Tidak Ku Lihat Cinta Itu

 

di sudut kota jakarta ,
kutemui seorang wanita yang sakit karena cinta,
tapi aku tidak mengerti, kenapa cinta bisa sakit,
sebab jika bikin sakit di manakah cinta itu?

It’s compicated desahnya, tetep aja aku tidak mengerti,
kenapa bisa rumit, padahal cinta itu sederhana.

Kami terlalu berbeda bisiknya,aku makin tidak paham,
karena seharusnya cinta menyatukan perbedaan.

Ya, tapi sudahlah, semua telah berlalu tegasnya,
yah kali ini aku sangat paham dan mengerti,
sebab memang tidak kulihat ada cinta.

28 Responses to “Tidak Ku Lihat Cinta Itu”


  1. 1 caterpillar Juli 16, 2007 pukul 7:20 pm

    Oh Danalingga di kota mana kau berada ?

  2. 2 watonist Juli 16, 2007 pukul 7:40 pm

    lebih enakan mana “mencinta” dengan “dicinta” ?? knapa ??

  3. 3 danalingga Juli 16, 2007 pukul 8:33 pm

    @catepillar

    di jakarta teman, kenapa mau ntraktir?πŸ˜†

    @watonist

    lebih enak mencinta dan di cinta.πŸ˜†

  4. 4 zal Juli 17, 2007 pukul 12:33 pm

    @watonist
    kayaknya lebih enak dicinta…,
    sebab Sang Pencinta kenal dengan yg dicinta…
    sedang yang mencinta…bisa tahu aja engga…apalagi…

  5. 5 watonist Juli 17, 2007 pukul 2:07 pm

    @danalingga
    hahaha … saran yang menyebalkan *katanya geddoe*πŸ˜€

    @zal
    horeyy … akhirnya dapet musuhπŸ˜€

    kalau menurut saya … lebih enakan mencintaπŸ˜›

  6. 6 zal Juli 17, 2007 pukul 3:05 pm

    @watonist…yo ngge musuhanlah rek….
    lha yang mencintai dan yg dicintai sama aja…aku engga ikutan koq…

  7. 7 danalingga Juli 17, 2007 pukul 7:19 pm

    @watonist & @zal

    saya tidak berpanjang panjang kata, saya lihat baik mencinta dan dicinta itu intinya adalah cinta. Begitu kira-kira.:mrgreen:

  8. 8 Rizma Juli 17, 2007 pukul 7:25 pm

    Ma udah bilang sama Dana kan Ma suka banget puisi ini,,πŸ™‚
    dibaca lagi,, suka lagi,,πŸ˜€

  9. 9 danalingga Juli 17, 2007 pukul 8:06 pm

    Wah Ma, makasih ya. *jadi terbang ke langit ke 7*

  10. 10 watonist Juli 19, 2007 pukul 1:40 pm

    @zal
    apa alasan saya lebih memilih “mencinta” ?? mencinta itu … menunjukkan eksistensi kita.
    dalam hal ini saya setuju dengan “cogito ergo sum” nya descartes. artinya “kita” ini satu entitas yang “nyata”. secara “fisik” (yang bisa kita ukur sampai dengan saat ini) kita ini apa sih selain kumpulan-kumpulan partikel yang berenang-renang di samudera ether, tetapi bagaimana kita tahu kita “ada”, ya … dengan me “rasa”.

    *banyak banget tanda petiknya yah, sorry deh …πŸ˜€ *

    lantas kenapa ketika “cinta tak berbalas” terasa menyakitkan ??
    ehm … “cinta tak berbalas”, berlagu (maksudnya kayak yang di lagu-laguin) banget yahπŸ˜€
    jawabannya … karena dalam hal tersebut terkandung juga (secara dominan maupun tidak) “cinta” pada diri sendiri, istilah kerennya “aku mencintaimu karena aku mencintaiku”, kalau dteruskan lagi “lha kok ya kebetulannya … diri ini kok ‘seneng’ banget melihat senyumanmu (misalnya) dst …”. *malah nggladrah*πŸ˜€

  11. 11 watonist Juli 19, 2007 pukul 1:45 pm

    ralat

    artinya β€œkita” ini satu entitas yang β€œnyata”.

    harusnya

    maksudnya … bagaimana β€œkita” ini menjadi satu entitas yang β€œnyata”.

    *masih kurang pas, tapi nggak apa-apalah*πŸ™‚

  12. 12 zal Juli 19, 2007 pukul 6:03 pm

    @watonist

    maksudnya kita memang satu entitas yg nyata, namun tidak selalu ternyatakan kali ya….

  13. 13 danalingga Juli 19, 2007 pukul 9:25 pm

    @zal & watonist

    Jadi dah melihat cinta itu ya? dimanakah?:mrgreen:

  14. 14 Rizma Juli 19, 2007 pukul 9:52 pm

    kok kayanya Ma satu satunya yang mikir ini puisi gamblang tentang cerita sehari hari ya,,
    *pulang karena ga ngerti sendiri*

  15. 15 danalingga Juli 19, 2007 pukul 10:30 pm

    alah Ma, ini puisi emang gamblang kok , wong inspirasinya juga dari kisah nyata seorang teman saya.πŸ˜‰

    Tapi dasar aja tuh si zal ama watonist ingin melihat secara tidak biasa.:mrgreen:

  16. 16 zal Juli 19, 2007 pukul 11:51 pm

    ma..engga usah difikirin, direnungkan aja…
    kalau difikirin, biasanya terselip beragam jawaban…
    biasanya kalau direnungkan…coba sendirilah…

    *tapi apa ma pura-pura engga ngerti…atau..ngerti tapi pura-pura…atau ngerti…pura..pura…eh aku koq jadi mikir…*

  17. 17 watonist Juli 20, 2007 pukul 7:59 am

    maksudnya kita memang satu entitas yg nyata, namun tidak selalu ternyatakan kali ya….

    ya ya … begitu juga bisa, kayaknya bisa lebih masukπŸ™‚

    Jadi dah melihat cinta itu ya? dimanakah?

    “secara diri ini” … semoga, “di sini”

    kok kayanya Ma satu satunya yang mikir ini puisi gamblang tentang cerita sehari hari ya,,

    bener tuh kata dana, atau istilahnya “diri ini saja yang suka nyari gara-gara”, hehehe ….

  18. 19 Rizma Juli 22, 2007 pukul 9:19 pm

    aah,, bingung,,
    pokoknya Ma suka banget puisi yang ini,, buktinya ampe dateng ke sini mulu nih,,πŸ˜›

  19. 20 watonist Juli 23, 2007 pukul 1:17 am

    wekekekee …πŸ˜€
    *jadi curiga*

  20. 21 danalingga Juli 23, 2007 pukul 6:03 pm

    @Rizma

    jangan bingung, ndak ada gunanya itu.πŸ˜›

    @watonist

    curiga apaan nih?πŸ˜†

  21. 22 Rizma Juli 23, 2007 pukul 10:28 pm

    @ Watonis
    weits,, curiga napa nih mas??πŸ˜•

  22. 23 watonist Juli 24, 2007 pukul 5:14 pm

    @danalingga
    ada dech …πŸ˜€

    @Rizma
    ya curiga aja lihat ma seneng banget sama cerita “wanita yang sakit karena cinta”.πŸ˜€
    lagi terobsesi sama “sakit” nya ?? atau sama “cinta” nya ??

  23. 24 danalingga Juli 27, 2007 pukul 8:04 pm

    hem… emang patut di curigain tuh.πŸ˜†

  24. 25 Ma yang lagi seneng banggeeett!! Juli 27, 2007 pukul 11:26 pm

    @watonis
    ahahahahaha,, kalo masalah obsesi sama cinta,, Ma baru baru ini ngelewatinnya,, seneng banget lho,, lega gitu jadinya,,πŸ˜€

    tapi kalo ditanya gitu,, iya kali ya?? tapi sama apa?? bingung sendiri,,πŸ˜•

  25. 26 Somba Mual Februari 18, 2008 pukul 3:19 pm

    puisi ini seperti mengejekku. salam kenal, ternyata selalu ada pertemuan.

  26. 27 danalingga Februari 18, 2008 pukul 5:02 pm

    Salam kenal, dan tidak bermaksud mengejek.πŸ˜€


  1. 1 Tidak Ku Lihat Cinta Itu « HibiniuMeiJiku Lacak balik pada Januari 6, 2013 pukul 9:35 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Juni 2007
S S R K J S M
    Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: