Syahadat Jenar

Ketika saya melihat syahadat para pengikut nabi baru itu di TV, yang akhirnya di hukum sebagai kesesatan karena dianggap berbeda dengan syahadat pada umumnya. Maka kembali pikiran aneh saya bekerja, bagaimana kira kira pandangan masyarakat mengenai sasahidan (syahadat) dari Syech Siti Jenar berikut ya?

Aku bersaksi di hadapan Dzat-Ku sendiri
Sesungguhnya tiada Tuhan selain Aku
Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad itu utusan-Ku
Sesungguhnya yang di sebut Allah itu badan-Ku
Rasul itu rasa-Ku
Muhammad itu cahaya-Ku
Akulah yang hidup tidak terkena kematian
Akulah yang kekal tanpa kena perubahan di segala keadaan
Akulah yang selalu mengawasi dan tiada sesuatu pun yang luput dari pengawasan-Ku
Akulah yang mahakuasa, yang bijaksana, tiada kekurangan dalam pengertian
Sempurna terang-benderang
Tidak terasa apa-apa
Tidak kelihatan apa-apa
Hanya Aku yang meliputi seluruh alam dan kodrat-Ku

Dan terus terang mungkin jika dia yang dianggap menucapkan syahadat ini, masih hidup dan kebetulan bertemu dengan kamu, maka niscaya tanpa ragu akan di bunuh di tempat karena dianggap sesat dan menyesatkan. Apalagi jika dia mengaku sebagai beragama Islam, tentu akan semakin cepat di bunuhnya.

Kalo aku sendiri ketika membaca syahadat tersebut, langsung mempunyai pemahaman bahwa kemungkinan saat mengucapkannya, Syech Siti Jenar sudah sirna, yang ada itu hanya Dia sang Keberadaan. Maka yang keluar dari mulut Syech Siti Jenar bukan dari dia melainkan dari Dia. Atau dengan kalimat lain bahwa mulut Syech Siti Jenar sedang di pakai oleh Dia untuk menyampaikan sebuah wahyu. Dan inilah yang sering salah di mengerti, malahan Syech Siti Jenar pun di hukum mati karena dianggap mengaku jadi Tuhan.


482 Tanggapan ke “Syahadat Jenar”


  1. 1 junaidi Agustus 30, 2011 pada 9:32 pm

    yaaaaaa,yg memmahammi syeh siti jenar salah menmahamami sesuatu dng ilmu masing masing,yg perlu kita pikir saat bagaimana alam nya syeh siti jenar berhucap seperti itu tentu sesuai dgn keadaang saat itu.saat ini sy secara pribadi menhormatti beliau walaupun sudah pindah alam sudah meniggakan raga nya,sifat yg tinggal di diraga,

  2. 2 frendly September 5, 2011 pada 9:57 am

    junaidi@ hehe gak masuk akal…..

  3. 3 Asep slalu dihati September 6, 2011 pada 12:35 pm

    yang ada itu allah dan syeikh siti jenar itu di adakan, karena allah adalah dzat wajibil wujud dan syeikh siti jenar itu maujud……….
    segala apa yang pernah diucapkan oleh syeikh siti jenar membuka cakrawala fikiran kita untuk digunakan setinggi2nya pemikiran, serta pemahaman kita kepada sang khaliq, karena ajaran dari syeikh siti jenar itu sendiri adalah manunggaling kawula gusti……………..

  4. 5 asmono al jenar September 21, 2011 pada 6:42 pm

    secar bodo kita juga harus berpikir….dalam alquran Allah berfirman “….dan kemudian Ku tiupkan RuhKu” secara bodoh,ruh Allah ada pada diri kita anak2 adam…lalu dalam alquran pula Allah menyebutkan dirinya sebagai AKU,KAMI,DIA…dan di beberapa akhir ayat dalam firmannya terselip kalimat ” agar kalian berfikir,agar kalian memperhatikan,tiadakkah kalian berfikir dsb…dan dalam satu ayat disebutkan,,,telah diciptakan sesuatu sebagai ujian bagi orang2 yang berfikir…masalahnya sekarang,cara berfikir syech siti jenar berbeda dengan cara kita dan masyarakat pada umumnya berfikir bisa jadi kita terlalu sibuk ikut2an mencela beliau,atau kita yang lebih bodoh dari belia…sesat bagi manusi belum tentu sesat bagi ALLAH..kecuali manusia itu sudah merasa lebih tau dan berkuasa dari ALLAH…nauzubillah.

  5. 9 R. Aries September 24, 2011 pada 1:38 am

    daripada ribut,,tanyakan pada diri sendiri :::
    apakah aku?
    siapa aku?
    darimana aku berasal?
    mengapa aku hidup?
    untuk apa aku hidup?

    • 10 tuki November 22, 2011 pada 9:46 pm

      Tuhan itu tdk bisa dipahami dg pikiran ,atau otak ,kalau orang ingin mengenal Tuhan dg pikiran/otak hasilnya perdebatan ,berebut kebenaran,ujung-ujungnya bacok bacokan seperti yg kita dengar dimedia masa,kalau kelakuan orang yg mengaku dirinya beriman seperti itu ,apa bedanya dg orang tdk beriman?

  6. 11 firman syekh alam baka Oktober 3, 2011 pada 11:08 pm

    jika pengkajian didasari banyak pemikiran ya sulit diterjemahkan, belajar dari hidup lebih baik dari pda berguru

  7. 12 KAFFI Oktober 6, 2011 pada 5:37 am

    100%MENYATAKAN BAHWA AJARAN YG BELIAU BAWAH ITU SSAT.

    • 13 RESSY JABBAL KAD Oktober 15, 2011 pada 9:31 pm

      sudah berapa lama anda puasa sehingga mengetahui dan menyatakan bahwa ajaran stj sesat tahukah anda siapa yg menulis di blok ini dan sumber dari mana kalau jawaban anda benar dan berdasarkan sumber-sumber yang ada pada sa’at itu………akan tetapi harus ada penjelasan dari anda tahu jalan bagai mana cara mengenal dan apalagi tahu dzat yang tunggal okey awak terima pernyataan anda ………RESSY

    • 15 sudianto Januari 23, 2012 pada 11:59 am

      secara hukum syariat jelas sesat…namun secara hukum Tuhan..Allah lebih mengetahui..

    • 16 Hanamichi Februari 18, 2012 pada 3:04 pm

      terserah anda, itu hak anda…..

  8. 17 jorday Oktober 16, 2011 pada 7:33 pm

    harus nya cara penyampaian syek siti jenar di tingkatan syariat bukan langsung hakekat

    • 18 Adamz BuiteNzoRg Desember 23, 2011 pada 3:08 am

      Ajaran Syekh Siti Jenar Sudah tingkatan Ma’rifatullah Jorrrrr… jadi Orang yg belum paham ga akan sampai pemikirannya sampe kesana,,hanya segolongan manusia saja yg bisa memahaminya…

    • 21 Hanamichi Februari 18, 2012 pada 3:15 pm

      Nabi Muhammad saja selama 13 Tahun 6 bulan 23 hari berada di Mekkah Rasulullah mengajarkan manusia bertauhid mengenal Allah, baru setelah itu nabi mengajarkan adab (syariat), jadi jika dilihat dari cara Rasulullah menyampaikan ajarannya, “menurut saya” Syekh Siti Jenar itu tidak salah, krn beliau ingin MEMPERKENALKAN ALLAH dulu kepada para pengikutnya krn jika tidak mengenal Allah, kmn kita mengalamatkan Amal kita?? Krn kita tidak tahu tujuan jika kita tidak mengenal Allah…. Mohon maaf jika ada yg tidak sependapat, itu hanya pemikiran saya yg bodoh saja, jangan diikuti pendapat saya yang bodoh ini jika hanya menghasilkan perdebatan……

  9. 22 arifin Oktober 23, 2011 pada 12:47 am

    semua ajaran seh siti jenar emang benar…tapi orang awam belum menjangkau sampai kesana …..ibarat anak sd diberi pelajaran anak sarjana tidak terjangkau..yang timbul malah dianggap sesat…..saya mengerti yang diajarkan seh siti jenar..karena sama sama kesana arahnya..manuggal……..kematiannya dulu aku bingung…dipenggal atau sang seh menutup hawa sanga sendiri…………….akhirnya kuputuskan untuk bertanya pada sang seh siti jenar sendiri….dan terlihatlah sang seh dipenggal….diruangan tertutup……

  10. 23 arifin Oktober 23, 2011 pada 12:56 am

    kalau ingin tahu itu semua..carilah guru..yang bisa membuka ilmu cahaya../ nur …..sangat langka…..orangnya orang biasa tanpa ada sebutan gus/ kyai…..jadi yang kita gunakan ilmu cahaya untuk trawangan atau apapun bisa……jadi jangan cari ilmu yang memakai jin/khodam….carilah ilmu cahaya….karena dalam diri setiap mahluk hidup punya nur….yang belum terbuka….apabila terbuka ,,,anda akan jadi orang yang lebih…

    • 24 adhi doank Oktober 23, 2011 pada 11:06 pm

      Saya sependapat dengan saudara, carilah ilmu yang ada dalam nur yang terdapat dalam Qalbu.., jika tdk keberatan saya ingin berkenalan dengan saudara..

    • 25 resando November 29, 2011 pada 3:41 pm

      makanya bnyk skl yg tdk mengrti Jiwa itu apa? mungkin ruh, jasad, insya Allah tau, dan syahadat kalau dihitng huruf dan barisnya ada 73, maka yg bersyahadat juga 73 golongan dan masing2 golongan merasa benar, maka masng2 ,menunggu sampai akhir jaman siapa yg benar……..

  11. 26 Filsuf Oktober 23, 2011 pada 8:21 am

    Apa itu Tuhan?
    Bagaimana Tuhan itu?
    Untuk apa adanya Tuhan?

  12. 27 Dewa Tegariah Oktober 27, 2011 pada 2:43 am

    kaya gitu aja di perdebatkan,,,ingatlah kita seagai mahluk ciptaannya yg kecil di hadapaNya.cukup kita pasrah dan tawakal kepadaNya.gitu aja kok repot….hahaha…hahah…hahahah… mbah surif bilang berkata tak gendong kemana2…enak toh,mantep toh…..

    komentar saya jgn di komentarin,tp di komentarin di dalam hati saja….mudah2an kalian semua paham atas ucapan saya ini….trmks wasalam….

    Indonesia is the greatest
    Indonesia the noblest
    Junjung tinggi nilai kedamaian..

  13. 28 jenar ha'al Oktober 27, 2011 pada 9:57 am

    mari kita berfikir untuk apa tuhan mencipta kita semua? apakah kita lahir didunia ini karena kehenda tuhan, atau kehendak kita sendiri? kalau kita didunia karena dosa Adam manusia pertama kenapa kita harus menanggungnya? daripada semakin pusing mari kita jadi orang baik aja sesuai fitrah kita. kata orang buda mejalankan darma kita. jangan pikirkan sorga dan neraka karena semua itu terseral tuhan kita akan ditempatkan dimana? seperti waktu kita lahir itu juga karena tuhan ingin kita ada didunia.silahkan seh siti jenar mau mengaku siapa aja. kita tak perlu menyalahkan maunya dia. agama Islam itu sumber kebenaran yes. tapi kita sendiri tidak memahami kebenaran itu.

  14. 29 Wawan Oktober 28, 2011 pada 3:56 am

    Dekatkanlah lagi jiwa raga kita pada allah insaalaah kita akan tahu mana yg harus kita lakukan/kita jalani.(jadidu imanakum bi la ilahaillallah=bersikan hatimu dgn kalimat toyibah)dia yg kucari dia yg mencari.wawan 1012

  15. 30 Khusnul wahib amrullah November 4, 2011 pada 3:23 pm

    Islam d bagi mjd beberapa tingkatan di antaranya syariat, thoriqoh, hakekat, ma’rifat dst. Jika qt tlah mncapai tingkatan tsb maka qt akn tw rahasia dibalik rahasia.. Wallaahua’laam bisshowaab..

  16. 31 ADAM November 6, 2011 pada 5:57 pm

    Untuk memahami suatu keyakinan seseorang tergantung Ilmu yang ada pada diri masing-masing.
    Jika anda pernah melihat Ibarat Wayang dengan Dalang,maka diambil kesimpulan,bahwa apapaun yang dilakukan oleh wayang itu adalah perbuatannya dalang.

  17. 32 Uunx Abdi November 9, 2011 pada 1:58 pm

    sssssiiiiiiiffffffffffffffffffff

  18. 33 cocos kartun November 10, 2011 pada 10:17 pm

    allah tidak punya rahasia bagi para umatx yg mengetahunya demi allah jgn di persoalkan lg 99 asma allah tidak akn bunyi klo yg 100 tidak ada ketahuilah itu

    • 34 iqbal grand khafi November 16, 2011 pada 11:10 pm

      anda benar..

    • 35 Adamz BuiteNzoRg Desember 23, 2011 pada 3:05 am

      yang ke 100 yah diri kita sendiri cossss….sebab dalam diri kita sudah ada Dzat,Sifat,Asma dan Af’alulloh..

      • 36 darmma Februari 14, 2012 pada 3:07 am

        Memang Δƥǟ pun ada ϑî dlm diri manusia..m.m.
        Tapi manisia ♈ƍ bgy mana
        Atau kah anda atau saya
        Ketahuilah kenalilah diri mu baru kau akan mengenal diri ku
        Diri mu siapa….
        Dan diri ku ini siapa….
        Diri mu adalah semesta alam yaitu bentuk ♈ƍ ϑî ciptakan
        Dgn kata lain kita disuruh mengenal ciptaan allah
        Lalu diri ku adalah allah ♈ƍ maha menjadikan dan maha menciptakan
        Kalo kamu sudah mengenal diri kamu ( ciptaan. ) Maka kamu akan mengenal sang maha pencipta
        Karna tidak mungkit ada ♈ƍ diciptakan namun tidak ada ♈ƍ menciptakan…
        Ini adalah ilmu dasar dari menyatukan rasa dengan zat allah
        ( Dgn kata lain aku paling benci dgn orang ♈ƍ penakut dn aku paling benci dgn orang ♈ƍ menyepi)
        Artinya… Orang ♈ƍ penakut adalah orang ♈ƍ takut akan bayangan masa depan yang belum tentu terjadi dgn kata lain nanti gw jadi Δƥǟ
        Trus kehidupan gw gi mane trus kalo gw nikah anak bini gw makan ape
        Trs klo kiamat gi mane trus klo gw mati gima ne terus dan trus
        Ini lah org2 ♈ƍ ga percaya sama allah
        Orang ♈ƍ menyepi arti nya orang ♈ƍ tidak ♏αΰ menghadapi kehidupan
        Org ♈ƍ tdk ♏αΰ berusaha bergerak ihtiar…
        Inilah pperbuatan ♈ƍ paling ϑî benci allah
        Karena org2 seperi nin lah org2 ♈ƍ tidak yakin dgn kekuatan ♈ƍ ada ϑî dlm dirinya sendiri.. Org2 ♈ƍ tidak percaya akan kekuasaan allah
        ♈ƍ maha pengasih lagi maha penyayang
        Bagai mana ente ente dah punya sipat seperti ini
        Kalo ente udeh mengenal ♈ƍ dasar seperti ini ente boleh bljar mengenal
        Allah seperti syeh siti jenar
        Hehehe salam

    • 37 zela genduk suro Desember 27, 2011 pada 12:33 pm

      betuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuul

  19. 38 imron November 11, 2011 pada 1:41 pm

    Beliau itu telah menemukan jalanNya biarkan bukankah hidup,mati,baik,buruk,tingkah laku kita semua oleh ALLOH SWT

  20. 39 cocos kartun November 16, 2011 pada 11:51 am

    Aku ada pada km apakah km tdk mengetahuix
    aku jadikan kamu maka peebuatanmu aku jd kan BODOH manusia yg msh mengakui dirix itu ada tidak ada kamu kalian kita nabi yg ada hnya allah dzat rabbul jalil

  21. 41 tambunan November 16, 2011 pada 4:26 pm

    firaun diceritakan dikitab suci untuk dijadikan petunjuk bhwa akan banyak bermunculan firaun-firaun baru atw org bersifat firaun dlm khidupan ini… merasa dia/golongannya yg benar shgg seenaknya memvonis jelek sseorng/klmpk..ilmu allah tak ada ujungnya..galilah bos..

  22. 42 dawang November 21, 2011 pada 12:25 am

    TUHAN tidak beragama tetapi tuhan di temukan orang2 dan di rebutkan untuk di agamakan. Taimu jek sak lengen-lengen nug kok ngatain kanjeng syeh siti jenar sesat,,wes topo pirang tahun we ndok/ngger iso muni kyok ngunuwi

  23. 44 resando November 29, 2011 pada 4:05 pm

    Manusia terdiri dari Jasad, Ruh, dan JIwa, Qolbun, serta Raga, Sukma, Arwah, dan diikuti qorin, Perintah Allah adalah bersihkan Jiwamu, bukan, ruh, atau jasad……. jadi kebanyakan orang islam hanya belajar dengan Jasad bukan dengan Jiwa. kalau dengan Jiwa akan menuju Tauhid yang benar.

  24. 45 ambar Desember 8, 2011 pada 12:52 pm

    semua dr sekelumit artikel diatas dan balasan2 sdh saya baca. reaksi saya? saya merasa rindu pada Tuhan…..ada rasa rindu, sendu dsb yg menyesak dada…

  25. 46 mul Desember 10, 2011 pada 6:14 pm

    dunia tempatnya bersalah salahan .masing-masing mengklaim paling benar.orang lain salah &sesat. Belum tentu yg kita kerjakan benar dan yg orangnya lain kerjakan itu salah. Masing masing lagi mencari kebenaran. Yg penting ADAB kita .apakah sudah betul?

  26. 47 Adamz BuiteNzoRg Desember 23, 2011 pada 3:01 am

    Rabbuna Ma’ana,,(Allah Bersama Kita) hidupnya allah ada di mana-mana (manusia,hewan,tumbuhan dll) makanya hidupnya Allah harus kita rasakan dalam diri kita masing-masing dan kita harus mempunyai sifat rahman rahimnya Allah,,apapun itu semua sudah kehendak allah ning gusti anu maha suci..Innallaha Yuhibbut tawabina Wa yuhibbu Mutatohirin..

  27. 48 Fakir Desember 28, 2011 pada 6:12 pm

    Saudara – saudaraku tiada sedikitpun yg kita miliki
    6. Kepunyaan-Nya-lah semua yang ada langit, semua yang di bumi, semua yang di antara keduanya dan semua yang di bawah tanah.(QS.20 Thaahaa:6)
    14. Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Ilah (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.(QS.20 Thaahaa:14)
    3. Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin ; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.(QS.57Al Hadiid:3)

    Quran sebagai petunjuk (penuntun)
    2. Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa ,(QS.2 Al Baqarah:2)
    36. Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal didalamnya.(QS.7 Al A’raaf:36)

    Kasih sayangNya kepada kita
    7. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung , lalu Dia memberikan petunjuk.(QS.93 Adh Dhuhaa:7)
    5. Dan kelak pasti Rabbmu memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.(QS.93 Adh Dhuhaa:5)
    Alhamdulillah, semoga dapat ini menjadi manfaat

  28. 49 dawang Desember 29, 2011 pada 9:43 am

    aku krungu jenenge alloh kok kudu mutah to…

  29. 51 dawang Desember 29, 2011 pada 9:50 am

    aku krungu jenenge alloh kok kudu mutah to

  30. 52 tris Desember 29, 2011 pada 2:43 pm

    Sekarang kembali kepada diri kita sendiri,
    apakah mencari jalan sederhana atau yang rumit, Secara zahir atau secara bathin. Cara SSJ saya setuju, cara wali sanga juga saya setuju. Tidak ada yang aneh antar keduanya.Saya sebagai manusia tidak dapat memastikan kebenaran. kebenaran sejati milik ALLAH.
    Saya mengharapkan dalam hal keimanan tidak ada unsur politik / golongan sehingga membatasi keimanan seseorang.
    Okey……salam dari Duri-Riau

  31. 53 Bams Jontralala Desember 29, 2011 pada 2:46 pm

    Kayaknya kalau semua orang mengamalkan ajaran SSJ jenar maka tidak ada lagi pertumpahan darah di alam yang fana ini.
    Peace…..

  32. 54 hari nugroho Januari 3, 2012 pada 2:56 am

    aku percaya bahwa Tuhan ada di dalam jiwa saya,, saya tidak perlu orang lain dan tempat lain untuk bertemu Dia..

  33. 55 bandi Januari 14, 2012 pada 12:23 pm

    ALLOH hanya sebuah NAMA…
    siapa yg pantas MENYANDANG nama tersebut.?
    man arofa nafsahu
    faqod arofa Robbahu,….

  34. 56 AHMAD Januari 17, 2012 pada 12:23 pm

    LAILAHAILALLOH MUHAMMAD ROSULULLOH

  35. 57 Fakir Januari 23, 2012 pada 11:41 am

    “Maasyaa Allah, laa quwwata illaa billah” (Sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). ,(QS.Al Kahfi :39)

  36. 58 sudianto Januari 23, 2012 pada 12:08 pm

    akulah yang awal dan yang akhir..akulah yang lahir dan yang bathin…

  37. 59 nafil Februari 12, 2012 pada 9:17 pm

    yang salah mungkin adalah penyampainnya, tapi bukan bermaksud mendukung atau tidak mendukung syeh siti jenar, seharusnya beliau tahu bagaimana mengungkapkan ilmu pada yang awam dengan bahasa yg awam dan dimengerti oleh si “awam”, salah penyampaian ini yg kemudian merubah makna ..

  38. 60 Hanamichi Februari 18, 2012 pada 3:01 pm

    Kalo aku sendiri ketika membaca syahadat tersebut, langsung mempunyai pemahaman bahwa kemungkinan saat mengucapkannya, Syech Siti Jenar sudah sirna, yang ada itu hanya Dia sang Keberadaan. Maka yang keluar dari mulut Syech Siti Jenar bukan dari dia melainkan dari Dia. Atau dengan kalimat lain bahwa mulut Syech Siti Jenar sedang di pakai oleh Dia untuk menyampaikan sebuah wahyu. Dan inilah yang sering salah di mengerti, malahan Syech Siti Jenar pun di hukum mati karena dianggap mengaku jadi Tuhan.

    Saya setuju dengan anda……..

  39. 61 pencari ilmu Februari 24, 2012 pada 2:47 am

    al_insannu sirri, wa ana sirruhu…. manusia itu rahsia aku, dan akulah rahsia manusia itu.

  40. 62 ARek Wonokromo Februari 29, 2012 pada 11:38 pm

    Ya banyak orang salah mengartikan, (miring, tentang Syech Siti Jenar, red) atau memang tidak pernah telinga dan mata hatinya mencernah kitab-kitab tauhid. Padahal mereka mencaci maki Syech Siti Jenar dengan kalimat-kalimat yang tak pantas, untuk seorang manusia yg mngerti akan tuhannya. Hak menyatakan dan menvonis adalah hak Allah. Jadi sebaiknya kita harus banyak merenung belum tentu tindakan kita ini sudah bagus dan benar dimata Allah.

  41. 63 kresna Maret 9, 2012 pada 8:03 pm

    Semkua Ajaran itu baik brooo,,,,tinggal manusia nya menjalankan nya.

  42. 64 sonny Maret 16, 2012 pada 7:42 pm

    ….manusia terdiri dari empat saudara satu jiwa….tanah, air, udara, api,….nyawa……..

  43. 65 edi April 27, 2012 pada 3:56 pm

    saya belajar juga ma’rifat, ada yng saya tanyakan apa sembahyangx dari allah, apa sembahyangx dari muhammad dan apa sembahyangx dari adam, ada yng bisa menjelaskan ?

  44. 66 Yayant Bogembu Mei 18, 2012 pada 9:38 am

    Pepatah Jawa Berbunyi:Ilmu Tanpa Tulis Ilmu Tanpa Papan. Itu yang Seharusnya Anda Cari Kalau Perlu Ke Ujung Duniapun Anda Cari. Jadi Mencari Allah Mengenal Allah Tidak Cukup Dgn Ibadah Shalat,Zakat,Puasa dan Haji. ( Itu Menurut Saya )

  45. 67 ibeng permana. Mei 25, 2012 pada 9:43 pm

    Dibalik RAHASIA ada RAHASIA,
    Intinya JanganLAH banyak KOMENTAR.
    Sudah kenalkah ANDA dgn DIRI anda sendiri ???
    Itulah yg TERPENTING.


  1. 1 Diketawai Saja « JalanMenujuKetenaran Lacak balik pada November 12, 2007 pada 11:02 am
  2. 2 Banyak Jalan Menuju Tuhan « SANTRI BUNTET | “wishing to be santri anywhere” Lacak balik pada November 15, 2007 pada 11:07 pm

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

November 2007
S S R K J S M
« Okt   Des »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Jejak Langkahku


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.