Apa Benar Ahmadiyah Menghina Islam???

Saya mau tak mau jadi membaca tentang ahmadiyah dimana-mana dikarenakan oleh postingan saya kemaren . Dan akhirnya saya tergelitik juga untuk membahas mengenai Ahmadiyah ini terkait dengan Islam sebagai agama.

Banyak saya lihat protes terhadap ahmadiyah ini karena dianggap menghina atau menista agama Islam. Bahkan UU yang dikenakan adalah soal penistaan agama ini. (CMIIW). Tapi apa benar memang telah menghina agama Islam?

Sebenarnya kan yang dipersoalkan itu adalah :

bahwa ahmadiyah mengakui seorang nabi setelah Nabi Muhammad

Nah sekarang saya coba analisa mengenai hal tersebut. Benar memang ahmadiyah mengakui bahwa ada nabi setelah Nabi Muhammad. Tapi hal ini berdasarkan tafsir mereka bahwa nabi penutup yang dimaksud dalam AQ itu adalah menyatakan bahwa nabi baru setelah Nabi Muhammad sudah tidak akan membawa syariat baru lagi. Jadi memang Nabi Muhammad adalah nabi pembawa syariat baru penutup. Dan mereka tetap menjunjung Muhammad sebagai nabi. Begitu bukan?

Nah, jika memang semua analisa saya itu benar ( sepertinya perlu konfirmasi dari umat Ahmadiyah nih ) maka dimana letak menghina agama Islamnya? Toh saya lihat mereka justru menjunjung ajaran agama Islam juga. Hanya saja ada perbedaan tafsir dengan umat Islam kebanyakan mengenai nabi penutup tersebut. Tapi berbeda tafsir tentu bukan menghina. Apalagi memang tafsirnya tidak ada muatan menghina sama sekali.

Yah kalo mau tetap disalahkan sih, memang bisa dianggap bahwa tafsir mereka salah sehingga layak disebut sebagai sesat. Tapi ya mbok dipikirkan juga. Apa memang kebenaran Islam itu tergantung dari tafsir pihak mana yang mendapat dukungan terbanyak alias tirani mayoritas ? Sehingga jadinya tafsir Ahmadiyah pasti salah, karena mayoritas umat Islam tidak mengikuti tafsir mereka.

Lagian sebenarnya siapa sih yang berhak menafsir? Apa Ahmadiyah tidak punya hak itu?

Dan agar pendapat saya lebih diakui maka saya akan memelintir mengutip sedikit ayat-ayat dalam AQ:

Tidak ada paksaan dalam ADDIIN; sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (2:256)

Tidak ada paksaan toh? :mrgreen:

Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah). (6:116)

Hem… ternyata bukan mayoritas penentunya. :mrgreen:

Titipan pertanyaan buat umat Ahmadiyah:

Tapi berkaitan tulisanĀ ini, saya punya pertanyaan terhadap Ahmadiyah. Apa nabi baru itu hanya seorang saja (M. Ghulam Ahmad) atau bisa banyak di berbagai belahan dunia yang luas ini? Moga-moga ada umat Ahmadiyah yang bersedia menjawab pertanyaan saya. šŸ˜€

Ā 

203 Responses to “Apa Benar Ahmadiyah Menghina Islam???”



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

April 2008
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: