Mari Memanfaatkan Komentar !!!

Habis baca pisuhan hoek yang girang sangadh mengenai komentar di blogsphere ini . Tiba -tiba saya kepikiran tentang komentar saya selama ini, yang semakin sering asal komentar. Hem… mungkin memang benar kata hoek di pisuhannya itu, bahwa komen saya hanya sekedar menjadi ajang silaturahmi. Nah karena berpatokan dengan tujuan silaturahmi itu kadang walau saya ndak ngerti isi dari postingan, saya akan tetap memaksakan untuk komen. Hasilnya ya, komennya pun jadi sebuah komen yang asal, dan tidak memberi nilai tambah apa apa. Kasian juga yang nulis artikel yak? Dia dah capek nulis, eh komennya sangat ngasal gitu, alias sampah banget.

Nah, tentu saja saya yang mikirin Tuhan aja masih sanggup, tidak akan berhenti berpikir hanya sampai kesimpulan bahwa komen saya memang semakin banyak yang menjadi sampah. Maka saya teruskan berpikir, dan akhirnya sampai ke pada sebuah pikiran mengenai bagaimana cara memaanfaatkan komen untuk kepentingan diri sendiri. Yah, saya ini memang termasuk orang yang egois, makanya posting-posting saya selama ini kebanyakan sih berpusat demi keuntungan diri sendiri. Tapi wajarah, kalo diri sendiri aja nggak di untungi, apalagi mo nguntungi orang lain kan?๐Ÿ˜†

Oh iya, sebelum saya terlalu sibuk ngurus diri sendiri maka akan saya coba rumuskan apa keuntungan yang bisa di dapat dengan fasilitas komen di blogsphere ini.

1. Manfaatkanlah komentar itu untuk latihan menulis cepat

Maksud saya mengenai kegunaan pertama ini adalah berhubungan dengan tujuan murni dari komentar itu sendiri. Bukankah kita seharusnya melakukan komentar ketika kita telah selesai membaca sebuah artikel. Dan ada sebuah ide yang ingin kita sampaikan sebagai akibat dari membaca tersebut. Nah, komentar itu bisa kita manfaatkan sebagai sarana untuk melatih diri kita menulis ide-ide yang muncul , dan juga melatih untuk menyampaikan ide-ide yang muncul secara cepat dan tepat melalui tulisan. Dengan begitu maka tentu kita akan semakin terlatih untuk menyampaikan ide secara tertulis begitu ide itu muncul. Dan di harapkan semakin sering kita melakukannya, maka semakin mahir kita menuliskan ide dalam sekejap mata. Tentu pada saatnya sangat berguna untuk kemampuan kita menulis di blog sendiri bukan? Jadi mari galakkan komen demi kepentingan diri sendiri!!!!

2. Manfaatkanlah komentar untuk sumber ide menulis

Nah, kalo manfaat no 1 sebelumnya adalah manfaat untuk yang menuliskan komentar. Maka manfaat yang no. 2 ini adalah manfaat bagi yang membaca komentar. Sering kan kita alami bahwa komentar-komentar yang bermutu, bahkan yang ngasal juga , memberikan ide baru pada kita yang membacanya. Nah , ide itu jangan di biarkan nganggur, segeralah manfaatkan dengan tulislah menjadi artikel. Toh, kadang malah komen-komen itulah yang mengandung banyak potensi untuk di jadikan artikel baru, sebab biasanya komentar kan merupakan sebuah bahan mentah. Dan juga komentar biasanya lebih kreatif dan bebas mengungkapkan hal-hal baru. Jadi terima saja dulu semua komentar, nggak usah di moderasi, apalagi di mutilasi. Jika sudah nggak tahan hendak memutilasi, maka mendingan mutilasi melalui sebuah artikel saja. Lumayan kan kita jadi untung lagi, bisa nambah artikel. Bahkan komen pertamax bisa di manfaatkan jadi artikel tuh, misalnya misuh-misuhi yang punya kebiasaan pertamax itu, dan membahas betapa tidak bergunanya komen itu. Jadi tetap galakkan pemanfaatan komentar untuk diri sendiri!!!

Nah begitulah kira-kira hasil kontemplasi saya setelah membaca tulisan dari hoek yang girang sangadh itu. Jadi makasih buat hoek yang telah membuat saya menghasilkan tulisan yang sangat bermutu ini. Jadi pada kesimpulannya bahwa sebenarnya fasilitas komentar di blogsphere ini sangat berguna sekali. Nah, dalam artikel saya ini kebetulan guna yang saya singgung adalah daya guna sebagai bahan latihan untuk menulis. Keguanaan bagi yang mengkomentar dan bagi yang membaca komentar.

Dan saya yakin sebenarnya masih banyak guna-guna yang lain dari fasilitas komentar itu. Mungkin anda mau menuliskan keguanaan yang lain ya silahkan saja. Akhir kata maka mari kita galakkan komentar yang bisa di manfaatkan !!!

42 Responses to “Mari Memanfaatkan Komentar !!!”


  1. 1 Abeeayangโ„ข Februari 9, 2008 pukul 9:17 am

    yang keduax kayaknyah…
    kadang jugax ada ide dari situ :mrgreen:

  2. 2 Sawali Tuhusetya Februari 9, 2008 pukul 9:24 am

    saya tertarik dengan pendapat mas dana yang kedua:

    Manfaatkanlah komentar untuk sumber ide menulis.

    bener sekali mas. sudah 3-4 kali kalo ndak salah postingan saya terinspirasi juga dari komen pengunjung. kehadiran mereka ternyata sangat bermanfaat utk ikut “menghidupkan” blog, hehehehe๐Ÿ˜† tentang kunjungan ke blog, menurut saya kok ndak harus ninggalin komen mas. seperti saya, kalo topik postingannya bisa saya pahami ya ninggalin komen sebisanya dengan sedikit OOT, kalau pas ndak mudheng ya hanya sekadar mampir saja dengan teknik fast reading.

  3. 3 danalingga Februari 9, 2008 pukul 10:57 am

    @Abeeayangโ„ข

    Bah! Entar tak pikirin dulu mangfaatnya.๐Ÿ˜†

    @Sawali Tuhusetya

    Iya pak, biasanya ide segar malah berasal dari komen komen itu. Biar tulisan kita bervariasi gitu pak. Jadi mari kita manfaatkan aja komentar komentar itu.๐Ÿ˜€

  4. 4 Nazieb Februari 9, 2008 pukul 11:39 am

    Kalo sayah, sebenernya malah seneng dikomentari OOT..
    Tapi tergantung selera juga sih..
    Makanya saya sendiri kalo ngasih komen juga sering OOT dan cenderung jadi sampah
    :mrgreen:

  5. 5 almascatie Februari 9, 2008 pukul 11:43 am

    salam kenal om
    *comment ga bermanfaat dunia akherat*

    *dirajam om dana*
    ๐Ÿ˜†

  6. 6 Hair Februari 9, 2008 pukul 1:40 pm

    Waduh, udah keduluan ama mas danalingga Nich. Saya juga mau membuat artikel serupa tapi tak sama, eh tau-taunya udah keduluan. rencananya saya mau buat tulisan tentang “Tulisan Bermutu = Komentar Bermutu” yang dimana garis besar dari tulisan ini nantinya adalah bahwa semakin berkualitas tulisan yang kita sajikan maka semakin berkualitas pula komentar yang kita dapatkan.
    *sambil nangis dipojokan kamar*

  7. 7 RETORIKA-1000DS Februari 9, 2008 pukul 1:58 pm

    Tapi ada lho, orang yang posting komentar di blog saya yang satunya –

    1.awalnya dia meminta saya merubah judul postinganya dengan cara yang sangadh sofan.

    2.tapi begitu saya tolak dia malah ngambek dan mulai agak keras

    3.terakhir ketika saia tolak lagi eh dia mulai bicara pakai ad-hominem๐Ÿ˜†

    wakakak … gimana tuh nanggepinya ?

  8. 8 eMina Februari 9, 2008 pukul 2:01 pm

    keren.
    yah, bisa juga seperti itu.
    komentar kadang bisa menjadi temuan ilmu baru, tapi tentunya komentar yagn bermanfaat.
    namun sebetulnya, komentar yang sering dianggap tak bermutu juga bukannya salah sih klo menurut sya. Yah, sesuai kondisi saja๐Ÿ˜€

    bagi saya, komentar bisa menimbulkan perasaan bahwa masih ada orang yang peduli pada blog kita ^_^
    dan kita pun masih punya banyak sahabat.

  9. 9 edy Februari 9, 2008 pukul 4:09 pm

    jng terlalu serius juga nanggepin komentar
    trutama komentar yg sifatya ga serius

  10. 10 Goenawan Lee Februari 9, 2008 pukul 5:23 pm

    Saya jenuh berkomentar!๐Ÿ‘ฟ

  11. 11 pratanti Februari 9, 2008 pukul 6:21 pm

    Wah, postingannya bener-bener menggugah untuk nulis komentar๐Ÿ˜‰
    Thx, nice posting…
    Salam kenal *salaman*๐Ÿ˜€

  12. 12 Andrew Anandhika Wijaya Februari 9, 2008 pukul 6:29 pm

    saya yang pertama sepertinya

    *pingin tau, komentar saya ini bisa dimanfaatkan nggak*

    #gun…

    Saya jenuh berkomentar!๐Ÿ‘ฟ

    nggak usah komentar lagi lah kalo jenuh…๐Ÿ™„

  13. 13 mbelgedez Februari 9, 2008 pukul 7:24 pm

    Tapi Antum kalok komen di Blog Ana sangat inspiratip.
    Terutama kalok sambil mbawa bengsin sama korek….

  14. 14 progoharbowo Februari 9, 2008 pukul 8:13 pm

    kok saya malah jadi buntu mo komentar apa ?
    salam kenal saja ya.

  15. 15 Nixfar Februari 9, 2008 pukul 8:44 pm

    saya mah kalo komen kadang2 serius (kalo lagi mood), kadang juga OOT (kalo mood nya lagi setengah2 :lol:)

  16. 16 ibnuara Februari 10, 2008 pukul 12:03 am

    Harusnya sih seriuuuus…
    Salam kenal…

  17. 17 qzink666 Februari 10, 2008 pukul 12:20 am

    Hwadooh, jadi mikir nih.. Kira-kira pernah gak yah ada blogger yang sudi ngangkat komeng saya jadi bahan postingan??

  18. 18 Pyrrho Februari 10, 2008 pukul 1:57 am

    Kayaknya saya jadi salah tingkah nih kalau berkomentar terlalu serius dan mementingkan kepentingan nasional diatas kepentingan pribadi.:mrgreen:

    Memang komentar mas Dana ini sering “kelihatan” ngasal, tapi setelah ditilik lebih dalam memang ngasal sebanarnya punya nilai tambah, yaitu untuk kepentingan diri sendiri.๐Ÿ˜†

    Btw, saya nggak pernah daur ulang komentar.๐Ÿ™‚ kalau daur ulang sampah malah sering.

  19. 19 joyo Februari 10, 2008 pukul 2:32 am

    iya biasanya komentar bisa dijadikan bahan postingan baru, apalagi komentar yg bertentangan dg pendapat kita, yg kadang memerlukan penjelasan panjang lebar.

  20. 20 indrio Februari 10, 2008 pukul 2:55 am

    Saya sih nda suka buang sampah sembarangan ..

    eh maaf nyampah neh … hehehehe

  21. 21 tikabangetโ„ข Februari 10, 2008 pukul 3:34 am

    guna guna lain dari fasilitas komentar :
    flirting.
    minta kunjungan balesan.
    rebutan pertamax.
    biar keliatan eksis.
    ngobrol sama sesama peng-komen.
    biar disangka perhatian.
    biar disangka bisa masak. (loh??!!)
    biar disangka cakep..

    (tambah lama tambah nyasar..)

  22. 22 Ersis W. Abbas Februari 10, 2008 pukul 7:34 am

    Siiip … kalau saya —komen yang mutu, juga tanya— jadi bahan tulisan he he he … ntar jadi buku setelah dikumpulkan. Siip tulisannya.

  23. 23 danalingga Februari 10, 2008 pukul 1:22 pm

    @Nazieb

    Saya juga lebih suka komen OOT daripada komen ngasal.๐Ÿ˜€

    @almascatie

    Jadi kepikiran nulis tentang komen yang bermanfaat dunia akhirat nih.:mrgreen:

    @Hair

    Tulis aja tuh, kan beda dengan bahasan saya ini. Situ kan mo bahas dari sudut artikelnya, dan menghasilkan komen yang bagaimana toh?

    @RETORIKA-1000DS

    Di tanggapi aja dengan sebuah artikel bro, kan lumayan tuh ada juga manfaatnya komen tersebut.

    @eMina

    Sebenarnya sih kalo bagi saya ndak ada komen yang bermutu atau tidak, yang ada cuman komen yang bisa saya manfaatkan atau tidak.๐Ÿ˜€

    @edy

    Bah! Saya selalu serius bro, serius memanfaatkan kamsudnya.๐Ÿ˜†

    @Goenawan Lee

    Lah, ini komentar.๐Ÿ˜†

    Btw, jenuh berkomentar masih mending sih, asal jangan jenuh menulis aja, bisa tamat tuh riwayat blognya.

    @pratanti

    Makasih kembali mbak. Dan salam kenal juga.

    @Andrew Anandhika Wijaya

    Hem… jadi pengen nulis bagaimana perasaan orang yang pertama ngomen di blog seleb.๐Ÿ˜†

    @mbelgedez

    Habis tulisan situ provokatif sih.๐Ÿ˜†

    Eh… komenmu bukan satir kan ya?

    @progoharbowo

    Kalo buntu, jangan di paksakan, entar jadinya komen yang ngasal.

    @Nixfar

    Ndak afa afa sih nggak serius, asal jangan ngasal ajah.

    @ibnuara

    Selamat serius.!

    @Pyrrho

    Ndak apa apa komen soal kepentingan negara bang, kan negara itu untuk kepentingan diri sendiri toh.๐Ÿ˜†

    Wah, kalo saya malah sering nemu inspirasi menulis dari komen komen yang ajaib itu bang.

    @joyo

    Iya yo, biasanya komentar jenis itu akan memacu kita berpikir dan jadi deh sebuah artikel.

    @indrio

    *nyapu*

    @tikabangetโ„ข

    Makasih atas infonya yang berguna banget ini.

    @Ersis W. Abbas

    Wah, malah jadi buku ya pak. Komen yang sakti kalo gitu.๐Ÿ˜€

  24. 24 cK Februari 10, 2008 pukul 2:57 pm

    sayangnya komen di blog saya jarang ada yang memberikan ispirasi untuk menulis..๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜†

  25. 25 Andrew Anandhika Wijaya Februari 10, 2008 pukul 4:37 pm

    #cK…
    soalnya bloggnya chika nggak memotivasi orang komen bagus…

    iya bener apa kata tika… komen itu bisa jadi ajang Y!M kalo semisal saya onlen di kampus dan nggak bisa mbuka Y!< dan meebo ngadat pulak…

    *bakar ban bekas*

  26. 26 Ina Februari 10, 2008 pukul 7:23 pm

    saya lebih suka komentar OOT yg bermutu.๐Ÿ˜€
    *emangnya macam apa?*

    *dilempar ke bulan*

  27. 27 danalingga Februari 10, 2008 pukul 9:55 pm

    @cK

    Lah! Komen saya di blogmu kan sangat menginspirasi. Mungkin kamu aja yang nggak sadar tuh.๐Ÿ˜†

    @Andrew Anandhika Wijaya

    Bah! Beneran jadi ym yak. Kirain tika cuma bercanda.

    @Ina

    OOT bermutu itu kek komenmu ini ya na?๐Ÿ˜†

  28. 28 dimas Februari 11, 2008 pukul 1:08 am

    karena mas dana sepuh dan sering blogwalking.mungkin mas dana bisa membuat posting mengenai blog seperti apa yang kira-kira akan survive di dunia bloging. contohnya sebuah blog yang tetap eksis tanpa pengasuhnya harus tebar komen di blog orang lain da blog ini tetap mendapat traffic yang tinggi karena memang orang-orang terus menantikan update dari blog tersebut. bagaimana mas dana? mungkin bakalan seru jika dibikin postingnya.

  29. 29 qzink666 Februari 11, 2008 pukul 5:22 am

    *melihat komeng2 yang dibalas*
    hikz.. ternyata cuma komen saya yang tidak di tanggapi.. Apa karena komen saya gak mutu ya??
    *mewek*

  30. 30 ranywaisya Februari 11, 2008 pukul 7:52 am

    Mari memanfaatkan blogwalking…๐Ÿ˜›

  31. 31 stey Februari 11, 2008 pukul 6:53 pm

    kalau saya masalahnya posting aja kadang mikirnya bulanan..apalagi komen huhuhu..

  32. 32 danalingga Februari 11, 2008 pukul 8:36 pm

    @dimas

    Hem… boleh juga idenya. Entar saya coba tulis deh, itu kalo otak saya nggak keburu korslet bahas agama ama Tuhan.๐Ÿ˜€

    @qzink666

    Maaf bro, bukan di sengaja, tapi akibat kesalahan mata aja.๐Ÿ˜›

    Wah, soal komennya sih kalo di blog ini belon pernah jadi artikel, sebab biasanya situ sepaham sih ama saya.๐Ÿ˜†

    @ranywaisya

    Silahkan di manfaatkan semaksimal mungkin.

    @stey

    Walah ampe bulanan gitu, pasti tulisan mbak e sangat bermutu nih.๐Ÿ˜€

  33. 33 Andrew Anandhika Wijaya Februari 12, 2008 pukul 2:12 pm

    Lah… saiyah ngomen, mas Dana ngasi feedback, saya kasi feedback lagi…. belum kalo saya ngasi feedback ke komen orang lain… ini mah nggak sekedar Y!M ini mah udah jadi confrence kan…???

  34. 34 danalingga Februari 12, 2008 pukul 4:26 pm

    Kekekek… iya juga, sepertinya lebih tepat confrence buat semua pembaca yak.๐Ÿ˜€

  35. 35 Rully Februari 12, 2008 pukul 9:21 pm

    wah … jadi bingung mau komentar apa.:mrgreen:

  36. 36 Santri Gundhul Februari 12, 2008 pukul 11:29 pm

    Tapi wajarah, kalo diri sendiri aja nggak di untungi, apalagi mo nguntungi orang lain kan?๐Ÿ˜† ( by Danalingga )…

    Kang Dana…jadi mulai sekarang…coba usaha BAGAIMANA caranya bisa NGUNTUNGIN orang laen…

    halah…halah…jadi MAJU-MUNDUR mau komentar…
    ntar dibilang gak nguntungin lageh….
    Sejak kapan neh mulai BISNIS….??

    Kabuuuuuuuuuuuuuuuurrrr….ah…
    Nggelesod….terus Ngelimpruk….lageh…sambil Nyadhongkan tangan

  37. 37 danalingga Februari 13, 2008 pukul 5:05 pm

    @Rully

    Ini dah koment.๐Ÿ˜›

    @Santri Gundhul

    Entar mbah gundhul, wong diri sendiri aja belon untung-untung ini.๐Ÿ˜†

  38. 38 cessario Februari 24, 2008 pukul 5:21 pm

    “Bukankah kita seharusnya melakukan komentar ketika kita telah selesai membaca sebuah artikel.”

    Iya deh, mulai sekarang aku bakal comment habis baca artikel ( khusus artikel blog tapi… )

    Sekalian cari2 perhatian biar exist kan? hehe.. Berhubung Blog gw sepi sih hahaha ( koq malah ketawa sih? Huuuuhuu T_T ) oh well…

    “Sering kan kita alami bahwa komentar-komentar yang bermutu, bahkan yang ngasal juga , memberikan ide baru pada kita yang membacanya.”

    Maybe yes maybe not hehehe….

  39. 39 edratna Februari 28, 2008 pukul 7:09 am

    Betul…dari komentar sering ada ide membuat tulisan baru. Betapapun baik atau buruknya sebuah komentar, tetap berguna bagi kita. Komentar yang memberi saran, berguna untuk meningkatkan kualitas tulisan kita, atau menumbuhkan ide baru. Komentar yang serampangan, membuat kita bersabar….dan tak perlu ditanggapi dengan amarah, karena tiap orang memang berbeda sifatnya.


  1. 1 mangsalah komengtar ituh… « Abeeayangโ„ข Lacak balik pada Februari 9, 2008 pukul 9:53 am
  2. 2 Buang Saja Agama Itu !!! « Sebuah Perjalanan Lacak balik pada Februari 12, 2008 pukul 8:04 am
  3. 3 Orgasme Komentar dan Komentar Silaturahmi « perjalanan Lacak balik pada Februari 25, 2008 pukul 12:54 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: