Lebaran

Nanti itu, Lebaran akan tiba. Hari dimana seharusnya umat manusia merayakan kefitrian. Menikmati kefitrian. Sebagaimana memang seharusnya manusia itu sebelum tercemar oleh segala macam kelam ketika di perbudak oleh nafsu.

Jadi sebelum kita mengalami ironi yakni terjebak kembali dalam nafsu untuk merayakan kefitrian, saya ingin mengajak, marilah kita menanyakan kepada diri masing-masing :

Apakah memang sudah layak merayakan ?

Rasanya jawabannya tergantung dari diri masing-masing. Dan semoga dengan menanyakan pertanyaan tersebut ke diri sendiri, maka kita bisa meresapi hikmah di balik puasa yang sudah lewat dan lebaran ketika tiba nanti.

Kemudian bisalah kita berharap semuanya tidak lekang oleh arus kehidupan. Seperti yang sudah-sudah. Selamat berLebaran.:mrgreen:

 

26 Responses to “Lebaran”


  1. 1 darnia September 27, 2008 pukul 3:37 pm

    Itu dia, mas Dana…

    Ramadhan kali ini kayaknya gw keilangan greget😦 banyak gagalnya dalam olah-nafsu…. bisanya hanya nyesel aja dan (bahasa kerennya) mencari serpihan-serpihan ilmu yang kiranya masih tersisa biar bisa sedikit ngobatin sedih pisah sama Ramadhan 1429 H ini

    Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin jika ada salah kata dan perbuatan🙂

  2. 2 zal September 28, 2008 pukul 1:43 am

    ::sayangnya langit tak selalu cerah, selalu saja ada awan yang kerap menutupi, yang akan memberi setitik embun, atau mengurai menjadi hujan untuk menghidupkan bumi dari matinya, duh, jaka sadar sulitnya sang bayu menggeser awan, tidaklah kita bercerita tentang kesucian…namun biarkan dia bekerja, hiduplah terus untuk berkarya bersama Sang Semesta, yang juga terus berkarya tiada henti….

  3. 3 niz September 28, 2008 pukul 9:03 am

    semoga ramadhan tahun ni lebih kerasa ramadhannya daripada tahun lalu…
    lebih bisa ngendaliin emosix, meski ada lah sedikit2 da seti2k hal2 yang bwt jengkel..
    sngat sulit kali, menahan emosi daripada menahan lapar dahaga!!!
    padahal itulah yang paling penting..
    Moga masih dipertemukan dgn ramadhan berikutnya

    SELAMAT IDUL FITRI 1429 H
    MINAL A’IDIN WAL FAIDZIN TAQOBALLAHU MINNA WA MINKUM SHIYA MANAA WA SHIYA MAKUM

  4. 4 Iman Brotoseno September 28, 2008 pukul 10:57 pm

    Saya mohon maaf lahir bathin, atas segala salah kata dan salah sikap..

  5. 5 nindityo September 29, 2008 pukul 2:51 am

    hmm.. gimana kalo : “kita jalanin saja ?!”

  6. 6 Amed September 29, 2008 pukul 11:10 am

    Layak tidaknya itu relatif, yang jelas Lebaran itu kan tradisi yang mau-tidak-mau harus tetap di”lestari”kan:mrgreen:

    Selamat merayakan lebaran juga Mas Dana😉

  7. 7 sitijenang September 29, 2008 pukul 10:07 pm

    layak bermaaf-maafan, belum layak merayakan kesucian. mohon maaf lahir batin.😎

  8. 8 Rindu September 29, 2008 pukul 11:27 pm

    Saya sering sekali berkata kata yang tidak semuanya indah, kadang saya salah, mungkin riya, mungkin sedikit dusta … dan saya mohon untuk dimaafkan segala kesalahan saya yah🙂

    Minal aidin wal faidzin … maafkan saya lahir dan batin karena beginilah kewajiban kita sebagai hamba untuk meminta maaf dan memberi maaf.

    Rindu [a.k.a -Ade-]

  9. 9 phiy September 30, 2008 pukul 5:40 am

    hohoho..
    met lebaran juga,
    mohon dimaafken kesalahan2 phiy y..
    *sungkem*

    m(_ _)k

  10. 11 Snowie September 30, 2008 pukul 3:35 pm

    Semoga Idul Fitri bukan sekedar ceremonial yang membudaya.
    MET IDUL FITRI….🙂

  11. 12 gandhoz Oktober 2, 2008 pukul 11:36 am

    Mo’ Lebaran? mo’ sempitan? terserah masing2 dah ….. yang penting di hari yang Fitri ini aku sampaikan ke segenap mahluk Tuhan menyampaikan Mohon Maaf Lahir Bathin sebesar-besarnya atas semua perbuatanku dan atas kebodohanku…… And thank’s untuk Suhu Dana yang membuka cakrawala spiritual saya yang awam ….. hmmmmm

  12. 14 siHarri Oktober 4, 2008 pukul 5:31 am

    terlepas dari itu semua, maaf lahir bathin ya bang. maaf2 kl ada salah2 komen😀

  13. 15 danalingga Oktober 4, 2008 pukul 11:20 pm

    @all

    Selamat lebaran, selamat merenung, selamat mendapat hikmah.😀

  14. 16 zsheefa Oktober 6, 2008 pukul 9:46 am

    @ dana
    apa yaa hikmah dibalik puasa itu?? apakah seperti:
    melakuan puasa tapi makan minuh mah tetap??
    salam

  15. 17 Akhmad Guntar Oktober 6, 2008 pukul 11:49 pm

    taqobalallahu minna wa minkum
    Mohon dimaafkan segala salah. Semoga Allah jadikan kita insan yg jauh lebih baik, lebih mulia, dan lebih berguna bagi sebanyak mungkin manusia. Amin

  16. 18 danalingga Oktober 7, 2008 pukul 6:42 pm

    @zsheefa

    Bagaimana bisa tuh?

    @Akhmad Guntar

    Sama sama.

  17. 19 daeng limpo Oktober 9, 2008 pukul 7:41 pm

    Wah…Mohon Maaf Dulu sama Mas Dana Nih…….mumpung lebaran. MOHON MAAF LAHIR dan BATIN kepada MAS DANA. Selamat Berlebaran.

  18. 20 zsheefa Oktober 10, 2008 pukul 2:46 pm

    @dana
    bila yang melakukan puasa si NUR maka apa hubungannya dengan adam.
    Bila yang melakukan ibadah bukan AHLInya( si NUR) maka semuanya akan tertolak.

  19. 21 zsheefa Oktober 10, 2008 pukul 2:49 pm

    @dana
    dan untuk membahas lebih jauh tentang itu sepertinya kita harus bersampan dulu 2 hari di danau TOBA.
    -salam-

  20. 22 danalingga Oktober 11, 2008 pukul 2:40 pm

    @daeng limpo

    Sama-sama daeng.

    @zsheefa

    Oh, yang melakukan puasa adalah Nur toh. Sepertinya saya mulai mengerti nih. Kira kira masih berminat menjelaskan lebih lagi nggak?

  21. 23 kemenangan Oktober 12, 2008 pukul 11:02 pm

    Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka, kamu lihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang shaleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar.

  22. 24 zsheefa Oktober 18, 2008 pukul 10:22 am

    @dana
    masih…tentang apa??

  23. 25 danalingga Oktober 18, 2008 pukul 1:05 pm

    @zsheefa

    Tentang puasa nur itu. Begini, yang saya pahami bahwa puasa nur berarti bukan puasa secara phisik. Nah, bisa diterangkan bagaimana bentuk puasa nur itu?

  24. 26 zsheefa Oktober 20, 2008 pukul 9:30 am

    @dana

    manusia ada 2 unsur, lahiriah dan bathiniah (Nur).
    niatkan puasa agar si-bathin(NUR suluhi Qodim ) yang melakukannya sehingga apapun yang dilakukan lahiriah maka tidak akan terkontaminasi pada siNUR. maka dapatlah disebut bahwa puasamu tidak hanya menahan lapar dan haus tapi sudah sampai pada taqwa.

    ibarat MINYAK DAN AIR bersatu, bila yang puasa siminyak maka dapat kita memahami airpun ikut puasa karena keberadaan siminyak itu didalam AIR namun sesungguhnya tidak ada kaitanya sehingga ketika siAIR melakukan makan dan minum akankah siminyak ikut merasakan?? wong jalurnya aja berbeda koq.

    Nash: Diwajibkan kepadamu berpuasa seperti orang2 sebelum kamu agar kamu menjadi taqwa, lantas dimana nilai taqwanya???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

September 2008
S S R K J S M
« Agu   Okt »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: