Godbless Facism ???

 

Kupersembahkan lirik lagu dari Homicide kepada para fasis di negeri ini, terutama fasis dengan label agama. Dan masih dalam suasana semangat kemerdekaan negeri ini, maka harapan saya agar negeri tercinta ini bisa benar benar terbebas dari fasis, terutama yang berlabel agama. Merdeka!!!

Puritan by Homicide
 

/adalah bagaimana manusia menyebut nama tuhannya : “tebas lehernya dahulu baru beri dia kesempatan untuk bertanya”
/ pastikan setiap tema legitimasi agama seperti hak cipta
/ supaya dapat kucuci seluruh kesucianmu dengan sperma
/ persetan dengan Surga® sejak parameter pahala
/ diukur dengan seberapa banyak kepala yang kau pisahkan dengan nyawa
/ kini leherku-lah yang membuat golokmu tertawa
/ target operasi di antara segudang fasis seperti FBR di Karbala
/ karena aku adalah libido kemarahanmu yang terangsang dalam genangan darah
/ selangkangan Shanty jika kau menyebut parang bagian dari dakwah
/ melahap dunia menjadi pertandingan sepakbola
/ penuh suporter yang siap membunuh jika papan skor tak sesuai selera
/ para manusia-unggul warisan Pekan Orientasi Mahasiswa
/ paranoia statistika agama, wacana-phobia ala F.A.K
/ B-A-K-I-N tak pernah bubar, mewujud dalam nafas cultural
/ persis wakil parlemen yang kau coblos dan kau tuntut bubar
/ partai bisa ular, belukar liberal
/ Gengis Khan mana yang coba definisikan moral
/ persetankan argumentasi membakar bara masalah
/ dengan kunci pembuka monopoli anti-dialektika komprehensi satu bahasa
/ instruksi air raksa mereduksi puisi hingga level yang paling fatal
/ kehilangan amunisi, sakral adalah ambisi
/ wadal modernisasi, program labelisasi Abu Jahal
/ distopia yang tak pernah sabar untuk menuai badai

/Untuk setiap kebenaran dan keagungan yang kau bela dengan dakwah
/ dan membuat orang lain mati bersamamu
/ untuk setiap ide yang kalian berangus atas nama surga yang kalian harapkan

/aku bersumpah untuk setiap jengkal markas yang kalian anggap layak bongkar
/ dan setiap buku yang nampak lebih berguna jika terbakar
/ jika setiap hal harus bergerak dalam alurmu yang sakral
/ sampai api terakhir pun, neraka bertukar tempat dengan aspal
/ batalyon pembenci Gommorah sucikan dunia dengan darah
/ menipiskan batas antara kotbah dengan gundukan sampah
/ jika membaca Albert Camus menjadi alasan badan-leher terpisah
/ lawan api dengan api dan biarkan semua rata dengan tanah
/ lubang tai sejarah, memang dunia adalah
/ kakus raksasa nikahi bongkah kranium kerdil berpinak ludah
/ jika idealisme-mu tawaran untuk mengundang surga mampir
/ berikan bendera dan seragammu, kan kubakar sampai arang terakhir
/ sratus kali lebih dangkal dari kolom Atang Ruswita
/ seribu kali lebih busuk dari tajuk majalah Garda
/ untuk semua idiot yang berfikir semua ide dapat berakhir diperapian
/ tak ada dunia yang begitu mudah untuk kalian hitamputihkan
/ mendukung keagungan layak Heidegger mendukung Nazi
/ propaganda basi, wahyu surgawi dengan bau tengik terasi
/ jika suci adalah wajib dan perbedaan harus melenyap
/ maka jawaban atas wahyu parang dan balok adalah bensin, kain dan botol kecap

/ yo, fasis yang baik adalah fasis yang mati
/ fasis yang baik adalah fasis yang mati
/ fasis yang baik adalah fasis yang mati
/ tunggu di ujung jalan yang sama saat kalian mengancam kami

/Kultum Dasamuka
/ dengan atau tanpa label agama
/ fasis tetaplah fasis
/begitu seragam penulisan yang mereka salin

 

Pertama tahu ada lagu ini dari komen Alex  di blognya kopral  tentang sajak malaikat . Begitu mendengar lagu ini saya langsung terhipnotis, sebab isinya bagi saya benar benar mengena untuk negara tercinta ini. Di mana rakyatnya pasti sangat mengutuk kepada fasis fasis yang telah tercatat dalam sejarah, maupun fasis fasis yang sedang mencetak sejarah. Namun tampaknya kita tidak sadar, kalo paham fasisme itu juga tumbuh subur di negara tercinta ini. Sebuah ironi bukan?

  1. Bukankah fasis namanya orang orang yang memberangus apa saja yang tidak sejalan dengan tafsirnya dia?
  2. Bukankah fasis namanya orang orang yang membantai orang orang yang tidak sama dengan agamanya? 
  3. Bukankah fasis namanya orang orang yang mengobrak abrik tempat tempat yang dianggap bakalan meruntuhkan imannya? 
  4. Bukankah fasis namanya orang orang yang hendak membubarkan NKRI demi apa yang disebut pemerintahan agama itu? 
  5. Bukankah fasis namanya orang orang yang meneriakkan nama Tuhan ketika meledakkan bom di tempat yang kau anggap sarang maksiat?
  6. Bukankah fasis namanya orang orang yang merusak diri sendiri dan orang di sekritarnya
  7. Bukankah fasis namanya ….. ?

Heh! Sungguh benar sekali Fasis tetap fasis walau tanpa atau dengan label agama. Dan fasis itu harus mati , biar bisa menjadi baik.
 
 

Note:

Tulisan saya kali ini sepertinya mengandung fallacy  yakni penyederhanaan semua hal yang memuakkan itu sebagai fasis. Tapi untuk kali ini saya mohon agar dapat dimaklumi saja, sebab saya sedang benar benar muak. Ijinkanlah saya menyalurkan kemuakan ini dengan mengambinghitamkan fasis.


78 Responses to “Godbless Facism ???”


  1. 1 deking Agustus 21, 2007 pukul 9:42 pm

    silahkan jika anda mau menunggu kelahiran fasis yang baik, saya menunggu kematian fasis aja deh.

    **************************************
    Hehehehehe akhi salah tangkap:mrgreen:
    Lha ya itu memang maksud komentar saya sebelumnya…
    Bukankah di tulisan oom Dana ada kalimat ini…
    “fasis yang baik adalah fasis yang mati”

    Kan fasis yang baik adalah fasis yang mati jadi maksud saya menunggu kelahiran fasis yang baik ya adalah saya menunggu si fasis itu mati😀

  2. 2 danalingga Agustus 21, 2007 pukul 9:47 pm

    wah akhi sepertinya salah tangkap juga nih.😛

    maksud saya juga sekedar joke sekalian menegaskan komen akhi.😀

  3. 3 yume Agustus 21, 2007 pukul 9:58 pm

    huahhhmmmm
    *numpang nguap doangan*
    *di lempar dana ke partai fasis*
    *dibakar*

  4. 4 danalingga Agustus 21, 2007 pukul 10:07 pm

    arghh👿

    *tendang grace ke sarang fasis*

    ** hem… jangan jangan yumenya fasis nih😆 **

  5. 5 mr lekig Agustus 21, 2007 pukul 11:26 pm

    berat nih.. but, fasis emang harus mati!

  6. 6 Resta Agustus 22, 2007 pukul 12:23 am

    fasis = lazio = musuh roma jadi Forza Roma!!!

  7. 7 Kopral Geddoe Agustus 22, 2007 pukul 12:56 am

    Mari membentuk gerakan fasisme anti fasis…

  8. 8 danalingga Agustus 22, 2007 pukul 11:57 pm

    @mr lekig

    yup, mari kita matikan.

    @resta

    tampaknya agama bola juga dah jadi fanatisme nih.😆

    @kopral

    ogah ah.😛

  9. 9 Suluh Agustus 25, 2007 pukul 9:48 am

    hidup fasis!!!! halah halah halah… hidup dana lingga wae lah!!! merdeka….

  10. 10 danalingga Agustus 25, 2007 pukul 9:51 am

    hidup yang hidup !!!
    Merdeka juga.

  11. 11 awam April 4, 2008 pukul 12:03 am

    jir teu ngarararti uing mah

  12. 13 trizna Mei 3, 2008 pukul 11:39 pm

    sbelum menghina agama lbih baik cari tw dulu ma yg ahli soal agama sbelum menghina agama !!!!
    homicide ok!!!
    tp stelah ada lirik ini
    homicide tai…
    kumpulan mahkluk sok tau ..sok pinter..

  13. 15 trizna Mei 4, 2008 pukul 12:17 am

    biarin dah basi…
    itu saran dari org awam,bodoh kepada orang yang puntar n genius.

  14. 16 trizna Mei 4, 2008 pukul 2:06 am

    bukan kah fasis yang mambantai org bukan seagamanya??? kaum muslim slalu di bantai walaupun di negara mayoritas penduduknya muslim mas..

    bukan kah fasis nama yang memberangus apa yang tidak sejalan dengan tafsirnya???maksudnya fpi?? ormas yang ada sekarng ini??? sentimen..mas
    kok yang disudutkan agamanya bukan individunya..
    hehehe.

    bukankah fasis yang ingin memisahkan diri dari nkri demi mendirikan negara islam maksudnya mass!!!! DARUL ISLAM.. NII..mas.apa ada ayat di al quran yang memerintah kan seperti itu?? politik agama ga bisa di campur adukan mas.. sentimen mas kok yang disudutkan agamanya…

    bukankah fasis yang meneriakan nama tuhan ketika sedang meledakan sarang maksiat..
    di al quran gaa di ajarkan mas.. masalah meledakan bom di tempat sarang maksiat.. sentimen mas masih menyudutkan agama???

    bukan kah fasis yang merusak diri dan agamanya! maksudnya!???

    bukankah fasis yang mengobrak ngabrik tempat yang di anggap akan meruntuhkan keimananYa.. fpi maksudnya??? al quran ga mengajarkan seperti itu mas.

    BUKANKAH FASIS YANG MENJELEK-JELEKAN AGAMA TANPA ALASAN YANG JELAS..

  15. 17 danalingga Mei 4, 2008 pukul 10:00 am

    Mbok ya kepala dingin lah. Itu lagu kan memang menyindir yang anda sebutkan itu. Kan sudah jelas saya tulis dipersembahkan kepada para fasis, terutama yang berlabel agama.

    Jadi bukan nyerang agamanya!

    Btw, tulisan saya itu memang mengandung falacy sih.

  16. 18 alex Mei 6, 2008 pukul 6:55 pm

    Ya oloh…
    Masih juga ada yang komplen itu lagu?😯

    *nggeleng2 miris*

    Jadi ingat komen Geddoe di blogku, Dan… susah benar orang-orang demikian™ memisahkan kritik terhadap pemahaman agama dengan agama itu sendiri…

    Betewe: udah dicap komunis gara2 majang lagu itu blom?😆

  17. 19 danalingga Mei 6, 2008 pukul 7:58 pm

    Keknya sih bakal dikomplen terus lex.

    Belon lex, cuman dicap fasis aja kok. Yah, anggap karmalah.

  18. 20 Alex Mei 6, 2008 pukul 9:34 pm

    Mudah-mudahan diberi ketabahan oleh Yang Maha Kuasa, Dan…

    Kasian gengnya FPI sama FBR… gelar fasis yang keren itu kok dicabut dari mereka terus dikasikan ke kamu…

    Berduka cita sayah…😥

  19. 21 trizna Mei 7, 2008 pukul 1:27 am

    lho lirik kritikan di kritik malah kaget???

  20. 22 trizna Mei 7, 2008 pukul 1:29 am

    “angguk2 memahami”

  21. 23 alex Mei 7, 2008 pukul 4:15 am

    Kritikan dikritik itu ya wajar…

    Tapi kalo kritikan pertama mengeritik cara memahami pemahaman dan perilaku – bukan agama itu sendiri, maka kritikan kedua yang mengkritik kritikan pertama itu mbok ya juga mengkritik pemahaman dan perilaku.

    Yang dikritik di lagu dan postingan ini kan sikap. Terutama dari brutalitas segolongan orang yang membawa agama. Bukan agama itu sendiri.

    You shoot the message, not the messenger, I hope …🙂

  22. 24 danalingga Mei 7, 2008 pukul 6:28 am

    Mungkin maksud alex, jangan diserang homicidenya. Kalo pemilik blog dan pesannya bolehlah. Sebab pemilik blog memang melakukan falacy di sini, menuduh yang dilink sebagai fasis.

  23. 25 alex Mei 7, 2008 pukul 7:02 am

    Kalo Homicidenya memang udah diserbu duluan mereka pas acara di toko buku di bandung. Lengkap sama yang bawa-bawa golok segala😆

    Iya sih, bau fallacy-nya. Tapi yang komplen di atas sana itu nyerang sampe ke agamamu segala? Lha link itu semua kan bukan nyerang ke agamanya toh. Malahan nyerang perokok kaya aku sendiri😆

    *lempar asbak ke guh si empunya link*:mrgreen:

    Tapi seru juga kali Dan, kalo ada yang mau nyerang Homicide. Saya tungguin deh Thufail-thifail jidad jihad bikin microphone battle di sini. Kemarin-kemarin itu pada keok dibantai satu-satu nge-dissnya.

    Ah, memanglah saya suka orang cipo’an mulut adu mulut berdebat:mrgreen:

    *bawa kursi dan pop corn*

  24. 26 daeng limpo Mei 7, 2008 pukul 10:59 am

    fasis ini sejenis sosis kah…?😀


  1. 1 Kristen Esoteris « Sebuah Perjalanan Lacak balik pada Agustus 31, 2007 pukul 10:22 am
  2. 2 Perang Itu Kejam, Kawan….!!! « f e r t o b Lacak balik pada November 1, 2007 pukul 8:38 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: