Pada saatnya nanti. Jauh dimasa depan maka esensi ajaranku akan dilupakan. Yang ada hanya ritual kering yang masih terus dipelihara. Bahkan ritual-ritual itu pada akhirnya menciptakan tuhan-tuhan baru. Tuhan-tuhan yang menjadi harapan bagi mereka-mereka yang terjebak dalam ilusi. Esensi telah dirampas seluruhnya oleh ilusi yang diciptakan oleh ruang dan waktu dari masaku.
Maka pada saatnya nanti. Jauh dimasa depan esensiku akan dan harus kembali pada wujud seorang manusia. Manusia yang berusaha mewujudkan kembali esensi ajaran yang kuajarkan pada kalian sekarang. Manusia itu akan menjalani apa yang kujalani. Semua perlakuan yang aku hadapi saat ini akan dialami olehNya. Segala makian, tuduhan, pertentangan, penolakan, pembunuhan. Tidak ada satu kecuali yang tidak akan dialaminya.
Dan seperti saat ini yang kualami, maka hanya orang-orang yang beruntunglah yang dapat menyadari keagungannya. Menyadari esensiku yang ada dalam diri manusia agung itu. Mereka itu orang-orang beruntung seperti kalian yang mau mendengarkanku. Dan seperti saat ini, dimana lebih banyak yang tidak mau menyadari apa yang aku ajarkan. Maka begitu pulalah yang akan dialami manusia esensiku di masa depan.
Sebuah keniscayaan, semua itu akan terjadi. Maka aku nasihatkan kepadamu agar jangan sekalipun melupakan ajaran ini. Ini adalah warisan yang sangat berharga bagi generasi jauh setelahmu. Wariskanlah ajaran ini pada masa depan. Semua manusia yang masih mengetahui ajaran ini akan menjadi sahabat yang sangat berharga bagi manusia esensiku di masa depan. Seperti kalian para sahabatku yang begitu berharga bagiku saat ini. Para sahabatku yang mewarisi ilmu dari manusia esensiku dimasa lalu.
Dalam lintasan waktu, Jakarta
Ketika bisikan wahyu menghampiri



OOT
untunglah ngga salah menjadi ‘dalam lipatan waktu’
ntar tak tuntut -halah!-
halah.
“hooooooongggggggg” *komat-kamit, bakar menyan, sebarkan kembang 7 rupa…. *
*bakar dupa*
hehehe membaca yang ini, somehow membuat saya merasa bahwa kang dana kok jauh lebih muslim daripada saya yang ada tulisan “islam” di kolom agama ktpnya..
inspiratif +1
kan Islam bukan di label.
Yah, saat umat lebih terpengaruh melihat perbedaan warna-warni bungkus, saat itu umat lupa untuk apa sesungguhnya Tuhan kirimkan rasulnya
well, rupanya mood-mu buat nulis sudah kembali, senangnya bisa berguru lagi.
Belon sepenuhnya balik.
inspiratif +1
user di politikana apa?
rahasia ah… gak di kolom komentar deh.
Semoga keselamatan, berkah dan rahmat Allah bagi Sang Nabi, para keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikutinya, dan bagi kita semua.
amin.
Rindu aku padamu… ya Rosul…
Rindu tiada berperi…
Berabad jarak darimu ya Rosul…
Seakan engkau di sini…
*musik : BIMBO
Lirik : Taufik Ismail
yah capek juga kerja tuh…
besok mulai field break…
Kang… bikin puisi lagi dong… kayak dulu lagi… dulu kan ada blog lain punya akang khusus puisi ma bahasan keseharian… mayan baca-baca… jenuh nih…
dah ah.. mo bobo dulu… met malem…
*ikut nyanyi*
::lha warisannya dah dibagi belum silih…???..
lah, selama ini kan dah dibagi.
horee kang Dana udah kembali…
aku dapet “warisan” Beliau gak ya?? *berharap*
moga-moba nggak keabisan.
gpp deh kehabisan dari Beliau, masih banyak yang lebih membutuhkan
tar nunggu warisan dari kang dana aja
Tuanku…
Sejukanlah hatiku…
Sejukanlah hatiku…
Katakanlah apa yang ingin kau katakan…
dan aku akan mendengarkan…
bernyanyilah untukku dan bahagiakanlah hatiku…
ajarlah aku menari..
supaya bisa selaras irama dan gerak..
sungguh…
aku sangat ingin menari bersama semesta…
bersama gemerincing meteor…..
dalam pelukan sang galaksi…
…dan bintang-bintangpun tersenyum iri..
ah sesat ini! Nabi mana yang pernah ngucapin hal itu
*literalis mode: ON*
lupa saya.
lae dana lingga,
di ktp-ku juga tertulis islam.
seperti lae lihat selama ini, aku juga sering menulis hal-hal baik dari agama selain islam, misalnya buddha dan kristen. aku sering mendapat email dari pembaca blogku: anda itu sebenarnya beragama apa sih?
dulu kujawab tegas: islam.
sekarang, kalau masih ada yang tanya, kujawab lebih tegas lagi: aku ISLAM KTP.
hanya sedikit yang paham. sungguh menyedihkan melihat kita bangsa yang mengaku beragama ini.
semoga warisan itu adalah warisan yang baik
hem, dah lama ngga mampir ke blog kang lingga, kangen aku
warisan yang paling penting bahwa agama adalah universal ??
* dirajam fanatikus
Perdana, sesat anda!
Smoga anda diampuni.
Hehe
tercatat ada delapan kali kata “esensi” disebut. b-)
*kipas-kipasin diri, pertanda GR mode ON*
Kang dana, pernahkah berfikir knapa tidak bisa spt sang esensi yg memberikan hal yg luar biasa shnga smuanya terlihat jelas.
Toh pada dasarnya kita dan dia sama.
Thanks
itulah tanda …
bahwa memang benar, Hari yang dijanjikan itu akan datang…
akankah kita bahagia karenanya?
atau malah menangis karenanya?
karena apa yang diwasiatkannya benar benar terjadi…….
Betuuuuul… hatiku berteriak… *kaget Mode ON*… inilah keadaan kita sekarang ini… berjalan… bergerak… dalam kekosongan jiwa… dalam angan angan yang melambung lambung sebesar balon udara… sedangkan kita mulai melupakan sahabat sejati kita yaitu hati nurani kita sendiri… hmm… yayaya… merekalah Zombie Zombie alias Mayat Mayat Hidup yang bergentayangaaaan…
awaaaaas… berhati hatilah !!!… Zombie Zombie dan Mayat Mayat Hidup sudah menguasai Kota desa dan segala penjuru… JANGAN sampai kita tergigit… dan terkena VIRUS sehingga kita menjadi seperti Mayat Mayat Hidup juga…
Salam Sayang
OK deh saya akan ingat-ingat ini….
Kang DANA,
Lah AJARANNYA mana…???
Bagaimana aku bisa terapkan, bagaimana bisa aku lupakan???
Wong AJARANNYA belon dikasih….kaks..kaks…
Nggelesod nunggu WANGSIT
nggak tau, sapa nih yang lagi diomongin
waaah bukannya sulit utk mencari yg esensi itu kang, laksana mencari jarum ditumpukan jerami??
mungkin dari pada ga dapat durennya kulitnya aja gapapalah ketimbang ga ada
Wah..Kang Dana gi kemana yah????
Sajian serius … menikmati. Makasih
Tulisan2 yg mencerahkan…
memang, esensi lebih penting ketimbang ritual belaka
Ajaranku tuh ajarannya siapa sih? Bingung juga aku. Ajarin dong
Ajaran nabi memang telah banyak yang diselewengkan. Yang dulunya tauhid menjadi penyembah berhala, merubah alkitab dan merubah hadis.
Mana nih tuan rumahnya? Kok belum update?
Gue kira2 kebagian gak yah..! ntu warisan. coz gue butuh duit banget,buat byr kontrakan.
Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Jiwa yang Tenang
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll
update
ah ga usahlah cari yang susahnya yg gampang aja diambil
…Hmmm telah hilang kedalaman kajianmu Bro’
Alquran bukanlah perkataan para penyair,atau imajinasi para filosop.
buat bang dana pelajari alquran dengan baik.tidak usah di buat bias.
Dengan istilah-istilah ente,yang membuat ente sendiri bingung.
Salam Kenal
lam kenal….
kok saya baru ngedetek y,ada blog kaya gini zaman sekarang.teruskan y jangan berhenti di bulan mei ja……
kalo mau mampir dan ajarin juga blog saya
Salam kenal.. Tulisannya bagus mas…
kemana ya kang dana