Warisan Sang Nabi

Pada saatnya nanti. Jauh dimasa depan maka esensi ajaranku akan dilupakan. Yang ada hanya ritual kering yang masih terus dipelihara. Bahkan ritual-ritual itu pada akhirnya menciptakan tuhan-tuhan baru. Tuhan-tuhan yang menjadi harapan bagi mereka-mereka yang terjebak dalam ilusi. Esensi telah dirampas seluruhnya oleh ilusi yang diciptakan oleh ruang dan waktu dari masaku.

Maka pada saatnya nanti. Jauh dimasa depan esensiku akan dan harus kembali pada wujud seorang manusia. Manusia yang berusaha mewujudkan kembali esensi ajaran yang kuajarkan pada kalian sekarang. Manusia itu akan menjalani apa yang kujalani. Semua perlakuan yang aku hadapi saat ini akan dialami olehNya. Segala makian, tuduhan, pertentangan, penolakan, pembunuhan. Tidak ada satu kecuali yang tidak akan dialaminya.

Dan seperti saat ini yang kualami, maka hanya orang-orang yang beruntunglah yang dapat menyadari keagungannya. Menyadari esensiku yang ada dalam diri manusia agung itu. Mereka itu orang-orang beruntung seperti kalian yang mau mendengarkanku. Dan seperti saat ini, dimana lebih banyak yang tidak mau menyadari apa yang aku ajarkan. Maka begitu pulalah yang akan dialami manusia esensiku di masa depan.

Sebuah keniscayaan, semua itu akan terjadi. Maka aku nasihatkan kepadamu agar jangan sekalipun melupakan ajaran ini. Ini adalah warisan yang sangat berharga bagi generasi jauh setelahmu. Wariskanlah ajaran ini pada masa depan. Semua manusia yang masih mengetahui ajaran ini akan menjadi sahabat yang sangat berharga bagi manusia esensiku di masa depan. Seperti kalian para sahabatku yang begitu berharga bagiku saat ini. Para sahabatku yang mewarisi ilmu dari manusia esensiku dimasa lalu.

Dalam lintasan waktu, Jakarta
Ketika bisikan wahyu menghampiri

51 Tanggapan ke “Warisan Sang Nabi”


  1. 1 goop Mei 21, 2009 pukul 8:02 pm

    OOT
    untunglah ngga salah menjadi ‘dalam lipatan waktu’ :D
    ntar tak tuntut -halah!-

  2. 3 Ferry ZK Mei 22, 2009 pukul 3:28 pm

    “hooooooongggggggg” *komat-kamit, bakar menyan, sebarkan kembang 7 rupa…. *

  3. 5 agiek Mei 22, 2009 pukul 5:01 pm

    hehehe membaca yang ini, somehow membuat saya merasa bahwa kang dana kok jauh lebih muslim daripada saya yang ada tulisan “islam” di kolom agama ktpnya..

    inspiratif +1

  4. 7 Lumiere Mei 22, 2009 pukul 5:22 pm

    Yah, saat umat lebih terpengaruh melihat perbedaan warna-warni bungkus, saat itu umat lupa untuk apa sesungguhnya Tuhan kirimkan rasulnya :)

    well, rupanya mood-mu buat nulis sudah kembali, senangnya bisa berguru lagi.

  5. 12 Godam Mei 23, 2009 pukul 11:01 pm

    Semoga keselamatan, berkah dan rahmat Allah bagi Sang Nabi, para keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikutinya, dan bagi kita semua.

  6. 14 godamn Mei 24, 2009 pukul 1:12 am

    Rindu aku padamu… ya Rosul…
    Rindu tiada berperi…
    Berabad jarak darimu ya Rosul…
    Seakan engkau di sini…

    *musik : BIMBO
    Lirik : Taufik Ismail

    yah capek juga kerja tuh…
    besok mulai field break…

    Kang… bikin puisi lagi dong… kayak dulu lagi… dulu kan ada blog lain punya akang khusus puisi ma bahasan keseharian… mayan baca-baca… jenuh nih…

    dah ah.. mo bobo dulu… met malem…

  7. 16 zal Mei 24, 2009 pukul 1:31 am

    ::lha warisannya dah dibagi belum silih…???..

  8. 18 co-that Mei 24, 2009 pukul 3:50 pm

    horee kang Dana udah kembali…

    aku dapet “warisan” Beliau gak ya?? *berharap*

  9. 21 godamn Mei 25, 2009 pukul 12:38 am

    Tuanku…
    Sejukanlah hatiku…
    Sejukanlah hatiku…

    Katakanlah apa yang ingin kau katakan…
    dan aku akan mendengarkan…
    bernyanyilah untukku dan bahagiakanlah hatiku…

    ajarlah aku menari..
    supaya bisa selaras irama dan gerak..
    sungguh…
    aku sangat ingin menari bersama semesta…

  10. 23 Tito Mei 25, 2009 pukul 9:15 pm

    ah sesat ini! Nabi mana yang pernah ngucapin hal itu :P
    *literalis mode: ON*

  11. 25 Jarar Siahaan Mei 26, 2009 pukul 8:15 pm

    lae dana lingga,
    di ktp-ku juga tertulis islam.

    seperti lae lihat selama ini, aku juga sering menulis hal-hal baik dari agama selain islam, misalnya buddha dan kristen. aku sering mendapat email dari pembaca blogku: anda itu sebenarnya beragama apa sih?

    dulu kujawab tegas: islam.

    sekarang, kalau masih ada yang tanya, kujawab lebih tegas lagi: aku ISLAM KTP.

    hanya sedikit yang paham. sungguh menyedihkan melihat kita bangsa yang mengaku beragama ini.

  12. 26 reallylife Mei 28, 2009 pukul 9:28 pm

    semoga warisan itu adalah warisan yang baik
    hem, dah lama ngga mampir ke blog kang lingga, kangen aku

  13. 27 Iman Brotoseno Mei 29, 2009 pukul 5:49 am

    warisan yang paling penting bahwa agama adalah universal ??
    * dirajam fanatikus

  14. 28 kentus Mei 31, 2009 pukul 10:06 pm

    Perdana, sesat anda!
    Smoga anda diampuni.
    Hehe

  15. 29 frozen Juni 1, 2009 pukul 7:41 pm

    tercatat ada delapan kali kata “esensi” disebut. b-)

    *kipas-kipasin diri, pertanda GR mode ON*

  16. 30 kentus Juni 2, 2009 pukul 7:44 pm

    Kang dana, pernahkah berfikir knapa tidak bisa spt sang esensi yg memberikan hal yg luar biasa shnga smuanya terlihat jelas.
    Toh pada dasarnya kita dan dia sama.

    Thanks

  17. 31 aritonangjr Juni 9, 2009 pukul 8:25 pm

    itulah tanda …
    bahwa memang benar, Hari yang dijanjikan itu akan datang…
    akankah kita bahagia karenanya?
    atau malah menangis karenanya?
    karena apa yang diwasiatkannya benar benar terjadi…….

  18. 32 KangBoed Juni 11, 2009 pukul 1:49 pm

    Betuuuuul… hatiku berteriak… *kaget Mode ON*… inilah keadaan kita sekarang ini… berjalan… bergerak… dalam kekosongan jiwa… dalam angan angan yang melambung lambung sebesar balon udara… sedangkan kita mulai melupakan sahabat sejati kita yaitu hati nurani kita sendiri… hmm… yayaya… merekalah Zombie Zombie alias Mayat Mayat Hidup yang bergentayangaaaan…

    awaaaaas… berhati hatilah !!!… Zombie Zombie dan Mayat Mayat Hidup sudah menguasai Kota desa dan segala penjuru… JANGAN sampai kita tergigit… dan terkena VIRUS sehingga kita menjadi seperti Mayat Mayat Hidup juga…

    Salam Sayang

  19. 33 mamas86 Juni 14, 2009 pukul 7:57 am

    OK deh saya akan ingat-ingat ini…. :mrgreen:

  20. 34 Santri Gundhul Juni 14, 2009 pukul 10:45 pm

    Kang DANA,

    Lah AJARANNYA mana…???
    Bagaimana aku bisa terapkan, bagaimana bisa aku lupakan???
    Wong AJARANNYA belon dikasih….kaks..kaks…

    Nggelesod nunggu WANGSIT

  21. 35 adi isa Juni 21, 2009 pukul 9:45 am

    nggak tau, sapa nih yang lagi diomongin

  22. 36 zsheefa Juni 22, 2009 pukul 3:05 pm

    waaah bukannya sulit utk mencari yg esensi itu kang, laksana mencari jarum ditumpukan jerami??
    mungkin dari pada ga dapat durennya kulitnya aja gapapalah ketimbang ga ada

  23. 37 Santri Gundhul Juni 24, 2009 pukul 7:27 am

    Wah..Kang Dana gi kemana yah????

  24. 38 Ersis Warmansyah Abbas Juni 28, 2009 pukul 3:50 pm

    Sajian serius … menikmati. Makasih

  25. 39 Asiana Juli 3, 2009 pukul 5:51 pm

    Tulisan2 yg mencerahkan…
    memang, esensi lebih penting ketimbang ritual belaka ;)

  26. 40 lovepassword Juli 5, 2009 pukul 6:30 am

    Ajaranku tuh ajarannya siapa sih? Bingung juga aku. Ajarin dong

  27. 41 Fietria Agustus 13, 2009 pukul 8:33 am

    Ajaran nabi memang telah banyak yang diselewengkan. Yang dulunya tauhid menjadi penyembah berhala, merubah alkitab dan merubah hadis.
    Mana nih tuan rumahnya? Kok belum update?

  28. 42 Ibeng Agustus 13, 2009 pukul 9:24 am

    Gue kira2 kebagian gak yah..! ntu warisan. coz gue butuh duit banget,buat byr kontrakan.

  29. 43 KangBoed Agustus 19, 2009 pukul 11:33 pm

    Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  30. 45 opie September 14, 2009 pukul 2:20 pm

    ah ga usahlah cari yang susahnya yg gampang aja diambil

  31. 46 Nafs September 16, 2009 pukul 5:12 am

    …Hmmm telah hilang kedalaman kajianmu Bro’

  32. 47 Wan September 16, 2009 pukul 11:37 pm

    Alquran bukanlah perkataan para penyair,atau imajinasi para filosop.
    buat bang dana pelajari alquran dengan baik.tidak usah di buat bias.
    Dengan istilah-istilah ente,yang membuat ente sendiri bingung.

  33. 49 ahamughny Oktober 14, 2009 pukul 8:54 pm

    lam kenal….
    kok saya baru ngedetek y,ada blog kaya gini zaman sekarang.teruskan y jangan berhenti di bulan mei ja……
    kalo mau mampir dan ajarin juga blog saya

  34. 50 asepsaiba Oktober 24, 2009 pukul 7:24 pm

    Salam kenal.. Tulisannya bagus mas…

  35. 51 nafs Oktober 29, 2009 pukul 11:52 am

    kemana ya kang dana


Tinggalkan Balasan




Menyiasati Jalan Hidup

AKU

Bermakna

Tanah Karo Simalem

Tanggalan

Mei 2009
S S R K J S M
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Jejak Langkahku

counter

AddThis Social Bookmark Button