Arsip untuk Februari, 2008



Mari Memanfaatkan Komentar !!!

Habis baca pisuhan hoek yang girang sangadh mengenai komentar di blogsphere ini . Tiba -tiba saya kepikiran tentang komentar saya selama ini, yang semakin sering asal komentar. Hem… mungkin memang benar kata hoek di pisuhannya itu, bahwa komen saya hanya sekedar menjadi ajang silaturahmi. Nah karena berpatokan dengan tujuan silaturahmi itu kadang walau saya ndak ngerti isi dari postingan, saya akan tetap memaksakan untuk komen. Hasilnya ya, komennya pun jadi sebuah komen yang asal, dan tidak memberi nilai tambah apa apa. Kasian juga yang nulis artikel yak? Dia dah capek nulis, eh komennya sangat ngasal gitu, alias sampah banget.

jadi bagaimana dunk?!!

Iklan

Salah Paham Terhadap Buddhisme

Selama ini ada banyak terdapat ke-salah paham-an mengenai agama Budha. Misalnya :

• Anggapan bahwa Gautama Buddha merupakan penemu Buddhisme
• Anggapan bahwa Buddhisme itu bersifat pesimistis dan nihilistik
• Anggapan bahwa Buddhisme tidak meyakini Tuhan
• Anggapan bahwa Buddhisme tidak meyakini eksistensi jiwa

Dan pada kenyataannya tidak semua umat Buddha mencerminkan anggapan-anggapan tersebut. Secara lebih umum lagi tidak semua aliran-aliran dalam Budhha yang mencerminkan anggapan-anggapan tersebut. Dengan kata lain, ternyata kita tidak bisa menggeneralisasi bahwa anggapan-anggapan tersebut mewakili Budhisme itu sendiri, hanya karena kita menemukan seorang atau lebih umat Budha meyakini yang sesuai dengan anggapan-anggapan di atas. Toh , kita sudah sepakat bahwa prilaku atau keyakinan umat bukan representasi kebenaran agama itu sendiri. 😉

Jadi sebenarnya bagaimana ya?

Nuansa Sufistik dari PADI

Tulisan kali ini adalah sebagai perwujudan rasa hormat terhadap kenikmatan yang telah saya peroleh dari album padi terbaru Tak Hanya Diam . Sungguh memang selama ini mereka tak hanya diam sembarang diam, tapi demi menghasilkan maha karya ini. Dan secara lebih khusus lagi maka saya sangat menikmati lagu Sang Penghibur dan Harmony. Yang begitu mendengar pertama sekali, saya langsung jatuh cinta terhadap kedua lagu tersebut. Sebab entah kenapa lagu ini membuat saya bisa langsung tenggelam dalam kontemplasi yang mengasyikkan. Itu sebelum saya terlalu mengerti akan liriknya, namun setelah lebih memahami lagi liriknya maka memang sungguh sangat mengena terhadap rasa dalam hidup saya. Sebuah pesan yang bagi saya pribadi sangat kental dengan spiritualitas sufistik. Dan saya sangat menikmatinya, sungguh indah. nikmatilah keindahannya …

Pekerja LSM

Terhenyak aku terdiam merenung, duduk di kursi teras rumah. Meresapkan peristiwa yang baru saja terjadi. Ketika Joe, seorang teman kuliah dulu, datang bertamu dengan segala kemegahannya kini. Seorang yang dulunya mahasiswa ekonomi yang sangat idealis, setidaknya begitu menurut ingatanku. Dan demo adalah bagian hidup perkuliahannya, bahkan lebih banyak dari kegiatan kuliah itu sendiri. Aku kira. Joe memang selalu di depan dalam memimpin demo, ketika ada masalah-masalah yang dia kira perlu di bela, dan jawabnya selalu dengan demo.

demo seperti apa ya?


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.