Meraih Kesempurnaan Hidup : Avatar The Last Airbender

Kali ini saya akan membahas tentang cakra dan bagaimana cakra ini bisa menjadi sarana kita dalam memahami kehidupan. Sehingga dengan demikian kita dapat meningkatkan kualitas kehidupan kita. Adapun pembahasan saya mengenai cakra dan kehidupan ini bersumber dari sebuah serial animasi anak anak yang berjudul Avatar the last air benderย  . Sebuah serial animasi yang sepemahaman saya penuh dengan falsafah tai chi , sebuah falsafah hidup dengan harmoni yang sangat indah.

avatar nih

The Tai Chi Animation

Adapun mengenai cakra dan pengaruhnya dengan kehidupan di terangkan dalam salah satu episode oleh seorang guru kepada Aang, sang calon avatar, dalam usahanya untuk mencapai kondisi avatar. Akan saya sampaikan penjelasan tersebut dengan bahasa saya , semoga berkenan. ๐Ÿ˜€

Pertama sang guru menerangkan dulu apa itu cakra, kira kira isi keterangannya sbb :

Cakra itu erat hubungannya dengan aliran energi di dalam tubuh. Di mana cakra ini bisa dianggap sebagai kolam kolam energi yang terkumpul di dalam tubuh. Di mana kolam kola ini menyebar di dalam tubuh . Terdapat 7 cakra (kolam energi) dalam tubuh kita, dan setiap kolam energi mempunyai fungsi (tujuan) tersendiri. Namun ke semuanya terhubung oleh aliran energi mulai dari cakra terendah hingga ke cakra tertinggi. Dan aliran dari setiap cakra dapat terbendung oleh sifat sifat emosional tertentu. Disamping itu, membuka bendungan bendungan aliran di antara cakra adalah pengalaman yang berbahaya. Dan sekali proses pembukaan ini dilakukan maka kamu tidak boleh berhenti hingga semua bendungan tersebut terbuka.

Setelah merengkan apa itu cakra, sang guru mulai menerangkan satu per satu hubungan cakra dengan kehidupan yang di alami Aang (sebagi perwakilan manusia yang ingin mencapai kondisi Avatar). Beginilah petuah sang guru sesuai dengan pemahaman saya :

1. Cakra Bumi

Cakra ini terletak di dasar tulang belakang. Cakra ini berhubungan survival dan dibendung oleh ketakutan ketakutan. Dan harus disadari hal hal yang paling takutkan dalam kehidupan ini ternyata hanyalah ilusi . Kita harus konsentrasi terhadap keyakinan kita dan membiarkan ketakutan itu mengalir hilang ke bawah.

2. Cakra Air

Cakra ini berhubungan dengan tekanan dan di bendung oleh rasa bersalah.. Sadarilah semua rasa bersalah yang ada pada dirimu. Sadari apa apa yang membuat kita menyalahkan diri sendiri. Dan terimalah semua hal tersebut sebagai kenyataan yang memang terjadi, tapi jangan biarkan mengacaukan dan meracuni energimu. Dan dengan berpikiran positif maka akan memaafkan diri sendiri.

3. Cakra Api

Cakra ini terletak di dalam lambung. Cakra ini berkaitan dengan perasaan dan di blok oleh rasa malu. Rasa malu ini berhubungan dengan peristiwa peristiwa hidup yang menimbulkan penyesalan dan kekecewaan dalam jiwa. Sadarilah semua peristiwa tersebut sebagai bagian dari pembelajaran dalam hidup, dan jangan pernah mengingkarinya. Terimalah apa adanya sebab itu semua adalah bagian dari dirimu.

4. Cakra ke 4 (Angin ?)

Cakra ini terletak di jantung. Cakra ini berkaitan dengan cinta dan di bendung oleh kesedihan. Lepaskan semua kesedihanmu ke luar dari dirimu. Kamu mungkin sangat kehilangan , tapi cinta adalah energi yang sangat penting dan tersebar di sekeliling kita. Cinta yang berakhir bagimu bukanlah juga berarti akhir dari energi ini. Dia masih tetap ada di dalam hatimu. Dan tumbuh kembali menjadi cinta yang baru. Biarkan kesedihan mengalir keluar dari dirimu.

5. Cakra Suara

Cakra ini terletak di tenggorokan. Cakra ini berkaitan dengan truth dan di blok oleh kebohongan. Semua hal sudah ada di dalam diri kita, dan harus diterima apa adanya, jangan pernah berusaha mengingkari sifat alamimu. Di tekankan bahwa harus menerima dirimu apa adanya dengan segala konsekuensinya.

6. Cakra Cahaya

Cakra ini terletak di tengah tengah dahi. Cakra ini berkaitan dengan insight (batin) dan di bendung oleh ilusi. Ilusi terhebat dari tingkat ini adalah keterpisahan . Merasa sesuatu itu terpisah dan berbeda padahal sebenarnya adalah satu dan sama. Seperti negara negara di dunia ini, bukankah kita semua adalah sama sama manusia namun hidup berpisah pisah? Padahal sebenarnya kita semua saling berhubungan , dan segalanya memang saling berhubungan. Bahkan keterpisahan ke 4 elemen (tanah, air, udara, api) adalah sebuah ilusi. Jika kamu membuka pikiranmu , kamu akan melihat ke 4 elemen tersebut adalah satu kesatuan. Ke empat bagian dari sumber yang sama .

7. ke 7 (mahkota ?)

Cakra ini terletak di atas kepala. Cakra ini berkatian dengan energi kosmismu dan di blok oleh keterikatan duniawi. Sekarang biarkanlah semua keterikatan itu tersimpan , biarkan dia mengalir bersama sungai , lupakan. Belajarlah melepaskan atau kamu tidak dapat membuat murninya energi kosmis yang terbendung mengalir dari angkasa. Kamu haru belajar untuk merelakan, hanya itu satu satunya cara.

Dan akhirnya setelah aliran mencapai cakra ke 7 ini, maka niscaya kamu akan bisa mencapai penyerahan diri secara sempurna. Dan bisa menemukan kebenaran abadi, seperti yang di beritahu oleh Krishna kepada Arjuna dalam perang kurukshetraย  :

Temukan kebenaran abadi itu,
Dia yang tak terbunuh dan tak membunuh.
Dia yang tak pernah lahir
dan tak pernah mati.
Dia yang melampau segala dan selalu ada.

Kau akan menyatu denganNya,
bila kau menemukanNya.
Karena sesungguhnya Ialah yang bersemayam
di dalam dirimu, diriku, diri setiap insan.

Maka, saat itu pula kau akan terbebaskan
dari suka, duka, rasa gelisah, dan bersalah.

Dan rasa cahaya itu kucicipi sekali lagi. Indahnya ….

Namaste. *merangkum ke dua tangan di depan dada*

Kridit :

52 Responses to “Meraih Kesempurnaan Hidup : Avatar The Last Airbender”


  1. 1 baliazura September 9, 2007 pukul 12:02 pm

    suit..suit….
    boleh nich buat koleksi credit title renungan.
    *tulisannya saya sandera*

  2. 2 deKing September 9, 2007 pukul 1:56 pm

    wuih mantapz.
    Ternyata saya masih terkungkung dalam berbagai macam pembendung itu, dari ketakutan sampai keterikatan pada duniawi.

  3. 3 Bachtiar September 9, 2007 pukul 2:41 pm

    ehm….cihuy. buat renungan

  4. 4 deKing September 9, 2007 pukul 5:06 pm

    Nambah lagi Oom..

    Dan sekali proses pembukaan ini dilakukan maka kamu tidak boleh berhenti hingga semua bendungan tersebut terbuka.

    Masih bingung juga dengan pernyataan di atas. Secara tidak langsung pernyataan di atas “menakut-nakuti” keinginan untuk membuka pembendung cakra yang ada karena “diwajibkan” untuk membukanya sampai tuntas.

    Apakah tidak bisa (boleh?) jika kita memang hanya memiliki kemampuan untuk membuka sebagian pembendung yang ada? Bukankah membuka sebagian pembendung tsb masih lebih baik daripada tidak membuka sama sekali?

  5. 5 danalingga September 9, 2007 pukul 5:37 pm

    @baliazura

    silahkan … tapi keknya nggak perlu pake nyandera segala, di ambil aja langsung. ๐Ÿ˜›

    @Pak De King

    Wah sama donk seperti saya, masih terkungkung juga. ๐Ÿ˜ฆ

    bachtiar

    selamat merenung…

    Pak De King yg nambah

    Masih bingung juga dengan pernyataan di atas. Secara tidak langsung pernyataan di atas โ€œmenakut-nakutiโ€ keinginan untuk membuka pembendung cakra yang ada karena โ€œdiwajibkanโ€ untuk membukanya sampai tuntas.

    Ndak usah bingung, ndak usah bimbang memang begitulah adanya. Kalo dari sudut pandang saya justru si guru sedang mengetes determinasi si murid. Apa berani untuk mengambil resiko tersebut?

    Apakah tidak bisa (boleh?) jika kita memang hanya memiliki kemampuan untuk membuka sebagian pembendung yang ada? Bukankah membuka sebagian pembendung tsb masih lebih baik daripada tidak membuka sama sekali?

    Secara moralitas tampaknya tidak ada yang salah dengan pernyataan ini Pak De. Tapi apa memang benar begitu? Apa baiknya jika hanya setengah setengah? Walau di bungkus dengan apologi dari pada tidak sama sekali. Tidakkah pertanyaan ini lahir dari ke ragu raguan akan kemampuan kita untuk menyelesaikan semua tahap? Sekali lagi memang di perlukan determinasi tingkat tinggi dalam hal ini. ๐Ÿ˜€

  6. 6 watonist September 9, 2007 pukul 5:58 pm

    @deKing & @danalingga

    Dan sekali proses pembukaan ini dilakukan maka kamu tidak boleh berhenti hingga semua bendungan tersebut terbuka.

    maksudnya mungkin begini … kalau dirasa-rasakan … ketujuh chakra itu sebenarnya saling berhubungan/berkaitan, begitu satu chakra tertutup maka akan mendorong lainnya untuk menutup, jadi begitu kita ingin membuka lagi chakra-chakra tersebut maka kita harus memulai lagi keseluruhan prosesnya dari awal.

  7. 7 sigid September 9, 2007 pukul 8:36 pm

    Apakah ini seperti melatih diri untuk melepaskan perasaan negatif ya, karena perasaan negatif itu ada dalam pikiran kita dan bukan di kenyataan.
    Lebih jauh, juga melatih untuk melepaskan diri dari keterikatan duniawi. Karena dimana terdapat keterikatan (uang, kekuasaan, kesuksesan dsb), disitulah hati kita sebenarnya, sehingga hati tidak mampu melihat unsur kehidupan yang lain. Sehingga terdapat konflik kepentingan antara yang ditawarkan kehidupan dan yang ditawarkan keterikatan kita.

  8. 8 almascatie September 10, 2007 pukul 1:07 am

    sayah pengen nonton pilemnya..
    sebuah cerita anak2 yang harusnya menjadi contoh bagi serial anak2 skarang ๐Ÿ˜€

  9. 9 BaRT September 10, 2007 pukul 2:27 am

    Jadi kalau dijabarkan ke dalam kehidupan sehari-hari kurang lebih begini yaaa:
    * Jangan pernah takut/khawatir.
    * Berpikirlah positif.
    * Kelolalah rasa malu.
    * Hilangkan segala kesedihan.
    * Jujur dan jangan bohongi diri sendiri.
    * Pandang segala sesuatu dari segi hakikatnya.
    * Jangan mencintai dunia secara berlebihan.

    Intinya pengendalian diri…. ๐Ÿ™‚

    salam kenal,
    BaRT…

  10. 10 fetro September 10, 2007 pukul 4:09 pm

    Film kartunnya asyik ! banyak hikmahnya juga

  11. 11 caplangโ„ข September 10, 2007 pukul 6:07 pm

    andai saya bisa jadi earth-bender

  12. 12 danalingga September 10, 2007 pukul 6:19 pm

    @watonist

    *ngelus ngelus jenggot*
    hem sepertinya bisa begitu juga. ๐Ÿ˜€
    Atau bisa juga jika kita analogikan seperti aliran antar kolam yang bertingkat tingkat, bendungan di atas telah di buka tentu saja jika bendungan di bawah masih tertutup bisa menyebabkan banjir bukan?
    Intinya sih jika setengah setengah selain ndak ada gunanya juga bisa malah menimbulkan kekacoan.

    @sigid

    Sepertinya sih gitu, cuma dalam hal ini dengan simbolisasi cakra. ๐Ÿ˜€

    @almas

    Sungguh merugi jika kamu tidak nonton.

    @bart

    yup, pengendalian diri dalam artian diri ego. ๐Ÿ˜€

    @fetro

    Betul sekali , sayang lanjutannya belon keluar nih. ๐Ÿ˜ฆ

    @caplang

    saya malah kepikiran untuk ikut tai chi ketika nonton. ๐Ÿ˜€

  13. 13 prayogo September 10, 2007 pukul 6:45 pm

    Wah terima kasih sekali atas tulisannya. Ini sangat membantu untuk pencerahan.

    Luar biasa…..

  14. 14 watonist September 10, 2007 pukul 7:19 pm

    @danalingga
    ahh … kenapa analogi itu tidak kau berikan sebelum-sebelumnya … sehingga aku tidak perlu tersasar sampai disini ?? ๐Ÿ˜†

  15. 15 calonorangtenarsedunia September 10, 2007 pukul 8:21 pm

    cakra ajna mana?

    *masih bete sm ratu adil*

  16. 16 calonorangtenarsedunia September 10, 2007 pukul 8:22 pm

    Kok ga ada sih?

  17. 17 calonorangtenarsedunia September 10, 2007 pukul 8:22 pm

    Yah hetrik..hehe

  18. 18 danalingga September 10, 2007 pukul 8:34 pm

    @prayogo

    makasih juga dah mau mampir ke sini. Moga moga kita di limpahi pencerahan itu. ๐Ÿ˜€

    @watonist

    Waduh , wahyu baru turun soale. ๐Ÿ˜†

    @orang tenar gi hetrik

    cakra ajna yang nomer enam tuh bu. Mang dah diapain ama cakra ajnanya si ratu ?

    Halah malah hetrik di sini, gih hetrik di blognya ratu aja. ๐Ÿ˜›

  19. 19 calonorangtenarsedunia September 10, 2007 pukul 8:40 pm

    oia..tadi kelewat..hehe47x..

    baru bs mengoptimalkan cakra ke enam itu soalnya.

    hetrik di ratu??

    Amit2..mending di sini, nak..

  20. 20 danalingga September 10, 2007 pukul 8:46 pm

    Hem… belajar mengoptimalkan cakra ama ratu ya bu? *nuduh*

    waduh, hetrik jangan di sini bu, ini tempatnya belajar nih. ๐Ÿ˜Ž

  21. 21 joyo September 10, 2007 pukul 9:34 pm

    manggut2 dapat ilmu lagi ๐Ÿ™‚
    mudah2an bisa mengamalkan

  22. 22 gr33nmag3 September 10, 2007 pukul 11:37 pm

    chakra emang ada…

    liat aja merk tepung wehehe….

    but i believe in it…

    avatar gwe jga suka ;p (gak nyambung yah?)

  23. 23 imcw September 11, 2007 pukul 8:50 am

    seandainya seorang manusia bisa menemukan cakra di dalam dirinya masing masing, maka bukan mustahil akan muncul avatar baru…

  24. 24 caplangโ„ข September 11, 2007 pukul 10:22 am

    bung dana… *sok resmi*
    konsep ini sepertinya amat universal yak
    bisa ditemui di belahan dunia manapun
    entah itu suku air, pengembara udara atau bangsa api

    *keracunan Aang*

    saat sudah mencapai avatar state
    apa yg dapat anda lihat pada manusia lain?
    masihkah manusia terlihat sebagai wujudnya?
    misal para mahluk cantik yg bersliweran ๐Ÿ˜€

  25. 25 danalingga September 11, 2007 pukul 5:10 pm

    @joyo

    selamat beramal. ๐Ÿ˜‰

    @gr33nmag3

    sebenarnya sih bisa di sambung sambungkan, tapi males ah… ๐Ÿ˜›

    @imcw

    hem… sepertinya memang banyak kok avatar di sekitar , hanya kita aja yang tidak menyadarinya. ๐Ÿ˜€

    @caplang

    Iya nih, mang universal. ๐Ÿ˜‰

    Jika sudah avatar state sepertinya yang terlihat hanya Dia . ๐Ÿ˜€

  26. 26 Justice Bringer September 11, 2007 pukul 9:53 pm

    Hup, huuup…
    *Praktek pengendalian api* :mrgreen:

  27. 27 dwihandyn September 12, 2007 pukul 10:48 am

    Untuk meraih kesempurnaan hidup sangatlah tidak mudah yach….
    Makasih atas tulisanya, jadi tambah ilmu nich…
    ๐Ÿ™‚

  28. 28 CY September 12, 2007 pukul 3:05 pm

    Wah tulisannya luarbiasa Om, minta izin copy paste ya?? Dari awal gw emang suka serial Avatar itu, cuman selalu bentrok dgn waktu kerja.. ๐Ÿ˜€

  29. 29 danalingga September 12, 2007 pukul 7:32 pm

    @Justice Bringer

    ati ati kebakar.

    @dwihandyn

    no pain no gain katanye bule bule di barat sono.
    Makasih kembali. ๐Ÿ˜€

    @CY

    serialnya tuh yang luar biasa mas. Silahkan di kopas sepuasnya.

    Kalo aku awalnya males nonton serial ini, tapi entah kenafa akhirnya tergoda juga. ๐Ÿ˜€

  30. 30 mr lekih September 13, 2007 pukul 9:53 am

    “Karena sesungguhnya Ialah yang bersemayam
    di dalam dirimu, diriku, diri setiap insan.”

    Kalimat ini mengingatkan saya bahwa Tuhan ada dimana-mana… Dalam lubang jarum sekalipun.. ๐Ÿ™‚

  31. 31 Dimas September 13, 2007 pukul 4:02 pm

    Pertama kali liat avatar adalah ketika dulu suatu waktu gue hanya iseng menghidupkan tv dan langsung muncul adegan animasi pada saat avatar diajari 8 cakra oleh gurunya, buset! kok bisa pas begini waktunya. Benar-benar ilmu yang dalam.
    Gue salut banget pada adegan ini. Isinya begitu dalam dan penuh makna. Gurunya menjabarkan satu persatu makna cakra yang ada di dalam tubuh. Terheran-heran gue ketika melihat avatar berjalan mengarungi tangga batin di dalam dirinya menuju tangga kesempurnaan diri. Namun sayang avatar belum mampu melewati tahapan cakranya. Mungkin kalo mampu filmnya akan segera berakhir….hahaha.

    Mengenai cakra aku belum banyak tahu. Aku tahu sejak melihat adegan avatar diajari oleh gurunya ini. Setahu aku cakra dari agama Hindu.

    Dana, di seri mana saja ada adegan-adegan spiritual seperti ini? Tertarik aku melihat pada dvdnya.

  32. 32 Dimas September 13, 2007 pukul 4:13 pm

    Kalo ini ngak tahu nyambung atau tidak…
    Kalo ngak salah avatar gagal pada tahap dia harus melepas seluruh keterikatan. Saya tidak tahu ini cakra bagian mana, yang pasti avatar batinnya terganggu oleh seorang perempuan (ngak tahu namanya siapa) dan akhirnya avatar memilih untuk mengakhiri perjalanan batinnya.
    Sama seperti di Islam dimana keterikatan terhadap diri, istri, anak, harta benda adalah penghalang. Seorang teman pejalan mengatakan keterikatan ini semuanya akan dibakar dan sudah tentu panasnya akan membuat diri kita menggelepar. Tetapi hal ini wajib dilewati agar tidak ada beban lagi ketika berjalan. Yang dibawa hanyalah api kerinduan terhadap kampung halaman.
    Ck…ck…ck….kapan yah gue bisa begitu? hahaha

  33. 33 danalingga September 13, 2007 pukul 10:27 pm

    @mr lekig

    Memang dia ada di mana mana toh. ๐Ÿ˜€

    @Dimas

    Kalo saya tertarik malah karena gerakan tai chi nya. Sebab bai saya tai chi adalah sebuah gerakan yang harmoni dengan alam. ๐Ÿ˜€

    Mengenai cakra kalo nggak salah sih di book 2 , episode akhirnya. Coba di ubek ubek aja book 2 nya. ๐Ÿ˜€

    Yup, si ang itu gagal dalam tahap terakhir, yakni di pembukaan cakra ke 7 yang mensyaratkan melepas semua keterikatan duniawi. Tapi sebenarnya kegagalan aang ini bisa membuat cerita semakin menarik. Bisa jadi nantinya si aang berhasil membuka cakra ke 7 dan melepas keterikatan tanpa berhenti mencintai kitara (tokoh perempuan yang di sukai aang) . Menarik bukan?

  34. 34 Rizma September 14, 2007 pukul 10:19 am

    Ma pertama liat logo Avatar-nya langsung ilpil,, abis Ma suka diduakan sama Avatar sih,, ๐Ÿ˜ฅ *halahhh* ๐Ÿ˜†

    eh BTT,
    Gimana ya? Ma kayanya dari stage pertama sampe akhir punya semua blok2nya,, ๐Ÿ˜ฆ

  35. 35 danalingga September 14, 2007 pukul 8:24 pm

    lah kok … mang di duakan gimana nih ma? ๐Ÿ˜•

    Nah itu sadar ada bloknya, setelah sadar ya di lanjutkan dengan usaha untuk membuka bloknya dunk ma. :mrgreen:

  36. 36 zal September 14, 2007 pukul 9:42 pm

    ::bentuk hanya memudahkan fikiran mengungkap kode,
    kode bisa dimistik sesuai bentuk pengalaman yg diberi…
    apalah artinya majnun bagilayla dan layla bagi majnun, jika bayangannya sirna dari ingatan…

  37. 37 danalingga September 17, 2007 pukul 6:31 pm

    waduh, layla majnun nih, gi di koding nih layla majnunnya. ๐Ÿ˜€

  38. 38 wulan Oktober 2, 2007 pukul 1:39 pm

    aku nonton…. aku nonton… aku nonton…..
    *jingkrak-jingkrak*
    iya ada itu si Aang belajar ama guru patik
    *sumringah..*

  39. 39 danalingga Oktober 3, 2007 pukul 4:08 am

    walah, ampe jingkrak jingkrak gitu. *garuk garuk kepala orang*

    Eh, guru patik itu apa sih?

  40. 40 sigid Oktober 9, 2007 pukul 11:17 am

    Punya Avatar yang Book 3 ndak? :mrgreen:

  41. 41 danalingga Oktober 11, 2007 pukul 12:40 pm

    Wah, dah keluar ya bro?

    *siap-siap berburu*

  42. 42 SIge Desember 19, 2007 pukul 12:23 pm

    salam kenal saudara dana,saya sekedar meninggalkan jejak di blog anda. Menarik sekali postingan anda mengenai serial avatar, kebetulan sekali saya juga sedang giat-giat nya menonton serial avatar dan alangkah terkejutnya saya ketika paman nya Zuko menceritakan karakter orang yang masuk ke dalam 4 element kepada zuko, kemudian juga penjelasan kitara ketika aang sedang frustasi akibat pengusaan element bumi yang agak lambat, dan alangkah terkejut nya lagi ketika menyinggung cakra. Sangat menarik serial yang satu ini.saya cuma ada beberapa yang book 3,btw saudara dana ada ga?? share yah!!huuhuaaaaa.sekian terima kasih.

  43. 43 sitijenang Desember 25, 2007 pukul 1:42 am

    lha kalo cakra manggilingan masuk mana ya? ๐Ÿ˜€

  44. 44 danalingga Desember 25, 2007 pukul 7:09 pm

    @SIge

    Salam kenal juga sodara sige. Iya nih, emang serial avatar ini sangat kaya akan nilai-nilai kebenaran. Dan jika kita peka, maka bisa diguanakan untuk mencapai avatar state. ๐Ÿ˜€

    Saya juga lagi ngikuti book 3 nih, saya punyanya masih sampe serial 5 kalo nggak salah.

    @sitijenang

    Lah, itu cakra afaan tuh? ๐Ÿ˜•

  45. 45 Anisa Karismaulia September 14, 2009 pukul 2:41 am

    Salam Pak Anand Krishna,,

    sewaktu saya melihat blog ini, “sangat kebetulan” saya sedang melihat film avatar edisi ‘guru’ lalu saya, ‘iseng’ googling ttg 7 cakra kehidupan manusia.

    actually i believe that everything is connected.

    Terima kasih atas tulisannya. sangat bermanfaat.

    bila berkenan, boleh saya copy paste?

    terima kasih sebelumnya ^__^

  46. 46 Anisa Karismaulia September 14, 2009 pukul 2:43 am

    P.S:
    Maap pak.. saya kurang betul sebut nama..

    mohon maaf pak dana..:)


  1. 1 Penulis yang Dipanggil oleh-Nya « Chaos Region Lacak balik pada September 11, 2007 pukul 3:13 pm
  2. 2 Meraih Kesempurnaan Hidup « Johanichi_+ Lacak balik pada Desember 16, 2007 pukul 11:36 pm
  3. 3 Tujuh Cakra dalam Afatar « Cakrabumi’s Weblog Lacak balik pada Maret 9, 2008 pukul 11:52 am
  4. 4 snet.bojonegoro.com » Blog Archive » 7 cakra Lacak balik pada Agustus 16, 2008 pukul 6:03 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

September 2007
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: