Israel

Duh, percuma usaha para manusia yang berusaha untuk memberikan pengertian bahwa membenci itu bukan jalan keluar. Terutama pengertian pada para pembencimu yang telah mendarah daging di negara ini. Betapa sulitnya untuk sekedar memberi pandangan lain bahwa pada dirimu masih bisa ditemukan kebaikan untuk dipelajari. Betapa teori konspirasi itu adalah hal yang patut dipertanyakan, bahkan ditertawakan. Betapa semua pengertian yang berusaha dibangun itu tetap diusahakan, walau sulit, demi sebuah cita-cita yang mulia. Perdamaian.

Tapi apa daya. Jika ternyata tindakanmu telah menghancurkan segalanya. Betapa tindakanmu telah menunjukkan bahwa kamu memang layak dibenci oleh jutaan umat manusia yang selama ini berusaha diberi pengertian untuk tidak membenci. Maka dari tindakanmu kali ini yang aku lihat adalah sebuah pertunjukan yang membuka bagaimana sebenarnya sikap dirimu dan negara di sekitarmu. Juga aku lihat, sebuah lingkaran balas dendam yang tidak berujung akan segera mewujud di sekitarmu. Yang akan memakan lebih banyak lagi korban yang seharusnya bisa dihindari jika lebih bijak.

Tampaknya memang baik engkau dan musuhmu tidak ingin ada perdamaian. Entah untuk alasan apa. Aku tidak pernah bisa paham. Sebab ketika ternyata alasan damai tidak bisa membuatmu dan musuhmu menjadi lebih bijak. Saya tidak tahu alasan apalagi yang bisa meredam kalian berdua. Meredam kebencian yang membabi buta. Kebencian yang memberi hadiah natal, sabath, tahun baru Hijriah, dan Masehi yang tidak akan pernah terlupakan. Sebuah penghianatan bagi para pekerja damai. Yang tidak pernah lelah memberi pengertian untuk tidak membencimu demi damai agar mewujud.

Maka telah kulihat, sebuah masa depan yang menyedihkan, rangkaian terorisme dari dirimu maupun musuhmu. Menelan jutaan korban anak manusia yang seharusnya bisa tidak. Selamat Tahun Baru untukmu dan musuhmu. Salam damai (yang semakin mustahil).😦

NB:

Maaf jika postingan menyambut tahun baru kali ini menyedihkan. Tapi bagaimanapun keadaannya , Tahun Baru tetap ada. Maka saya ucapkan Selamat Tahun baru buat semua. Semoga bisa lebih baik lagi.

21 Responses to “Israel”


  1. 2 sitijenang Desember 30, 2008 pukul 1:49 pm

    dendam yg dibalas dendam, lalu menimbulkan dendam dan berujung dendam lagi…

  2. 3 Knapppov Desember 30, 2008 pukul 2:22 pm

    Tuhannya Israel adalah materi, barangkali itu adalah ihktiar bangsa israel yang terlanjur memborong minyak, agar harga minyak naik lagi, supaya ndak rugi besar..
    Memang sebagian aktivis ham, liberalis dll sangat memuja otak bangsa israel, tapi sayangnya mereka menganggap selain yahudi adalah qoyyim, alias halal darahnya untuk dibunuh…..
    Pun setelah seluruh bangsa israel berkumpul di yerusalem membentuk negara, mereka semua akan selalu diliputi kekawatiran akan diserang bangsa lain, sebuah negara padat penduduk tanpa sumber pertanian, di tengah gurun yang tandus, kekurangan air bersih, dengan penduduk israel misal 1 milyar, waah betapa miskin dan sengsaranya melebihi rrc, dan akhirnya bangsa israel akan tercerai-berai kembali oleh tindakan mereka sendiri, ataupun kerja paksa di negeri sendiri seperti negeri-negeri komunis….sebuah kutukan yang ironis.
    Misal arsenal nuklir israel meledak di tempat, tanpa hitungan jam seluruh bangsa israel akan musnah akibat ulah sendiri

  3. 4 Budi Desember 30, 2008 pukul 3:22 pm

    Ada Yahudi yang bilang:
    “Peace cannot be kept by force. It can only be achieved by understanding.” ~ Albert Einstein

  4. 5 nie Desember 30, 2008 pukul 8:34 pm

    sedihnya..selamat tahun baru kawan. semoga usahamu untuk menemukan damai masih saja tidak berlalu.

  5. 6 jensen99 Desember 31, 2008 pukul 10:04 am

    Seringkali, keamanan lebih mungkin diraih dengan mengamankan lawan, & perundingan lebih mudah dibicarakan apabila lawan terdesak.

    Selamat Tahun Baru, masbro.

  6. 7 airlangga89 Desember 31, 2008 pukul 3:37 pm

    Semoga tidak sia sia belaka…

    And I Just Wanna Say :
    “Happy New Year 2009”

    Salam kenaaallll….😉

  7. 8 berlygrunge Desember 31, 2008 pukul 5:51 pm

    yak, betul sekali…
    Let’s we Unite, SAVE THE PALESTINE !!
    Save the Palestine

    (ironisnya, gmn mo nolong bangsa lain klo negara kita aja skrg jg sedang dlm kondisi ‘gawat darurat’)

    hehehe

    ~peace

  8. 9 iman brotoseno Desember 31, 2008 pukul 7:46 pm

    selamat tahun baru…semoga dunia akan sedikit berkurang gilanya..

  9. 10 alex© Desember 31, 2008 pukul 10:13 pm

    Postingannya memang menyedihkan ini, Dan…

    Tapi mau bilang apa lagi? Fakta di akhir tahun begitu itu.

    Ya, mudah2an besok lebih baik lagi🙂

  10. 11 pengembarajiwa Januari 1, 2009 pukul 10:22 am

    Tunggu saja tanggal mainnya….. di bioskop2 kesayangan Anda.

    Film yang berjudul “Kemenangan akan Tiba”
    diperankan oleh :
    Tokoh yang di kagumi oleh seluruh Umat Muslim….

    Dan Film yang berjudul “Kiamat akan datang”

    Salam

  11. 12 Rindu Januari 1, 2009 pukul 3:10 pm

    Optimis kang … pasti masih ada yang bisa kita ambil hikmahnya, sepahit apapun perjalananan.

  12. 13 airlangga19 Januari 2, 2009 pukul 10:28 am

    Sungguh tak berperi kemanusiaann.. Patut di musnahkan….
    Salam kenal….😉

  13. 14 danalingga Januari 2, 2009 pukul 6:38 pm

    @sitijenang

    Sepertinya manusia umumnya sudah tahu dendam bukan solusi, tapi entah kenapa masih hobi juga mendendam.

    @Knapppov

    Ada kemungkinan anda benar sih. Cuman kok jadi akivis ham, liberalis dll (walau disebut sebagian) yang jadinya diserang?

    @Budi

    Walah, sebuah ajaran yang bagus, tapi herannya tidak dianggap sama yahudi yang memimpin di Israel sono.

    @nie

    Met tahun baru, semoga.

    @jensen99

    Sebuah strategi jika begitu. Semoga hasilnya berguna saja.

    Met tahun baru.

    @airlangga89

    Met tahun baru dan salam kenal.

    @berlygrunge

    Makanya mending selamatkan manusia. Gimana?

    @iman brotoseno

    Selamat dan salam.

    @alex©

    Semoga lebih baik.

    @pengembarajiwa

    *menunggu*

    @Rindu

    Yup, semua sarana untuk belajar.

    @airlangga19

    Lah, ada lagi.🙄

  14. 15 tomyarjunanto Januari 5, 2009 pukul 9:22 am

    MARI JADIKAN DIRI KITA MASING2 AGEN PENGUBAH DUNIA😀
    KITA PERSEMBAHKAN DAMAI DAN CINTA SEBAGAI PERSEMBAHAN KEPADA BAPA ABRAHAM, KARENA KALAU BUKAN KITA RAKYAT INDONESIA SIAPA LAGI? ANAK2 ABRAHAM SI ISMAIL DAN SI ISHAK MALAHAN TERUS SALING BERBUNUHAN

  15. 16 Lumiere Januari 5, 2009 pukul 9:44 am

    No peace among the nations without peace the religions; No peace among religions without dialog between the religions; No dialogue between religions without investigating the foundation of the religions

    betewe, Kapan yah semua ini akan berakhir? akankan menjadi never ending story?😕

  16. 17 godamn Januari 6, 2009 pukul 5:26 pm

    Hatiku pilu membaca postingan akhir tahunmu… itu mengajakku untuk menyimak kisah-kisah perang dalam kitab suci. Kisah di Badar, Uhud, Kurusetra dan juga Perang Salib, Menurut pendapatku tidak ada perang antar agama di sana, label perang agama hanya disematkan untuk mencari pendukung saja.

    Begitu banyak kepentingan dalam perang-perang tersebut, kekuasaan, harga diri, kesombongan, ketakutan kehilangan pengaruh, dan dendam dari para penguasa dan faktor yang diperbolehkan oleh agama untuk berperang hanya untuk mempertahankan diri dari kebodohan yang agresif.

    Agama yang benar tidak pernah menyuruh berperang untuk meluaskan pengaruh, Dia maha kuat, tidak perlu dibela… Dia tidak memerlukan pendukung, sedikit, banyak atau tidak ada sama sekalipun sama saja… orang yang beragama yang benar tidak memerlukan teman, kalaupun ada itu hanyalah untuk menyebarkan kasih sayangNya.

    Perang antar agama tidaklah mungkin, jika agama hanya satu bagaimana bisa berperang dengan agama lain… yang ada hanya berperang dengan kejahilan, dengan kebodohan yang diyakini, yang mereka sebut sebagai agama. Agama bukanlah institusi, agama hanyalah jalan untuk menemuiNya. Negara agama tidak ada, yang ada hanyalah negara yang sanggup menciptakan ketenangan bagi rakyatnya untuk menemuiNya.

    Apakah Palestina perlu dibela? aku merasa tidak perlu, yang perlu dibela adalah kondisi aman supaya manusia bisa tenang dalam bergaul dengan tuhannya… lihatlah sekali lagi… yang perlu diperangi bukanlah Israel juga.. tapi kebodohan dan keserakahan di manapun dia berada… di Israel, di Palestina, di Indonesia juga di lingkungan kita.. bukan hal mustahil kebodohan di lingkungan kita akan membesar dan menjadi perang seperti di Palestina… lihatlah Palu, lihatlah Maluku… lihatlah kondisi perselisihan Ahmadiyah. Bahkan NU dan Muhammadiyah juga. Sungguh bohong jika mereka sudah berdamai, mereka hanya sedang tidak berperang saja.

    Lihatlah musuhmu sebenarnya… Jika sudah tahu musuhmu… berperanglah di front manapun juga di dunia.. dan langsung menusuk pusatnya, kegelapan di hati para manusia.

  17. 18 puji Januari 8, 2009 pukul 2:09 pm

    saya sependapat dengan mas godam, Agama mengajarkan budi pekerti yang santun dan baik penuh cinta…
    tidak ada itu yang namanya negara agama..
    Agama itu bagaimana kita mensikapi perbedaan

  18. 19 danalingga Januari 9, 2009 pukul 10:47 pm

    @tomyarjunanto

    Mari kang.😀

    @Lumiere

    Kapan-kapan.😛

    @godamn

    Ah, iya, agama berperang hanya untuk mencerahkan.

    @puji

    Agama bukannya petunjuk untuk mengenal Tuhan?

  19. 20 razuka Januari 15, 2009 pukul 1:28 pm

    @Dana
    Kapan mau tampilkan tema Muhajirin dalam rangka thn baru islam.
    -salam-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: