Ritual Agama : gitu aja kok repot ???

 

Agama sebuah kata yang sudah tidak asing lagi bagi manusia, apalagi di bumi Indonesia yang katanya religius. Dan jika ada agama tentu ada tindak laku melaksanakan agama tersebut, yang di sebut beragama. Dan selama ini kadang sepertinya beragama itu menjadi begitu rumit, harus sholatlah, harus ibadahlah, harus di tempat ibadahlah, harus menyisihkan penghasilah sekian prosenla (kek pajak aja), harus memakai pakaian tertentulah, dll aturanlah lagi. Sebenarnya apakah jika melakukan semua aturan ritual agama tersebut, dapat di sebut telah beragama?

Nah saya ingin membahas apa itu beragama dari sudut pandang saya. Menurut saya beragama itu bukan dilihat dari apakah anda telah melakukan aturan ritual agama. Misalnya seperti sholat, puasa, ibadah, berdoa, naik haji, ziarah, mengaku dosa, sembahyang. Juga bukan karena telah melakukan aturan ritual sesuai saran yang merasa pemilik tokoh agama, maka anda sudah di sebut beragama. Jangan sampai agama anda di tuduh agama hipokrit  hanya karena tingkah laku anda tidak mencerminkan orang yang beragama.😆

Beragama itu seharusnya dilihat melalui tingkah laku dalam menjalani kehidupan ini. Misalnya jika anda beragama Islam, maka apakah anda sudah menjadi rahmat bagi sekitar, dan jika anda Kristen, apakah anda telah menimbulkan kasih, dan bukan malah benci? Begitu juga dengan agama lain, apakah anda telah berhasil mencapai apa yang seharusnya di capai dari agama anda? Jika jawabannya sudah maka layaklah anda di sebut sebagai orang beragama, walaupun misalnya anda tidak menjalankan ritual seperti yang di bilang yang merasa pemilik tokoh agama tersebut.

Jadi yang menentukan apakah anda telah beragama adalah tingkah laku dalam menjalani kehidupan, bukan kegiatan melakukan aturan ritual agama. Sebab tentu saja anda belum beragama jika masih korupsi, menipu, membunuh, dll lagi tindakan yang tentu di larang oleh agama anda, walau anda misalnya rajin ibadah, rajin mengaji, rajin berderma, rajin mengutip ayat suci di sela sela ucapan, berpakaian seperti orang suci.

Jadi persetanlah dengan semua ritual agama itu , jika tanpa itupun anda telah dapat mencapai apa yang hendak dihasilkan oleh agama tersebut dari umatnya. Anda tetap telah beragama kok.    Walau sih tentu ada saran menyebalkan  seperti : kan paling baik ritual di jalankan, dan tingkah lakunya juga mencerminkan agama. Bah!!!! 👿

52 Responses to “<strike>Ritual</strike> Agama : gitu aja kok repot ???”


  1. 1 danalingga November 19, 2007 pukul 8:18 pm

    Kalo dalam prakteknya nggak, berarti ada yang salah dari cara beragama itu.😀

  2. 2 dr.Adhika November 11, 2008 pukul 1:56 pm

    menarik…coba yuk baca bukunya bertrand russel: bertuhan tanpa agama


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Juli 2007
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: