Gila

Gelap
Hitam
Petir menyambar
Manusia-manusia memburu
Tuhan sedang sembunyi
Saya belakah?
Pongah.

42 Responses to “Gila”


  1. 1 zal Januari 2, 2008 pukul 11:58 pm

    ::kamu kiamat lagi…πŸ˜‰

  2. 2 celo =3 Januari 3, 2008 pukul 12:06 am

    saya keduaxxx lagi….

    *ditabok*

    nggak paham mas… ><

  3. 4 qzink666 Januari 3, 2008 pukul 12:48 am

    Tuhan tertimbun di balik surat pajak, berita politik, pembagian untung dan keluhan korban banjir..

  4. 5 cK Januari 3, 2008 pukul 12:57 am

    salah Dan, Tuhan lagi marah, makanya gelap…πŸ™„

    kalau lagi kilat, itu tandanya Tuhan sedang ngambil foto. itu blitznya…πŸ˜†

    *ditimpuk karena OOT*

    btw…ada apa dan? kok tumben bikin sajak lagi?πŸ˜•

  5. 6 Sayap KU Januari 3, 2008 pukul 8:57 am

    Duh .. kenapa mas? bukannya kalo musih hujan memang begini cuacanya?

    -Ade-

  6. 7 caplangβ„’ Januari 3, 2008 pukul 9:45 am

    pe-el-en emang sering brengsek kok
    baru ujan dikit aja trus mati lampu
    sabar ya, bang…

  7. 8 ordinary Januari 3, 2008 pukul 2:34 pm

    siapa yang mo dibela om?
    kepentingan? kebenaran? atau DIA?

    heheheh makin banyak aja orang gila
    *dikejar2 pake sutil*

  8. 9 danalingga Januari 3, 2008 pukul 5:37 pm

    @zal

    Kiamat enah sih zal.πŸ˜‰

    @celo =3

    Yah, hanya orang beriman yang bisa paham sih.πŸ˜›

    @Praditya

    Lagi gila dit.:mrgreen:

    @qzink666

    Ah… ternyata tertimbun.

    @cK

    Oh, jadi gitu ya chik *pura pura serius* *ngelus jenggot*

    Ndak afa afa kok chik, hanya saya sedang gila saja.πŸ˜€

    @Sayap KU

    Yah, kalo ujan sih emang mirip. Tapi apa Tuhan juga sembunyi ketika hujan ya?πŸ™„

    @caplangβ„’

    Walah malah ke PLN.πŸ˜›
    Gimana di rumah, banjir nggak?

    @ordinary

    Yang mau di bela ya ego saya mbak.πŸ˜›
    Nah itu dia, karena banyak orang gila makanya saya juga ikut gila.πŸ˜‰

  9. 10 Sawali Tuhusetya Januari 3, 2008 pukul 6:27 pm

    Mas Dana, benarkah puisi ini menggambarkan tentang manusia2 yang tengah kalap dan haus jabatan sehingga menghalalkan segala cara ketika dunia sedang berada dalam peradaban yang sakit? Benarkah dalam kondisi demikian, Tuhan benar2 sering dianggap oleh manusia2 yang tengah dilanda keserakahan itu bersembunyi sehingga mereka bebas untuk memuaskan naluri kebuasannya? Apakah kita mesti membela orang2 yang berkarakter semacam itu mesti mereka adalah saudara dan keluarga kita sendiri? *halah*

  10. 11 Ram-Ram Muhammad Januari 3, 2008 pukul 9:09 pm

    Pendek… padat… berisi… tapi masih mengkerut jidatku Kyai Dana… Untungnya ada mufassir puisi… Prof Sawali…:mrgreen:

  11. 12 Hoek Soegirang Januari 4, 2008 pukul 4:47 am

    dasar gila!
    *kaborrrr*

  12. 13 bedh Januari 4, 2008 pukul 8:29 am

    orang gila
    demen main hujan2an
    huhuhuhu
    awas kesamber petir.

  13. 14 tukangkopi Januari 4, 2008 pukul 9:13 am

    Ya kalo lo ngerasa bisa belain kenapa enggak?

    *sebenernya nggak begitu ngerti maksudnya sih*:mrgreen:

  14. 15 danalingga Januari 4, 2008 pukul 11:21 am

    @Sawali Tuhusetya

    Boleh juga tafsirnya pak. Tafi akan lebih mengena saya kira jika puisi ini di tujukan kepada semua manusia-manusia yang gila, nggak cuma yang haus jabatan aja yang gila toh pak?:mrgreen:

    @Ram-Ram Muhammad

    Namanya juga celoteh si gila pak, jadi ya musingin orang normal.πŸ˜›

    @Hoek Soegirang

    Makasih atas pujiannya.:mrgreen:

    *sambit hoek*

    @bedh

    Kekekek… orang gila memang gila.πŸ˜†

    @tukangkopi

    Kalo nggak ngerti, berarti kamu masih normal. Belon gila seperti saya.πŸ˜›

  15. 16 extremusmilitis Januari 4, 2008 pukul 11:28 am

    Lha emang situ lagi ngapain Dan? Kebanjiran?πŸ™„

  16. 17 itikkecil Januari 4, 2008 pukul 11:41 am

    siapa yang perlu dibela? manusia-manusia itu?

  17. 18 Dekisugi Januari 4, 2008 pukul 11:46 am

    biarkan saja. suka2nya tuhan, kokπŸ˜†
    usaha sendiri dulu. yang ngganggu kenyamanan saya aja yang bakal saya sikat. semoga Dia membantu ketika saya terdesak:mrgreen:

  18. 19 sitijenang Januari 4, 2008 pukul 4:31 pm

    Tuhan bersembunyi, manusia memburu hantu, memburu bayang-bayangnya sendiri, ih ngeri ‘kaliii…:mrgreen:

  19. 20 brainstorm Januari 4, 2008 pukul 7:31 pm

    saya belaka?
    pongah

    kalau saya?? JENGAH

  20. 21 rozenesia Januari 4, 2008 pukul 7:58 pm

    Apa yang diburu manusia? Tuhan kah? Semubunyilah Ia! Sembunyi!!πŸ‘Ώ

  21. 22 Mardies Januari 4, 2008 pukul 11:06 pm

    Maksud loh?πŸ˜€

    Salam kenal!

  22. 23 danalingga Januari 5, 2008 pukul 12:30 am

    @extremusmilitis

    Iya mus, kebanjiran gila.πŸ˜€

    @itikkecil

    Sepertinya sih Tuhan.πŸ˜†

    @Dekisugi

    Nah, ini keknya mantep nih. *langsung membiarkan*

    @sitijenang

    Atau memburu yang dianggap Tuhan, padahal Tuhan lagi sembunyi kok, bagaimana mungkin yang diburu itu Tuhan?:mrgreen:

    @brainstorm

    Selamat berjengah ria.πŸ˜€

    @rozenesia

    Lah, kok tebakan asal-asal nya tepat sih roze?πŸ˜†

    Btw, itu mungkin Tuhan yang bukan Tuhan, tapi entahlah?πŸ™„

    @Mardies

    Ndak ada maksud afa-afa sih, hanya lagi gila ajah.πŸ˜€

  23. 24 almascatie Januari 5, 2008 pukul 12:52 am

    “manusia memburu dan tuhan sembunyi”
    karena tuhan bosan manusia pada buru manusia sendiri… padahal diciptain sama-sama eh malah saling berburu, yah yang bikin cuek aja
    *πŸ˜† *

  24. 25 antarpulau Januari 5, 2008 pukul 1:38 am

    Gelap
    Hitam
    Petir menyambar

    ————-

    *berteduh dulu ahh….. untung ‘ga ada ujannya…πŸ™‚

  25. 26 tikabangetβ„’ Januari 5, 2008 pukul 7:44 am

    Tuhan sedang sembunyi?
    Coba dimiskol..

  26. 27 danalingga Januari 5, 2008 pukul 9:23 am

    @almascatie

    Huehehhehe… emang dasar manusia.πŸ˜†

    @antarpulau

    Silahkan berteduh, tafi kalo sempat ikut berburu juga yak?πŸ˜€

    @tikabangetβ„’

    *langsung miskal*

    arghhhh!!! Hp nya tidak aktif. *jedut-jedut kepala ke tembok*

  27. 28 Guh Januari 5, 2008 pukul 10:43 am

    Tuhan sembunyi?? Yang Maha Buesar itu bisa sembunyi???

    Pastilah tempat beliau sembunyi adalah sesuatu yang lebih besar dari dirinya.

    *siap siap ganti channel sesembahan*

  28. 29 rozenesia Januari 6, 2008 pukul 3:32 am

    Lha asal-asalanku bener toh?😯

  29. 30 danalingga gi fakir bandwith Januari 6, 2008 pukul 7:26 am

    @Guh

    Silahkan ganti channel. Sebab mungkin selama ini telah menuhankan yang bukan Tuhan.πŸ˜€

    @rozenesia

    Kira-kira begitu.:mrgreen:

  30. 31 yarza Januari 6, 2008 pukul 10:20 am

    Maksudnya manusia memburu yang “mengaku tuhan” ya?

    Atau bagaimana? bingung…

  31. 32 baliazura Januari 7, 2008 pukul 12:26 pm

    manusia memburu
    Tuhan bersembunyi

    kasihan sekali manusia yang tidak mengenal dan tau dimana Tuhannya
    emang ga liat peta kali ya or guide nya juga ga tau ampe nyasar:mrgreen:

    *ngasih tau alamat padepokan om Dana*

  32. 33 'K, Januari 7, 2008 pukul 3:56 pm

    lebih cocok jd pujangga drpd jd IT ;))

  33. 34 danalingga Januari 8, 2008 pukul 8:33 am

    @yarza

    Lebih tepatnya sajak ini tentang orang yang salah mengenal Tuhan, tapi merasa sudah benar mengenalNya.

    @baliazura

    Iya tuh kasian, dan lebih kasian yang merasa Tuhan sedang sembunyi. Kekekeke…

    @’K,

    tafi saya IT kok, sumpah deh.πŸ˜€

  34. 35 chiw Januari 8, 2008 pukul 11:11 pm

    memang ada saat saat tertentu seperti itu kok Dan…

  35. 37 afiy Januari 10, 2008 pukul 2:21 pm

    Tuhannya dah ketemu ni…

    ksih tau ga ya….

  36. 38 dragon_chaser Januari 13, 2008 pukul 3:15 am

    Mas Danalingga yg baek…

    Mending bikin pantun mas…lebih seru dan ngilangin stress…

    Buah sepet buah mengkudu
    Makan lepet di jepret bu guru
    Selamet taon baru ! (kan tepat tahun baru muharam..:)

    Jalan2 ke Australia,pengen nya sih gendong koala
    Oh la la…salam kenal dari saya untuk mas DanalinggaπŸ™‚

    Garing mas ya…πŸ˜€

  37. 39 danalingga Januari 13, 2008 pukul 3:19 am

    Yah, anggap aja lagi nggak ada ilham untuk buat pantun.πŸ˜›

  38. 40 siheruw Januari 27, 2008 pukul 12:52 pm

    Mencoba membuat absurditas.Ataukah God is tot,menjadi megalomania.Trauma yang sangat dalam.Ataukah terkena jaringan doktrin eksistensi “Postmodern”.

  39. 41 danalingga Januari 27, 2008 pukul 5:31 pm

    Yah, bisa jadi, bisa jadi …. *majnun*


  1. 1 Setuju PERANGI nonMuslim? (PR untuk Aktivis Parpol) « Islamkah ini? Lacak balik pada Desember 4, 2009 pukul 1:54 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Januari 2008
S S R K J S M
« Des   Feb »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: