Lukisan Kaligrafi Pada Masjid

Saat saya lihat sebuah bahasan di televisi tentang pendekorasian masjid dengan lukisan kalifgrafi membuat saya menyadari sesuatu. Sesuatu yang mungkin agak mengganggu bagi saya. Maka saya coba tuliskan saja di blog ini, sekalian minta pendapat para pembaca. Mana tahu ada yang bisa membuat rasa terganggu itu hilang.

Keindahan lukisan kaligrafi yang dibuat pada masjid itu membuktikan bahwa jiwa-jiwa para muslim itu haus akan indahnya kesenian. Jiwa kesenian yang tentu ada sebagai fitrah dalam diri manusia. Jiwa yang menikmati keindahan. Adapun lukisan kaligrafi yang menghias masjid itu memang terasa indah dan pas untuk sebuah masjid. Namun keindahan dari jiwa seni para pelukis itu menjadi terbatas karena hanya di bolehkan untuk melukis kaligrafi.

Bukankah akan lebih indah jika selain kaligrafi, maka dibolehkan juga untuk menghias dengan lukisan lainnya. Lukisan yang dapat membuat kaligrafi itu malah semakin indah. Saya mengacu pada lukisan-lukisan pada gereja yang biasanya dilukis pada kaca. Saya melihat lukisan-lukisan tersebut sangat indah. Seandainya di masjid juga diperkenankan untuk melukis selain kaligrafi maka dapat saya bayangkan betapa indahnya sebuha masjid jadinya.

Saya bayangkan sebuah lukisan di dinding yang memuat segala keindahan dunia ini. Dunia dan isinya yang bertasbih. Tentan anak-anak yang sedang belajar mengaji. Tentang lukisan yang menggambarkan pencerahan-pencerahan yang didapat dari kegiatan di masjid itu. Diselingi dengan ayat-ayat Al Quran dalam bentuk kaligrafi. Sebuah perpaduan yang sangat indah dalam imajinasi saya.

Tapi memang segala sesuatu itu ada hukumnya. Hem… sebenarnya ada larangan resmikah untuk mengambar selain kaligrafi di dinding masjid?

 

About these ads

29 Responses to “Lukisan Kaligrafi Pada Masjid”


  1. 1 tomy November 17, 2008 pukul 8:32 am

    “I am in the smile of the girl” -Aku ada dalam senyum simpul gadis yang cantik.

    dalam bahasa Sansekerta: “tejas tejaswinam aham”. Di antara semua keindahan,Akulah kecantikan” (Bhagawad Gita X,36).
    Sang Hidup begitu indah & cantik, sangat perlu juga diprasatikan dalam hiasan masjid

  2. 2 nurma November 17, 2008 pukul 10:40 am

    kalo gambarnya monalisa ntar dikira Louvre du Musee mas, bukan masjid :lol: ntar kalo saya kesitu gak jadi sholat ;p

  3. 3 mujahidahwanita November 17, 2008 pukul 10:43 am

    Yah…tentu ada larangannya…..
    sedangkan dengan tulisan kali grafi banyak manusia salah kaprah, menghadirkan tuhan dengan tulisan lafat’s Allah, Tuhan tidak dapat dihadirkan…..
    karena manusia itu tiada daya dan upaya.
    Apa lagi harus di tambah gambar2 tersebut,bagaimana jadinya…

    Buat apa masjid yang indah kalau para jemaahnya bisa di hitung dengan jari, mereka lebih senang mencari ketenagan di tempat2 hiburan dari pada pergi kerumah TUHAN

    Buat apa masjid yang indah kalau hati orang2 yang shalat di dalam masjid itu tak seindah masjid tersebut.

    Mereka menunaikan shalat karena adat turun temurun bukan karena keikhlasan kepada Allah SWT.

    Salam

  4. 4 Catshade November 17, 2008 pukul 10:51 am

    Terlepas dari boleh tidaknya menggambar di dinding mesjid, menurut saya keterbatasan yang dikenakan pada sebuah medium seni seringkali justru memacu kreativitas yang lebih dari para artis untuk ‘mengakalinya’. :roll:

  5. 5 uhuik November 17, 2008 pukul 10:53 am

    Lukisan indah kan bisa memalingkan konsentrasi ke hadlirat Allah, lagipula bangsa jin itu juga senang menempati gambar/patung manusia hewan yang berbentuk utuh, sehingga gambar/patung orang penuh (bukan sebatas wajah ke dada) sering ditempati jin, efeknya ya bikin tipu-tipu seolah-olah patung/gambar tersebut berkhasiat sehingga konsentrasi ibadahnya malah tertuju ke gambar tersebut, khawatirnya nanti masjid x ada gambar andalan yang mustajab kabul permohonannya, masjid y ada gambar xyz yang paling diandalkan, masjid z ada gambar abcdef dll. Yaa itulah yang sering terjadi, intinya setan ingin memalingkan hati manusia dari Allah swt.

  6. 6 Nathie November 17, 2008 pukul 3:21 pm

    Sekedar bagi-bagi nih, sejauh pengalaman saya melihat lukisan-lukisan dalam gereja, kebanyakan penuh dengan ilustrasi based on ayat-ayat dari Injil. Sejauh yang saya rasa, lukisan-lukisan tersebut hanya mencitrakan apa yang telah disampaikan dalam Injil saja, namun masih mengandung rasa seni yang tinggi.

    BTW, orang-orang pun ga ada yang bermasalah ato mempermasalahkan soal gaib enggaknya lukisan tersebut :)

    Makanya saya pun heran meyoal boleh enggaknya menggunakan ilustrasi manusia dalam masjid beserta kaligrafi. Toh yang dilukiskan kan juga based on Al Quran dan ga ditambah-tambahin unsur lainnya? Hmmm

  7. 7 K. geddoe November 17, 2008 pukul 5:44 pm

    Bah, dibilang ndak boleh ya ndak boleh! Dasar kafir! :lol:

    @ Catshade

    Sebenarnya memang bisa kita anggap saja seperti constrained writing, sih. :?

  8. 8 Nazieb November 17, 2008 pukul 11:51 pm

    Heh!! Rumah Tuhan kok dibuat menggambar!!

  9. 9 aryf November 18, 2008 pukul 12:46 am

    rumahku surgaku
    rumahku istanaku

    mau kugambar mau kucoret, suka2 aku lah!
    kalo kugambar pake crayon, ap situ mo larang?!
    kalo kugores dg tulang, emangnya tulang sampeyan???

    *permainan tangan masa prasejarah dari manusia purba penghuni goa*

  10. 10 alan November 18, 2008 pukul 10:56 am

    Lihat dong mesjid2 di Eropa. Perkembangan seni dunia jgn di bandingkan dengan tampilan di Indonesia. Koq rasanya jauh :)

  11. 11 bajirut November 18, 2008 pukul 4:12 pm

    mending di pasang kaligrafi Islami daripada dipasang poster ironmaiden

  12. 12 naaantpoenya November 18, 2008 pukul 4:32 pm

    iya, emg betuL kalo masjid ntu ga boleh digambar2in yg aneh2,,apa lagi gambar yg bernyawa,,

    apatah artinya keindahan design sebuah masjid..
    kalo yg sHoLat disana cuma sedikit..

    “lihatlah esensinya..”

  13. 13 daeng limpo November 19, 2008 pukul 1:05 pm

    Saya justru sedang mencari “mesjid” yang luas dan tidak dibatasi oleh dinding/tembok dan tidak ada coretan kaligrafi didalamnya, apalagi gambar. Jika ada yang menemukan “mesjid” ini, tolong kabari saya.

  14. 14 omiyan November 19, 2008 pukul 1:39 pm

    Sesungguhnya Allah lebih menyukai orang yang tidak berlebih-lebihan, Salah satu tanda akhir jaman adalah akan banyak Masjid dihias dan dibangun dengan megah tetapi isinya malah kosong…..

  15. 15 danalingga November 19, 2008 pukul 9:11 pm

    @tomy

    Tapi apa boleh?

    @nurma

    Ah, masjid itu apa toh? Kok hanya gara gara gambar monalisa langsung dianggap bukan masjid?

    @mujahidahwanita

    Mana ayatnya?

    Btw, mungkin memang karena yang di gereja lebih tahan godaan daripada yang di masjid.

    @Catshade

    Manusia memang jagonya akal mengakali peraturan.

    @uhuik

    Jangan jangan memang karena yang di gereja lebih tahan godaan dibanding yang di masjid.

    @Nathie

    Yah, memang cuma itu, tidak ada maksud lain.

    @K. geddoe

    Mana ayatnya? :lol:

    @Nazieb

    Lah, yang saya bahas masjid kok.

    @alan

    Wedeh, kalo eropa bagus toh?

    @bajirut

    Mang apa bedanya?

    @naaantpoenya

    Bukannya bisa dibalik, apalah artinya gambar bernyawa jika ternyata sholat tetap khusyuk?

    @daeng limpo

    Wah, kalo itu sepertinya ada di dalam diri daeng tuh.

    @omiyan

    Standar berlebih-lebihan itu apa?

  16. 17 godamn November 20, 2008 pukul 10:38 am

    kalo di masjid sama ma gereja, ma pura juga, gak bakal ada yang kreatif mikir knapa.. kaya kang dana ini, iya kan.. trus orang juga gak bakal comment macem-macem.. jadinya kan gak rame, gak ada yang mesti dibahas, apalagi nanya yang punya rumah-rumah itu.. kalo buat aku sih kenapa orang bikin mesjid seperti itu, knapa orang bikin gereja seperti ini, knapa juga bikin pura seperti gitu.. itu lebih indah.. itu seperti lukisan besar yang sangat indah, dimana orang-orang mengekspresikan rasa kecintaan pada Dia dengan keindahan sesuai pemahaman, kemampuan dll masing-masing. Lihatlah kawan… dengan mata kepala, perasaan dan pemahaman.. Sang Maha Indah sedang berekspresi, menari dengan kuas dan pahat manusia pada media alam semesta. Dia memang Maha Indah dan Maha Kreatif, terpujilah Dia… dan salam sejahtera bagi pahat dan juga kuasNya…

  17. 18 sitijenang November 21, 2008 pukul 1:12 am

    gambar pohon mestinya boleh, dan. aslinya sih takut dosa aja barangkali. padahal kalo yg cukup besar kan biasanya disewakan juga buat nikahan. btw, di jerman nih ada mesjid futuristik, tapi kayaknya baru maket: http://www.spiegel.de/img/0,1020,1285848,00.jpg

  18. 19 heruyaheru November 21, 2008 pukul 11:48 pm

    di dunia islam, memanng ikonophobic. sangat cemas pada ikon.

  19. 20 danalingga November 23, 2008 pukul 8:15 am

    @godamn

    Nggak mungkin sama, gereja sumbernya dari alkitab, kalo masjid sumbernya dari AQ. Eh, alkitab ama AQ isinya beda kan ya? Kalo sama sih emang hasil akhirnya juga sama.

    @sitijenang

    Atau bunga mungkin?

    @heruyaheru

    Mungkin memang diperlukan pada jamannya. Cuman apa masih relefan dengan jaman ini? Mungkin kita perlu tanya ama Tuhan. :mrgreen:

  20. 21 Iwan Awaludin November 24, 2008 pukul 4:15 pm

    Masjid saya digambari ka’bah. Masjid saya juga digambari artis (dalam kalender), masjid saya digambari gambar anak-anak saya (mickey mouse) dll. Masjid saya ada di mana-mana, asalkan suci.
    Kalo Masjidnya yang ngurus orang lain, ya kalo orang itu bilang ngga boleh, ya ngga boleh. Emangnya siapa yang ngurus, cuma numpang lewat aja koq protes kalo ngga boleh ngegambar dalam masjid.
    Kalo mau punya Masjid yang bergambar monalisa, silahkan saja bikin Masjid sendiri. Dibanyak tempat di Indonesia ini banyak masjid bergambar kiyai. Kayaknya nanti ada kiyai monalisa.

  21. 23 fara Desember 28, 2008 pukul 8:49 am

    Pengertian Etimologi

    Masjid berarti tempat beribadah. Akar kata dari masjid adalah sajada dimana sajada berarti sujud atau tunduk. Kata masjid sendiri berakar dari bahasa Aram. Kata masgid (m-s-g-d) ditemukan dalam sebuah inskripsi dari abad ke 5 Sebelum Masehi. Kata masgid (m-s-g-d) ini berarti “tiang suci” atau “tempat sembahan”.

    Kata masjid dalam bahasa Inggris disebut mosque. Kata mosque ini berasal dari kata mezquita dalam bahasa Spanyol. Sebelum itu, masjid juga disebut “Moseak”, “muskey” , “moscey” , dan “mos’key”. Diduga kata-kata ini mengandung nada yang melecehkan. Contohnya pada kata mezquita yang diduga berasal dari kata mosquito. Tapi, kata mosque kemudian menjadi populer dan dipakai dalam bahasa Inggris secara luas.

    Sumber: Wikipedia

  22. 24 Rukia males login Desember 29, 2008 pukul 11:35 pm

    saya pernah denger dari temen saya kalo masjid boleh dikasih gambar tapi tidak boleh berupa gambar manusia dan hewan (wajah) dan gambar abstrak. kalo tumbuhan gitu boleh.
    Tapi buat apa juga masjid dikasih gambar? Apakah ada gunanya? Apakah dengan meletakkan gambar yang tidak perlu di masjid akan menambah kadar keimanan seseorang ketika melakukan ibadah? kalo ga bisa naikin kadar keimanan trus buat apa? nggak guna banget

  23. 25 Julia Perez Januari 15, 2009 pukul 8:48 pm

    Download Software AL-QUR’AN Pro Ver. 3.0
    Al-Qur’an lengkap 30 juz ( 114 Surat + teks & terjemahan (Arab/English/Indonesia))
    Tafsir Quran Lengkap, Penunjuk waktu sholat, 21 bahasa terjemahan Al-Quran, Al-Qur’an Audio with Voice of Shaikh Sudaish (Imam Mecca).
    Download Gratis Sekarang . Link Download http://www.ziddu.com/download/3082887/Al-QuranProVer.3.0.exe.html

  24. 27 IVAN Agustus 7, 2009 pukul 12:01 am

    Masjid dan bioskop beda tau…ente mau kemasjid ape ke bioskop.masjid ko’ mau di samakan dengan bioskop.
    pake mau pasang poster segala.kalo mau lihat lukisan pergi aja ke tempat pameran lukisan. kaya’ orang keblinger sok ngaku pinter.

  25. 28 kacabidang September 11, 2009 pukul 5:14 pm

    hi, please visit our artworks in categories of Islamic calligraphy. It’s just another artworks, so the price is reliable.

    http://kacabidang.wordpress.com

    Painting process and method are reverse glass painting, this method takes for the purpose of exposing glossiness, elegance and keep the color paints from degradation by oldies. In pictures have a background I creates some natural painting methods that can creates such as fractal.

    Thank you for your interest in our artworks,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

November 2008
S S R K J S M
« Okt   Des »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: