeluk agama lain. Maka damaipun meraja. Semoga.

minimal tidak aka ada lagi yang teriak teriak marah meyuarakan kecurigaan adanya islamisasi, kristenisasi, budhanisasi, hindunisasi, dan isasi-isasi yang lainnya. Berisik tahu!!!! :P

Oh iya artikel ini mungkin bisa sedikit menjawab artikel purmana  yang tampaknya menyoal pluralisme versi saya dalam tulisannya I’M [not] goblog . Ya, inilah pandangan saya terhadapap agama agama sehingga tampaknya di sebut sebagai pluralisme. Dan ini memang berdasarkan pengalaman yang saya alami sendiri, walau ya mungkin memang lebih dari dari sudut spiritualnya. Tapi ya minimal saya sudah tidak menggunakan katanya orang dari katanya orang lagi. :D

Ehem… saya barusan membaca artikel di bataknews  mengenai kisah seorang Dee dalam beragama. Dan entah kenapa ketika membaca artikel tersebut, saya sepertinya membaca artikel ini, hanya saja dengan bahasa berbeda. Sekedar saran nih sebaiknya dibaca juga artikel tersebut, mungkin bisa lebih dimengerti benang merahnya. :D

kredito : 

gambar di culik dari sini

343 Responses to “Ternyata Semua Agama Sama”


  1. 1 M IKHSAN INGRATUBUN November 8, 2008 pukul 3:46 pm

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ADAM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IDRIS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH NUH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HUUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SHALEH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IBRAHIM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISMAIL AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH LUTH AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISHAQ AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YA ‘QUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUSUF AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SYU’AIB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH AYYUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZULKIFLI AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUSA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HARUN AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DAUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SULAIMAN AS.. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYAS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYASA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUNUS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZAKARIA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YAHYA AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUHAMMAD SAW. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Abu Bakar As-Siddiq
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA .Khalifah Umar Al-Khattab merupakan khalifah Islam yang kedua.Beliau dilantik menjadi khalifah Islam pada hari Selasa, 22 Jamadilakhir 13 Hijrah ,bersamaan 23 Ogos 634 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Uthman bin Affan dilantik menjadi khlifah selepas kewafatan Sayidina Umar Al-Khattab pada awal Muharram tahun 23 Hijrah ‘bersamaan 644 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Ali Karamallah Wajhah dilantik menjadi khalifah yang keempat atas permintaan orang ramai pada bulan Zulhijjah, tahun 35 Hijrah,bersamaan 655 Masihi.

    • 2 Eyang Sodro Maret 25, 2010 pukul 9:00 am

      Yg menentukan semua khalifah itu manusia memang benar tapi kalau sudah umat nya banyak dan tidak menekan kan budhi pekerti sesama umat manusia jangan di belokan untuk politik itu yg salah besar .
      Tapi yg menentukan nabi/wali itu bukan kehendak umat manusia tapi wahyu dari Alloh ustusan malaekat !!!!

  2. 3 panah hujan November 12, 2008 pukul 12:38 am

    agreed , kak :)

  3. 4 soerdjak November 14, 2008 pukul 9:19 pm

    hmm..ga ngerti nih gw. :(

  4. 5 MzL12k November 30, 2008 pukul 4:17 pm

    saya gk setuju agama itu sama…

    mungkin dari logo itu adalah bicarakan Agama dari sisi tujuan,tujuan agama emang adalah sama….

    tetapi, agama akan berbeda dari cara ritualnya…
    Ritual tiap agama beda2…
    dan pemahaman, melakukan ritual tidak boleh maen2…

    Trus gmana donk….

    dari saya pribadi, setelah saya baca2 semua al qitab…yang masuk ke dlam qlbu gw, adlah islam……

    • 6 meys kiraman September 12, 2009 pukul 2:50 pm

      kenapa ga setuju..??
      emang agama yang benar hanyalah islam..??
      sebelum anda mengklaim kebenaran demikian alangkah bagusnya kau kaji lebih dalam apa itu arti islam sebenarnya..Orang yang memahami islam seutuhnya tidak akan sampai pada prasangka bahwa agama yang lain adalah keliru..
      pertanyaanya kemudian, buat apa musa, isa yang diturunkan untuk umat yahudi..?? padahal keduanya adalah nabi sang hyang tunggal..
      ana sarankan ente belajar lagi dech, perbanyak baca buku

      • 7 Agamamu Agamamu, Agamaku Agamaku November 24, 2009 pukul 10:24 am

        kepada meys kiraman, terserah si MzL12k dong itu kan pemikiran dia, misal anda agama membenerankan agama yang anda anut.. ya itu terserah anda, anda tidak berhak menyuruh dia mempelajari lagi, statement anda seolah-olah tidak menyukai Islam… terima kasih

        sebaik untuk para pembuat blok, jangan lah memposting yang berbau sara. karna itu pribadi masing-masing yang ga bisa di usik oleh orang lain…

      • 8 ary yanto Januari 31, 2010 pukul 11:28 pm

        saya mau tanya agama yang pertama kali muncul 1 sampai 5 tapi harus di urutkan ke 1 sampai ke 5 baru akan saya bisa menjelaskan semu

      • 9 brotosuseno Februari 16, 2010 pukul 8:57 am

        ya, saya juga ndak stuju sama meys kiraman…anda ini gimana? justru pendapat anda yang jungkir balik.emang anda nyuruh baca buku apa? pernyataan anda berdampak pada pendangkalan akhlak. karena sesungguhnya, agama yang benar hanyalah Islam, agama yang murni tidak dicampuradukkan dengan pikiran-pikiran manusia yang katanya berpikir dengan LOGIKA, padahal dia sama sekali tidak menggunakan logikanya untuk berpikir siapa sih pencipta alam semesta ini. tempet semua manusia hidup. HIDUP ISLAM!!!!TEGAKKAN KALIMATULLAH DI BUMI INI!!

        • 10 mbah minto Agustus 21, 2010 pukul 8:29 pm

          islam tidak perlu dikampanyekan tidak perlu di pamerkan , suatu saat kalau sudah masanya akan dicari , mungkin maksut nya tulisan diatas semua agama tujuan nya sama dan berpangkal yg sama

      • 11 tedi Juli 25, 2010 pukul 10:24 pm

        mank iyah nabi musa dan isa diturunkan untuk umatnya..tp ingat itu terjadi pada jamannya dlu..sampai akhirnya disempurnakan oleh nabi muhammad SAW sebagai nabi penutup hingga akhir jaman kelak..yang pazti agama adalah hak pribadi seseorang..tidak bs dipaksakan..untukmu agamamu untukku agamaku..

  5. 12 murtado Desember 3, 2008 pukul 5:02 am

    @M IKHSAN INGRATUBUN

    APA SIH MAKSUD SAUDARA DENGAN SEMUA OMONG KOSONG DIBAWAH INI ?

    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ADAM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IDRIS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH NUH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HUUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SHALEH AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH IBRAHIM AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISMAIL AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH LUTH AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISHAQ AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YA ‘QUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUSUF AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SYU’AIB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH AYYUB AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZULKIFLI AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUSA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH HARUN AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DAUD AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH SULAIMAN AS.. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYAS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ILYASA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YUNUS AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH DZAKARIA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH YAHYA AS . AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA @ SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH ISA AS. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI (GUS HAR) KAMMA SHOLLAITA ALAA NABIYULLOH MUHAMMAD SAW. AMIEN
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Abu Bakar As-Siddiq
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA .Khalifah Umar Al-Khattab merupakan khalifah Islam yang kedua.Beliau dilantik menjadi khalifah Islam pada hari Selasa, 22 Jamadilakhir 13 Hijrah ,bersamaan 23 Ogos 634 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Uthman bin Affan dilantik menjadi khlifah selepas kewafatan Sayidina Umar Al-Khattab pada awal Muharram tahun 23 Hijrah ‘bersamaan 644 Masihi
    ALLOHUMMA SHOLLI ALAA PROF.DR.KH.NANANG HARIADI KAMMA SHOLLAITA ALAA Sayidina Ali Karamallah Wajhah dilantik menjadi khalifah yang keempat atas permintaan orang ramai pada bulan Zulhijjah, tahun 35 Hijrah,bersamaan 655 Masihi.

    HARI GINI KOK MASIH BANYAK ORANG GILA PADA SOSOK / FIGUR MANUSIA ?

  6. 13 murtado Desember 3, 2008 pukul 5:07 am

    @ MIENCE RUMONDANG SIAHAAN

    APALAGI ANDA, JAUH LEBIH GILA DAN MENGGELIKAN SEKALI !
    BLOG INI BUKAN UNTUK TUJUAN KAMPANYE, NDES !

  7. 14 murtado Desember 3, 2008 pukul 5:12 am

    @panah hujan
    agreed apanya ndes ?
    emangnya tahu arti omong kosong itu ?

  8. 15 shalatkhusyu Desember 4, 2008 pukul 11:55 am

    untuk mencapai yang hakekat perlu yang namanya syariat, ibaratnya kalo kita ingin ke candi borobudur tentunya kita membutuhkan apa yang namanya peta atau penunjuk arahnya.
    Salam kenal, kalo ada waktu silakan dolan ke blog saya di http://www.shalatkhusyu.wordpress.com
    nuwun

  9. 17 Rukia Desember 16, 2008 pukul 10:12 am

    *Baca dari awal mpe komen trakhir*
    *Pusing*
    Kenapa pada sibuk ngurusin Tuhan sih, bagaimana Tuhan, apa yang diinginkan Tuhan, deelel…
    Kenapa pada nggak kembali pada diri sendiri dan melihat ke dalam diri masing-masing apakah kita ini sudah benar?
    Nggak perlu menyalahkan atau menganggap agama lain lebih jelek dari agama sendiri. Dan bagi yang bawa2 ayat2 dalam Al-Quran saya salut kalian bisa hapal tapi jangan gunakan Al-Quran untuk saling menyerang atau sekedar memenangkan ego kalian, agama adalah pilihan setiap orang, agama sudah masuk dalam kategori “sangat privasi” dalam diri setiap orang.
    Allah SWT pun pernah berfirman Jika Allah telah menutup mata dan hati seseorang/kaum maka sampai kapanpun tidak akan bisa dibuka mata dan hati org/kaum tersebut oleh manusia (Saya nggak hapal arti lengkapnya apalagi di surat mana karena saya bukan hafidz, tapi itu inti yang saya dapat setelah membacanya). Jadi sampai kapanpun kalian berbicara hingga berbusa nggak akan memberi efek bagi orang yang sudah di tutup mata dan hatinya oleh Allah.
    Jika yakin dengan Islam maka jalankan sesuai syariat, dan jika orang lain yakin dengan nasrani, yahudi, hidu, dll biarkan mereka menjalankan apa yang mereka yakini. Terlepas dari apakah yang mereka jalani benar atau salah itu adalah urusan Tuhan dan hanya memang hanya Tuhan yang dapat menentukannya, bukan kita manusia. Kebenaran hanya milik Allah/Tuhan dan kealpaan serta kesalahan hanya milik manusia.

  10. 18 fara Januari 12, 2009 pukul 6:01 pm

    Gambar bayinya lucu… :) tapi kok kulitnya biru sih???

  11. 19 fara Januari 12, 2009 pukul 6:43 pm

    Bayinya lucu… :) tapi kok kulitnya biru??? jadi ingat bayi2 yg jadi korban di Gaza…:(

  12. 21 Yudi Januari 20, 2009 pukul 6:52 am

    Saya pribadi kurang setuju dengan penyebutan plural dalam agama, akan indah apabila kata plural itu diganti dengan kata toleransi.
    Salam hangat dari saya…..

  13. 22 co-that Februari 5, 2009 pukul 7:04 pm

    “semua agama tidak sama, tapi semua agama itu benar”

    salah ya??? *ngeumpet*

  14. 24 Deva Februari 26, 2009 pukul 11:07 am

    Syareat itu lakunya badan
    dengan jalan menjaga segala indra kita dengan baik dan menjaga indera kita dari yang membuat hati kita lupa
    Tharekat itu lakunya hati
    mensucikan hati dari sifat-sifat yang tercela
    Hakekat itu lakunya nyawa
    harus tahu mana yang hak dan yang batil
    ma’rifat iku lakuning rahsa
    kita sudah dituntun oleh hati nurani kita
    sudah terbukanya kasaf sudah kenal dengan yang disembah
    siapakah Allah dimanakah dia tempatnya tidak lain dihati kita masing-masing kenapa kita harus ribut. Tuhan ada didalam diriku dan diriku ada diadalam Tuhan
    Tuhan rasa manusia, manusia rasa Tuhan kenapa kita harus ribut tentang agama tujuannya kan kenal dengan Tuhan kalo udah kenal kan agama tidak berlaku lagi karna kita udah dibimbing langsung ama yang ada didalam diri kita masing-masing…… salam untuk mas danalingga maju terus pantang mundur

  15. 26 Darojatun Maret 1, 2009 pukul 11:53 am

    kasian banget orang yang menganggap semua agama itu sama.

    coba bandingkan dua susunan angka di bawah ini

    11111111111112111111
    11111111111111111111
    11111111111111111113
    11111111111111111711

    angka diatas bisa dikatakan 99% sama, tapi yang jelas, orang sehat bisa melihat bahwa susunan angka tersebut jelas berbeda walaupun banyak yang sama. jadi walaupun karena perbedaan setitik, yang jelas ada beda. bukan sama.

    yang mengatakan sama berarti tidak sehat.

  16. 28 iniangkasa Maret 23, 2009 pukul 3:27 pm

    topik yang keren om… wahana diskusi tingkat tinggi nih om.. tulisan kayak gini menurutku untuk kalangan tertentu aja kalo di share pasti banyak yang ndak terima..

    ada buku bagus tuh judulnya “sejarah tuhan” kayaknya musti baca penulisnya lupa hehe.. baru di ajak diskusi om

    weks panah hujan juga nongkrong disini toh.. salam kenal.

  17. 29 Guh Maret 29, 2009 pukul 10:40 pm

    entah kenapa tulisan ini muncul di stat saya… rekayasa tuhan? hehe.
    setelah sekian tahun..apakah mas Dana masih berpendapat bahwa semua agama sama, seperti pada point kedua?

    eh, ini sebenarnya sedang menjelaskan gambar, atau sedang menyampaikan keyakinan, Mas? :D

  18. 30 wong_katro Mei 17, 2009 pukul 6:37 pm

    memang sama. sama-sama membosankan, menjengkelkan dan sama2 nggak masuk akal. sekali lagi semua agama memang benar2 sama persis !

  19. 31 pungpong Mei 25, 2009 pukul 11:36 pm

    agama ibarat baju semua bebas memakai pantas apa tdk menurut penglihatan ,yg lbh penting badan yg memakainya enak. agama /baju bisa berbeda tp esensi dan tujuan sama ,oke

    • 32 mbah minto Agustus 21, 2010 pukul 8:40 pm

      apa nggak agam ibarat sayur asem , semua bisa menekmati seger sayur asem , apa agama ibarat sate kambing banyak seneg selain orang yang nggak sehat , apaaaa nggak ibarat pizaa hart tiap hari penuh pengujung tapi untuk ygf kantong tebal , ahahhh ibarat nasi goreng ajjj kan bbisa nggorreng sendiri di kos2 an

  20. 33 -eMo- Mei 26, 2009 pukul 7:36 am

    Eh ada orang kristen,budha,yahudi,islam,khatolik,protestan,laskar setan?pengen tanya ih,di Kitab kalian ada kata2 semancam,”Agama X adalah agama yang di ridhio tuhan sebagai agama yg benar.”
    ada ga??
    terus di kitab kalian,adakah suruhan menyembah Allah dan tata caranya? mohon penjelasannya…

    • 34 mualaf Juli 25, 2010 pukul 2:16 am

      ada.. :)
      “Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian, dan Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian dan Aku ridha Islam sebagai agama kalian.” (Al-Maidah: 3)

      “Maka sembahlah Dia, dan bertawakkallah kepada-Nya. dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan.” (QS. Huud : 123)

      “(Dia-lah) Tuhan masyrik dan maghrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Maka ambillah dia sebagai Pelindung.” (QS. Al Muzammil : 29)

      “Dan Tidaklah Aku Menciptakan Jin dan Manusia Kecuali untuk Beribadah Kepada-Ku (Adz Dzariyat : 56)”

      Untuk tata cara detil sholat (adab-adab sebelum, pada saat dan sesudah sholat), ada dalam hadit (sunnah) nabi Muhammad S.A.W

      Semoga bermanfaat :)

  21. 35 irsadguntara Mei 28, 2009 pukul 5:17 pm

    kafir miskin

  22. 40 mr djane Juli 24, 2009 pukul 6:15 pm

    sebelumnya saya minta maaf dan permisi masuk ke situs ini karena awalnya saya hanya iseng klik2 sambil belajar baca karya tulisan2 orang2 pinter seperti kalian semua yang jelas mari kita jaga semua yang ada adalah kehendak yang MAHA KUASA TUHAN ITU SENDIRI DI SELURUH BELAHAN DUNIA INI SAMPAI KEDUNIA 2 YANG LAIN YANG TAMPA KITA KETAHUI DENGAN KASAT MATA KARENA KITA BELUM MAMPU MELIHAT DENGAN BAIK DAN SEMPURNA KARENA KITA MASIH BELUM BERADA TINGKAT PENCERAHAN SEPIRITUAL SEHINGGA KITA TIDAK MAMPU MEMANDANG SEBUAH KEBIJAKAN YG UNIVERSAL.SESUNGGUHNYA TIDAK SATUPUN AYAT TUHAN YANG MENGAJARKAN KEBENCIAN TERHADAP SEMUA CIPTAANNYA APALAGI SESAMA UMAT MANUSIA……. UNTUK ITU SAYA MEMANDANG SEBUAH KEARIFAN HYANG AGUNG TELAH DIUNGKAPKAN MAS DANA LINGGA SALAM SEJAHTERA MAS DEVA DAN SEMOGA ORANG2 BIJAK MELALUI RENUNGAN SUCINYA AKAN MEWUJUDKAN KADAMAIAN BAGI KITA SEMUA RAHAYU….RAHAYU…..RAHAYU[KATA INI SUDAH LAMA DILUPAKAN SEMENJAK SERAT DARMAGANDUL SILAHKAN TELUSURI TQ

  23. 41 mr djane Juli 24, 2009 pukul 6:24 pm

    KALO KITA BERBICARA MASALAH SPIRITUAL TIDAK SAMA DENGAN SEDERETAN ANGKA2 KARENA SESUNGGUHNYA TUHAN TAK TERJANGKAU OLEH PIKIRAN KITA MARI KITA BELAJAR BERJIWA BESAR DENGAN MEWUJUDKAN PERDAMAIAN DUNIA KALO BISA JANGAN DUNIA INI PENUH DITABUR DENGAN KEBENCIAN TABURLAH DENGAN BENIH BUNGA HATI KASIH SAYANG NISCAYA ALAM INI AKAN SEMERBAK PENUH DENAGAN WARNA2 YANG MANA WUJUD DARI KARYA AGUNG DARI SANG MAHA PINCIPTA DAMAI DAMAI DAMAI

  24. 42 denho September 28, 2009 pukul 3:56 pm

    semua itu sama “pada awalnya”
    namun ada yg lebih baik n lebih benar
    karena ada yg lebih up to date hhehehe
    semua akan dijelaskan di hari ahir nanti
    ga usah bingung

    lakum diinukum waliadiin

    “ikuti tanda2-NYA
    dan perhatikan apa yg terjadi” (MTGW)

  25. 44 Chabodo September 30, 2009 pukul 8:30 am

    Pada Umumnya orang meributkan soal agama dari arti kata sendiri perlu kita renungkan , Agama itu dari bahasa sangsekerta yg artinya A : tidak , Gama : sesat klo d gabungkan tidak sesat, supaya perjalanan manusia dalam mengarungi bahtera hidup tidak tersesat dari awal datang (lahir) sampe pulng ke asal (mati)maka perlu d tuntun di bimbing sampe benar2 tahu,paham,ngerti,dan merasakannya lewat tuntunan yg ada d agama2 tersebut , dengan agama tersebut akan terang perjalanan kita yg kemungkinan ga salah jalan atau nabrak2 .. kalo kita masih selalu tabrakan baik dari sesama agama atau antar agama karena permasalahannya beda pendapat / beda qhaidahnya mungkin hati kita masih gelap… tinggal diri kitanya yg berperan silahkan d renungkan

  26. 46 artajaya Oktober 9, 2009 pukul 6:11 pm

    Kesadaran akan hakekat hidup tidak akan pernah untuk di pahami selama manusia melihat hidup ini dari satu sisi agama saja……agama tidak lebih dari sebuah jalan untuk mengantarkan manusia pada Sang Hakekat, tetapi lebih dari itu manusia harus menyadari dirinya adalah spirit, selama manusia mengingkari atas dirinya sebagai spirit maka agama tidak lebih dari pada wadah yang tanpa isi……Tuhan dengan esensinya tidak akan bisa untuk di jangkau, tapi paling tidak dengan spirit keberadaan Nya akan kita yakini…..tetapi kembali sejauh mana kita menyakini diri kita dan yang membuat kita……….salam ” Sanggar Meditasi Surya Chandra “

  27. 48 abahedo November 1, 2009 pukul 8:14 pm

    kadang-kadang saya berpikir bahwa saya adalah tuhan yang turun ke bumi dan tertawa pada kalian..

    maaf ya mas.. si aku yang bodoh mau ikutan nyeletuk.
    suatu ketika seseorang berkata kepada saya.. “AGAMA HANYALAH SEBUAH SIMBOL” untuk menambah pencerahan saya.. maka saya tanya sama mbah gugel.. dan nyasar kesini..
    berbicara JUDUL dari topik ini saya kurang setuju.. dengan kata-kata yang digunakan.. walaupun.. sesungguhnya saya dapat mengerti maksud dari si tuan rumah..
    berbicara penjelasan gambar saya bisa terima.. dan terima kasih atas penjelasannya..
    kalo boleh saya berkata.. sebaiknya kita bisa lebih bijak dalam menanggapi sesuatu.. dan kepada penulis.. harus lebih berhati-hati dalam berbicara.. ^_^!

  28. 49 cah angon November 4, 2009 pukul 4:05 am

    Salam kenal saudara-saudaraku,saya hanyalah orang awam yang bodo.saya hanya bisa berharap,semoga orang -orang pintar seperti anda-anda tidak hanya pandai menafsirkan.selamat berjuang menempuh perjalanan menuju yang Haq.Innalillahi wa innailaihi raji’uun.

  29. 50 Agamamu Agamamu, Agamaku Agamaku November 24, 2009 pukul 10:37 am

    sebaiknya untuk para pembuat blok, jangan lah memposting yang berbau sara. karna itu pribadi masing-masing yang ga bisa di usik oleh orang lain…
    dengan adanya seperti ini, kehidupan bukan jadi damai, tapi jadi
    bisa jadi perang antar agama.

    dan saya sendiri pun tidak terima jika agama itu semua sama.
    hargailah privacy orang dan pendapat orang lain, tidak semua orang
    berpendapat semua agama itu sama, bagi orang yang menganggap semua agama itu sama, anda-anda tidak mau kan di paksakan untuk berpendapat semua agama itu tidak sama.
    begitu juga dengan orang yang berpendapat semua agama tidak sama,
    tidak mau membenarkan semua agama sama.
    jadi stoplah posting yang berbau SARA / membeda-bedakan sebuah agama.

  30. 51 RhieNa Desember 27, 2009 pukul 8:32 pm

    SmW aGama menGajarKanD keBenaran. .Tpi Tdk saMa. .

    • 52 ary yanto Januari 31, 2010 pukul 11:47 pm

      benar sekali artinya itu berbeda , tapi bisa gak saya tanya satu hal agama ap saja nama agama dari awal sampai ahir saya bisa menggartikan semua asal anda namanya saja dari awal agama sampai ahir nama agama tapi satu hal yg saya minta harus urut dari awal sampai ahir

  31. 53 Budiman Lee Januari 15, 2010 pukul 6:25 pm

    Sebagian besar agama mungkin punya kesamaan, yaitu mengajarkan utk berbuat kebaikan kpd sesama, tapi secara fundamental semua agama itu berbeda-beda.

    Misalnya Tuhan yg disembah, konsep tentang penciptaan, dosa, keselamatan, neraka, surga, dll semua beda-beda. Bahkan tdk sedikit yg ajarannya saling bertentangan satu sama lain.

    Umumnya kita percaya akan adanya Tuhan & setan. Tuhan yg asli tentu menyatakan diri sbg Tuhan, lalu setan … dia jg ingin disembah2 spt Tuhan, tapi jika dia ngaku2 setan, tentu kebanyakan org akan menolak dia. Itu sbbnya dia juga mengaku dirinya sbg Tuhan.

    Jika ada Tuhan yg asli & ada setan yg menyamar sbg Tuhan … bagaimana membedakannya? Kebenaran yg sejati itu spt emas, bisa diuji. Krn Tuhan adalah sumber segala kebenaran & setan adalah Tuhan yg palsu, maka tinggal ditest saja. Bagaimana caranya?

    Coba simak “Prinsip Emas” utk menguji kebenaran di link berikut ini: http://www.kristenemasmurni.com/?page_id=76

    Semoga bermanfaat.

  32. 54 django Januari 20, 2010 pukul 1:56 pm

    tulisan anda begitu bermakna dalam…agama hanyalah satu bentuk pengajaran menuju yang hakiki..ajaran agama memang berbeda2 tpi mempunyai inti yang sama..menurut saya yang bodoh ini seperti itu…
    (apakah mjh tu di bawah asuhan bapak iswandi)

  33. 55 Eyang Sodro Maret 3, 2010 pukul 8:58 am

    Agama Yg ada di seluruh dunia itu sama karena Yg membuat agama itu kalau agama jawa Budhi Syang Yhang Akhario jagat ,kalau agama Islam Alloh dari Arab ,kalau agama kristen /Prosestan Allah Untuk orang Eropa,kalau Hindu/Budha untuk Orang India ,Khongwucu Untuk orang China /Hongkong ,Yg maha Esa ( Tuhan) kesemuanya itu hanya satu Yg Maha Esa Jadi semuanya itu Tujuan nya untuk semua manusia di dunia ini supaya percaya dengan kepercayaa nya masih supaya Berbudhi baik tidak perang ,bunuh membunuh Manusia sesama umat beragama seluruh dunia .
    Dengan demikan marilah kita berlomba sesama umat manusia untuk berbudhi pekerti yg baik supaya kita di Akherat kita dapat tempat dengan baik.

    Saya kasih bocoran nilai Budhi pekerti 70% dan 30% ritual /sembayang/menembah/sujut/ke masjid,pure,gereja,biara,klenteng, dll

    Sekarang Yg dapat tempat di Akherat di sana Umum nya Orang2 Hindu/budha .

    Karena saya dapat bocoran lansung Dari Yg di atas !!!!!

  34. 59 Alhadi Maret 18, 2010 pukul 6:31 pm

    Mau kasih komentar, nyari Driver VGA NVIDIA GeForce G210 dimana untuk Windows Server 2003 ? . . . . .

  35. 61 Macdots Maret 27, 2010 pukul 4:55 pm

    Penutup

    Alkisah Dahulu kala agama itu berasal dari yg Satu, tidak ada permasalahan dengan agama yg diturunkan, semua membawa ajaran yg sama. Yang jadi masalah adalah manusia sebagai pengemban amanah tersebut, dengan hawa nafsu nya dan penasehat spritual (syetan sebagai musuh yg nyata) sering mengingkari kebenaran setalah ada petunjuk yg nyata.

    Dan terjadilah kerusakan-kerusakan di muka bumi ini, dan yg paling besar adalah mengubah ajaran yg sebenarnya menjadi kebengkokan-kebengkokan yg mengarah pada pemuasan hawa nafsu.

    Maka setelah ada perubahan2 pada agama yg satu, Tuhan menurunkan petunjuk yg baru untuk meluruskan kembali kerusakan pada agama yg terdahulu. Dan ini berlangsung terus hingga Tuhan berkehendak menutup nya seiring dengan berakhir nya kehidupan ini.

    Jadi tidak lah sama lagi antara agama yg satu dengan yg lainnya, karena telah terjadi banyak perubahan-perubahan, dimana manusia menganggap itu perkara ringan namun disisi Tuhan itu adalah perkara besar.

    Kebenaran itu dicari dengan ketulusan, perdebatan hanya akan membuat keresahan-keresahan.

    Kepada Tuhan kita berserah diri dan Mohon ampun.

  36. 63 shakitjiwa April 5, 2010 pukul 10:16 pm

    kalau benar semua agama adalah sama, maka suatu keanehan dunia bahwa masing2 pemeluk agama mengklaim agamanya paling benar,,,

    masalahnya siapa yang mengingkari kenyataan? hehe.,,ataukah memang seakan meminta agar semua pemilik agama melepas agamanya masing2..

    klaim kebenaran masing2 agama, menunjukkan bukti jelas bahwa semua agama adalah tidak sama….

    lihatlah di luar blog,,,di sana perdebatan antara agama adalah FAKTA,,bukan khayalan,,,

    ataukah hendak membuat tafsir baru, keyakinan baru,,,keyakinan baru adalah sama saja membuat agama baru,,,kalau demikian apakah akan menjadi nabi baru,,,

    kalau nabi baru apakah bukti mukjizat yang dibawa nabi baru tsb,,,

  37. 64 djokodolog April 25, 2010 pukul 6:56 pm

    sudahlah ndak usah berpolemik, dalam Al Qur’an ada ayat yang mengatakan Tidak ada paksaan dalam agama (Laisa kamislihi), yang benar itu cuma AL HAQ atau ALIF LAM LAM HA, sudahlah akhiri berplomeik, mari kita manembah, mengabdi pada Hayng Zat Maulana, ayo.

  38. 65 Holim Mei 5, 2010 pukul 5:58 am

    Saya pernah membaca sebuah posting yang menurut saya konteks-nya sejalan (senapas) dengan posting ini di:

    http://love-ely.blogspot.com/2009/08/aware-or-just-dream.html

  39. 66 Eyang Sodro Mei 6, 2010 pukul 12:15 pm

    Kan di atas sudah saya terangakan kalau Budhi Pekerti kita 70% kita mati dapat tempat di akherat Jadi dasar manu sia itu untuk berbuat baik sesama umat beragama .saya ingin tau siapa yang tau di alam kelanggengan itu ada Berapa ? ciba ……. kalau anda budhi pekerti nya baik jujur dan sabar batin anda bisa melihat alam kelanggengan dan anda bisa kumunikasi dengan Malekat dan bisa kumunikasi dengan nabi mulai nabi adam dan hawa sampai nabi mohamat,dan saya jelas kan yang mikso ( mati hilang dengan rogo ) di bangsa arab ada 3 : 1 nabi Qidir ,2 nabi zakaria ,3 nabi Isa ,kalau orang Islam di jawa hanya Zeh SITIJENAR ,dan kalau zaman kerajaan di tanah jawa banyak yg mugso ,Brawijaya 5 ,Gajahmada ,Erlangga,Tunggul manik.rezi Jantayu,rezi gajayana,rezi anoman ,rezi Subali,Dewi Kilisuci,hayamuruk,Darmawulan,Rezi sapdopalon ngoro geggong ,
    Masih banyak lagi.

    ini bukan contoh ini benar kalau anda punya Ilmu sejati sejati neng urip Ilmu lansung dari yang maha Kuasa di bawa seajak dalam kandungan sang ibu ,tapi tidak bisa di turun kan ke anak2 nya,yang bisa menerobos alam rooh pasti bisa ketemu,bermodal kan jujur ,sabar,Berbudhi pekerti Baik pasti bisa !!!!!

  40. 68 blhukuthuk Juli 9, 2010 pukul 10:58 pm

    Agama itu kendaraan, ada yang irit bensin, boros bensin, bisa tabrakan, sama dengan parpol… ntar ujung ujungnya ada yang sukses ada yang koalisi n ada yang oposisi… cuman bedanya ga ada yang bisa korupsi..
    hehehehe…. jadi pintar pintarlah memilih “kendaraan”… gunakan LOGIKA… hehehehe

  41. 70 Eyang Sodro Juli 28, 2010 pukul 9:32 am

    AGAMA SEMUA ITU BAIK DAN AGAMA SENDIRI HANYA SEBGAI JEMBATAN SAJA SUPAYA MANUSIA ITU HIDUP DI DUNIA ITU ADA YANG MEMBUAT ADALAH : AGAMA JAWA SHYANG YHANG AKHARIO JAGAD ,AGAMA KRINSTIANI ALLAH DAN KALAU AGAMA ISLAM ALLOH,HINDDU /BUDHA SYANG YHANG WIDHI.SEMUA ITU HANYA JEMBATAN UNTUK MANUSIA BE5RBUDHI PEKERTI BAIK DAN KALAU KITA MTI TIDAK ADA AGAMA DI AKHERAT HANYA YANG ADA BUDHI PEKERTI SEIAP ORANG JADI AGAMA TIDAK DI TANYA SAMA SEKALI OLEH YANG MAHA ESA,MAKA 70% BUDHI PEKERTI DAN 30% RITUAL,CONTOH RITUAL/SEMBAYANG : DI PURE,GEREJA,MASJID DLL.
    MOHON DI PERHATIKAN JADI SEAMUA AGAMA JANGAN SAMPAI CONGKRAH PERMAALAH KAN AGAMA MASING – MASING.

  42. 72 Yuas Widy Agustus 10, 2010 pukul 6:25 am

    Saya sangat menghargai pemikiran yang sangat luas dalam kehidupan … Sebagai seorang awam, sangat menyetujui pemahaman penulis dan selaur dengan pemikiran awam saya, I Love U All

    • 74 litle krishna Agustus 22, 2010 pukul 7:35 pm

      Saya pribadi salut atas pemahaman saudara ,yang mana dapat di sebutkan bahwa semua agama intinya adalah sama …yaitu sama-sama sebagai pelita bagi pemeluknya .Namun pemahaman yg agung itu belum tentu dpt diterima oleh khalayak banyak pada umumnya,karna daya tampung masing2 individu berbeda2,di ibaratkan anda mempunyai daya tampung seperti ember/bejana/baskom …sedangkan yg lain mempunyai ukuran tampung seperti cangkir/gelas ….jadi bagaimana bisa air yg dituangkan oleh ember dapat ditampung oleh gelas/cangkir ..pasti si cankir/gelas akan luber sesuai kapasitasnya ….,lain halnya kalau ember/bejana menuangkan air kebejana/ember yg lain …sudah pasti dapat tertampung semuanya ( lawong sama ukuran kapasitasnya )….jadi besar kecilnya kapasitas itu adalah rahasia ALLAH dan sudah tertulis dalam Laithul Mahfudz … dan kalaupun itu bisa merubah A menjadi B itu dapat dikatakan mendapatkan anugrah ….. wasalam.

  43. 75 jenar Agustus 25, 2010 pukul 5:16 am

    kalian …. dalam beragama saja sudah gak benar …gimana mau bahas agama agama mengajarkan terimalah setiap perbedaan saling hormat menghormati … karena agama itu aturan untuk manusia ada 2 sisi perintah dan larangan

    • 76 litle krishna Agustus 25, 2010 pukul 10:02 pm

      Memang benar seperti yg diuraikan Mas Jenar bahwa kita harus menghormati keyakinan dan pendapat orang lain,yang mana akan tercipta kerukunan antar umat beragama. Seperti halnya juga mengenai perjalanan spiritual masing2 individu sudah pasti berbeda pula ,namun dari semuanya itu dapat ditarik suatu kesimpulan ” dari berbagai perbedaan sudah pasti ada kesamaan ” yaitu sama2 menyembah sang Pencipta Jagat Raya ( ALLAH SWT ) . Saya ambil contoh yg sederhana tentang saja yaitu ” saya kumpulkan 4 orang yg berbeda ( orang betawi,Jawa,Arab & orang Amerika/inggris )…Pertama2 saya bertanya kepada orang betawi ” Bang …Bang ….kalau Matahari itu menurut bahasa betawinye /jakartanye ape ye bang?” lalu dia berkata ” Matahari itu SURYA ” ,lalu saya bertanya kepada orang Jawa ” Mas …Mas…kalau Matahari Mboso Jowone Opo yo mas (matahari bahasa jawanya apa ya mas )?” kemudian dia menjawab ” SRENGENGE mas jenenge ( Srengenge mas namanya )”…lantas saya bertanya kepada orang Arab ” Wan …wan …kalau menurut bahasa ente Matahari itu disebut apa ya ?” lalu dia menjawab ” Syam ” dan terakhir saya bertanya kepada orang Bule ( Amerika/Inggris) ” Hai Mister …kalo Matahari bahasa Versi Inggrisnya apa?”..lalu dia menjawab ” SUN “….
      Kemudian serentak saya tanya mereka sekali lagi ( kepada ke4 orang tsb ) ” Dimana Matahari !” ….lalu mereka beramai ramai menunjuk dengan jari telunjuk ke atas langit ke arah matahari sambil berseru ” SURYA ,SRENGENGE ,SYAM , SUN ” ….Nah di dalam konteks ini dari masing2 mereka walaupun berbeda penyebutanya tetapi mereka sama2 menunjuk ke atas ke arah matahari dan tidak satupun dari mereka yang menunjuk kebawah walaupun berbeda penyebutanya …..Nah dalam hal ini yg saya contohkan bahwa dalam beragama/berkayakinan kita seyogyanya menghargai dan menghormati keyakinan orang lain . Lawong pada dasarnya sama-sama satu tujuan (menyembah yang menciptakan jagat raya seisinya ( ALLAH versi Arab,sang Hyang Widhi versi Hindu/Budha,Tuhan ALLAH versi Krisrtiani,dll ),sama2 jadi pelita bagi pemeluknya …. jadi semoga sedulur2 semua bisa mengambil makna dari semua uraian diatas …. Insya ALLAH Dunia tenteram dan Damai ….Amin.

  44. 77 erickcell September 2, 2010 pukul 2:53 pm

    satu koin dua sisi berbeda

  45. 78 MURTADO September 16, 2010 pukul 12:46 am

    SANGAT SAMA PERSIS ! SAMA2 MEMBUAT MANUSIA JADI GOBLOK DAN GILA SENDIRI…. SEPERTI KALIAN SEMUA !

  46. 79 MURTADO September 16, 2010 pukul 1:01 am

    KALAU DIA ADA DIMANA-MANA DAN SANGAT DEKAT DENGAN KITA, KENAPA UMAT ISLAM PERLU LOUD SPEAKER SAAT BICARA ATAU SAAT MENGHADAP/ SEMBAHYANG ? SANGAT TIDAK SOPAN DI MATA TUHAN DAN MENGGANGGU MANUSIA LAIN !

  47. 80 andra September 17, 2010 pukul 2:11 pm

    Sama menurut siapa? Tuhan Maha Pencipta atau manusia?

    Jika berpendapat semua agama sama, sesungguhnya bagi umat nasrani yang berpendapat seperti ini adalah salah, karena umat diluar nasrani pada kenyataanntya tidak mengakui dan mengimani bahwa Yesus adalah Tuhan sedangkan umat nasrani meyakini bahwa jalan keselamatan hanya ada jika mempercayai Yesus sebagai anak Tuhan dan penebus dosa manusia.

    Bagi umat muslim juga demikian. Umat Muslim meyakini apa yang tertulis dalam Al Qur’an bahwa tidak ada agama yang diridhoi oleh Allah selain Islam dan mereka yang tidak menerima Allah sebagai satu2nya Tuhan dan Muhammad adalah Rasulnya adalah orang yang kufur dan tidak akan selamat.

    Bagi umat Yahudi sudah jelas bahwa mereka tidak mempercayai Yesus adalah rasul yang dijanjikan.

    Namun demikian, sebagai seseorang yang telah memiliki keyakinan dan iman, saling toleransi terhadap umat berkeyakinan lain adalah hal wajib yang harus dilakukan sebagai sesama umat manusia. Belajar dan mendalami agama sendiri dan orang lain pada sumber yang benar akan lebih membuat keyakinan dan toleransi antar umat beragama terwujud. thx

  48. 81 tommy Oktober 17, 2010 pukul 10:10 pm

    Tong kosong nyaring bunyinya………

  49. 83 YurioShiroi Desember 28, 2010 pukul 6:26 am

    Anda sebenarnya lemah dalam hal pengetahuan tentang agama lain, sehingga mengatakan bahwa semua agama sama. sama apanya coba? kalau masih bersikeras mengatakan sama, saya ingin melihat bukti Anda hari ini ke masjid untuk shalat, besok ke gereja untuk ibadah, lusa ke pura, besoknya lagi ke wihara, besoknya lagi entah kemana.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: