Syahadat Jenar

Ketika saya melihat syahadat para pengikut nabi baru itu di TV, yang akhirnya di hukum sebagai kesesatan karena dianggap berbeda dengan syahadat pada umumnya. Maka kembali pikiran aneh saya bekerja, bagaimana kira kira pandangan masyarakat mengenai sasahidan (syahadat) dari Syech Siti Jenar berikut ya?

Aku bersaksi di hadapan Dzat-Ku sendiri
Sesungguhnya tiada Tuhan selain Aku
Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad itu utusan-Ku
Sesungguhnya yang di sebut Allah itu badan-Ku
Rasul itu rasa-Ku
Muhammad itu cahaya-Ku
Akulah yang hidup tidak terkena kematian
Akulah yang kekal tanpa kena perubahan di segala keadaan
Akulah yang selalu mengawasi dan tiada sesuatu pun yang luput dari pengawasan-Ku
Akulah yang mahakuasa, yang bijaksana, tiada kekurangan dalam pengertian
Sempurna terang-benderang
Tidak terasa apa-apa
Tidak kelihatan apa-apa
Hanya Aku yang meliputi seluruh alam dan kodrat-Ku

Dan terus terang mungkin jika dia yang dianggap menucapkan syahadat ini, masih hidup dan kebetulan bertemu dengan kamu, maka niscaya tanpa ragu akan di bunuh di tempat karena dianggap sesat dan menyesatkan. Apalagi jika dia mengaku sebagai beragama Islam, tentu akan semakin cepat di bunuhnya.

Kalo aku sendiri ketika membaca syahadat tersebut, langsung mempunyai pemahaman bahwa kemungkinan saat mengucapkannya, Syech Siti Jenar sudah sirna, yang ada itu hanya Dia sang Keberadaan. Maka yang keluar dari mulut Syech Siti Jenar bukan dari dia melainkan dari Dia. Atau dengan kalimat lain bahwa mulut Syech Siti Jenar sedang di pakai oleh Dia untuk menyampaikan sebuah wahyu. Dan inilah yang sering salah di mengerti, malahan Syech Siti Jenar pun di hukum mati karena dianggap mengaku jadi Tuhan.


About these ads

504 Responses to “Syahadat Jenar”


  1. 1 bon bon September 12, 2012 pukul 12:09 pm

    banyak sekali komentardiini tapi saya yakin sesungguhnya yg berkomentar sendiri ngga ngerti

  2. 2 setyoagungs September 25, 2012 pukul 12:10 pm

    hoam ngarang banget
    sumbernya ga di tulis
    kaya yang udah lahir jaman wali songo
    zzzzz

  3. 4 supranoto Oktober 12, 2012 pukul 9:46 am

    Ass, singgah sebentar, iyaa kalau di baca dengan cara syariat dan dibandingkan dengan shahadat / dari akidah islam yang sebenarnya seolah berentangan, tapi kalau dilihat dari hakekat sepertinya tidak, karena shahadat itu artinya mendalam sekali, itu sebagai shahadat dalam bentuk protes dari insan Allah, yang meminta keadilan Racmat Nya, dalam berbagai ilmu, si Mbah juga bershahadat seperti umat islam lainnya , tapi shahadat itu dipergunakan saat memohon langsung untuk permintaan secara pribadi sebagai insan Allah.
    Si Mbah orang yang berilmu, kesempurnaan makrifatnya sudah mewah, sulit memang cara etika penyampaiannya, biasanya hanya dalam bentuk seperti pribahasa islam yang tinggi, saya sering menyinggahi situs-situs, yang dipertentangkan akidah kontraversialnya, kalau kita tidak memahami memang agak sulit, saya pribadi tetap memegang akidah islam, Nabiallah Muhammad saw nabi dan rosulku, saya juga mencintai wali2 allah, nun sewu yang memeliki situs ini, saya yang bodoh hanya mengutaran cerita yang tidak perlu dianggab yah

    wass

  4. 5 Mbarep Oktober 17, 2012 pukul 4:45 am

    Janganlah menulis yang berkaitan dengan Agama/Keyakinan beribadah kalau tidak jelas sumbernya, apalagi dibaca oleh orang awam ! bisa – bisa salah persepsi ! Hati – hatilah !

  5. 6 Tantan hardiansyah Desember 6, 2012 pukul 3:56 pm

    SETUJU

  6. 7 mouvlhy Januari 1, 2013 pukul 10:34 pm

    Rahasia dibalik rahasia…makna dalam

  7. 8 Munawar Februari 11, 2013 pukul 2:54 am

    wah.. tulisan anda sangat baik dan menambah pengetahuan dan informasi untuk saya, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang lainnya dan menambah wawasan. salam dari saya, terimakasih yah

  8. 9 Kawula Muda Maret 9, 2013 pukul 3:29 am

    Kosong adalah isi , isi adalah Kosong . Segala sesuatu sudah ada yg mengaturnya , tinggal kita mau memahaminya apa tidak ??? :-) ” Kenalilah Dirimu , Maka Kau Akan Mengenal Tuhanmu ” Matur Nuwun. .

  9. 10 iwan tidung Juli 13, 2013 pukul 10:12 pm

    Maaf saya kurang paham dengan tulisannya Mas..

  10. 11 jaddrent assidiq September 17, 2013 pukul 7:39 pm

    kalo syech siti jenar hidup sampai sekarang apa kalian tau?

  11. 12 pok su Mei 13, 2014 pukul 10:22 pm

    la hayyun .la alimun .la qodirun.la muridun la samiun.la basirun.la mutakallimun.la samiun.la maujud bil haqqi khoti ilallah.nyatakan yang ada pada kamu itu milik kamu.semuanya bukan milik kamu lalu kamu itu siapa.kalam siapa yang bershahadat.mata siapa yg mlihat.telinga siapa yg mendengar.lalu di mana salah nya shadat itu.siti jenar sudah nafi diri zahiriahnya.kefaman dan kbranian mesti ada.kalu aku bertemu dgn kang jenar akan ku sembah kakinya agar diajariilmu ini.inilah ilmu sejati yg tak terkematian.setinkat dgn ilmu uwais alqarni.hallaj.sh.abdul qodir jailani.dan hamzah fansuri.smuanya pmbunuhan berunsur politik.ya Allah rahmatilah mreka semua ini.amin ya rabbal alamin


  1. 1 Diketawai Saja « JalanMenujuKetenaran Lacak balik pada November 12, 2007 pukul 11:02 am
  2. 2 Banyak Jalan Menuju Tuhan « SANTRI BUNTET | “wishing to be santri anywhere” Lacak balik pada November 15, 2007 pukul 11:07 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: