Kitab Yang Dianggap Suci

 

Setiap agama pasti memiliki apa yang di sebut sebagai kitab suci itu. Kitab suci di sini bisa diartikan sebagai buku yang dianggap suci karena sebagi akibat dari diklaimnya isi kitab tersebut sebagai perkataan Tuhan. Entah kenapa klaim bahwa itu perkataan Tuhan bisa muncul? Apa mungkin karena di dalamnya ada tulisan yang menyebutkan inilah firman Tuhan, inilah kata Tuhan, dll lagi tulisan yang mencatut namaTuhan. Tapi sebenarnya ndak masalah juga sih, toh tentunya tidak ada satu ayatpun yang mengajak untuk melakukan kejahatan , kecuali jika memang salah paham terhadap ayat ayatnya😉

kitab
sebuah kitab

Namun sebaiknya perlu kita telaah kembali bahwa apa yang kita sebut sebagai kitab suci itu hanyalah sebuah buku yang berisi tulisan manusia tentang apa yang dia pahami tentang pesan Tuhan baik secara langsung dari sumbernya ataupun yang dia lihat melalui kehidupan utusanNya. Jadi mau nggak mau kitab yang di anggap suci itu tentu ada nilai subjektifnya. Minimal merupakan bentuk usaha memanusiakan bahasa Tuhan. Tapi para penganut agama biasanya langsung saja mengambil gampangnya kalo kitab itu adalah suci karena merupakan perkataan Tuhan dan tidak perlu di telaah lagi. Sungguh sebuah pikiran yang menyesatkan saya kira, sebab ketika bahasa Tuhan telah di manusiakan tentu menjadi tidak mutlak lagi. Diperlukan kearifan (tafsiran) dalam menangkap makna yang sebenarnya.

Dan semua kitab suci agama ya seperti begitu, tidak terkecuali AQ yang katanya sih langsung dari Tuhan dan terjaga keasliannya. Toh itu hanya sekedar klaim yang ada di kitab itu sendiri toh. Semacam logika silkular sih kalo menurutku.😉 Jadi kitab inipun sebagai usaha memanusiakan bahasa Tuhan dan di tuliskan oleh manusia. Dan bukankah kitab agama lain juga dianggap oleh penganutnya sebagai langsung dari Tuhan juga. Itu kan hanya sebatas keyakinan aja semuanya. Jadi kalo dalam pandangan saya semua kitab suci dari agama agama yang ada itu mengandung nilai subjekfitas dari yang menuliskan. Subjektifitas di sini adalah bahwa isi kitab suci itu merupakan cara pandang si “penulis” menerjemahkan bahasa Tuhan ke bahasa manusia.

Jadi janganlah terlalu mensucikan kitab-kitab yang dianggap suci itu, sehingga seolah olah menjadi Tuhan itu sendiri. Dan lantas mengharamkan untuk mempunyai pemahaman sendiri tentang ayat-ayatnya. Sebab yang suci itu tentu hanyalah sumbernya yakni Tuhan itu sendiri. Dan juga jika ada kejadian penghinaan sebuah kitab suci  , kita bisa tetap berkepala dingin, ndak langsung dibakar emosi toh.

Oh iya satu cara yang menurut saya jitu untuk memahami apa yang di maksud Tuhan sebenarnya akan ayat-ayat di kitab suci tersebut, adalah dengan mengenalnya terlebih dahulu. Sebab dengan mengenalNya tentu kita akan menjadi bisa mengartikan ayat ayat tersebut dengan lebih tepat. Jika belum mengenalnya , bagaimana mungkin kita yakin telah benar mengambil makna?

Tapi kan supaya bisa mengenalnya harus dari kitab suci?

Nah itu tidak terlalu benar menurut saya, sebenarnya mengenalNya bisa dari mana aja. Wong alam ini adalah kitab sucinya juga toh, asal kita paham membacanya. Tapi jangan ragu jangan bimbang, kita tetap bisa mengenalNya dari kitab suci yang tertulis maupun yang tidak tertulis. Hanya mungkin di butuhkan seorang guru yang telah mengenal Tuhan terlebih dahulu untuk membimbing kita.:mrgreen: Agar jangan sampai kita salah mengartikan isi kitab suci, alih alih bisa mengenal Tuhan, malah kita bisa berubah jadi Iblis  .😀

Lagian jika gurunya belum mengenal Tuhan, tapi mengajari tentang Tuhan, bukankah itu sama saja seperti orang buta membimbing orang buta? Bisa bisa saya malah jadi musryik karena hanya berimajinasi saja.😆 Dalam hal ini mengenal Tuhan  benar benar mengenalnya bukan hanya merasa  . Dan semoga pada akhirnya kita tidak hanya sibuk mensucikan sebuah kitab, melainkan dapat mengambil ilmu yang terkandung di dalam kitab yang di anggap suci itu. Jika dah bisa menyerap segala ilmunya, tentunya ndak perlu meraba raba lagi bagaimana ya saya se juta tahun ke depan.😛

note :

sumber penculikan gambar di sini.

105 Responses to “Kitab Yang Dianggap Suci”


  1. 1 danalingga September 1, 2007 pukul 9:25 pm

    halah, ngebet banget sih zal.😛

    Suma itu kalo nggak salah singkatan dari supreme master. Untuk lebih pastinya silahkan nanya langsung ke centernya di kota terdekat, mayan tuh biasanya dapet makan vegetarian gratisan.😀

  2. 2 zal September 1, 2007 pukul 10:19 pm

    ::nah…sekarang aku sudah mengenalinya…. 😆

  3. 3 danalingga September 2, 2007 pukul 8:41 am

    selamat berkenalan jika begitu.😀

  4. 4 HIL September 3, 2007 pukul 3:08 pm

    hahaha…kok anda masih persoalin kitab suci? hhmmmmm….dah kadaluarsa bung….

  5. 5 danalingga September 3, 2007 pukul 3:14 pm

    wah ternyata kitab suci itu dah pada kadaluarsa ya? Baru tahu saya.😆


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: