Kafir!!!

(… yang terjadi di suatu masa suatu saat di suatu tempat…)

Saya : “Dasar kafir kamu!!!!” Β *sambil nunjuk nunjuk dengan mata membara*

Dia : “Kayak situ nggak kafir aja.” *dengan cueknya menenggak vodka*

Saya : ” … ”

( Sesama kafir harusnya dilarang saling mendahului menunjuk bukan? Seharusnya yang berhak hanyalah yang sudah mendapat stempel tidak kafir dari Tuhan. Itu juga harus bisa menunjukkan dan membuktikan bahwa stempel tersebut benar dari Tuhan. Jika tidak maka sungguh bisa diragukan sebab dewasa ini apa sih yang tidak bisa dipalsu? )

23 Responses to “Kafir!!!”


  1. 1 chiw Januari 15, 2009 pukul 9:10 pm

    hm… sebelum itu Dan, tukang stempelnya juga sudah harus diverifikasi dulu sebage pencetak stempel kafir. ya nggak?

  2. 2 chiw Januari 15, 2009 pukul 9:11 pm

    *kok jadi ngomongin stempel sih*

  3. 3 ichan Januari 15, 2009 pukul 9:24 pm

    kalo kapir ya kapir udah titik

    *ngelirik qzink ama joyo

  4. 4 ichan Januari 15, 2009 pukul 9:25 pm

    *masih menunggu posting yg lebih berat

  5. 5 edy Januari 15, 2009 pukul 10:17 pm

    yg saya matanya membara akibat nenggak vodka duluan?

  6. 6 zal Januari 16, 2009 pukul 4:35 am

    ::kenapa dan, nyari stempel…nich..stempel sendiri…πŸ™‚

  7. 7 illuminationis Januari 16, 2009 pukul 5:05 am

    anda masuk daftar, ditunggu kunjungannya ke blog saya halaman award:mrgreen:

  8. 8 frozen Januari 16, 2009 pukul 9:03 am

    Abad postmo itu aneh yah, lha jadinya (logikanya), karena saya tidak suci, maka saya pun tidak bisa memperingatkan orang lain yang berbuat salah dong?

    [Ilustrasi]

    Saya : Mas Dana, itu penempatan titik komanya salah, diksinya kurang mengena, setting kisahnya kurang penggalian, alurnya datar, bla bla bla…

    Anda : Ah, lu kayak gak pernah gitu aja…

    Saya :😯 …

    (itu baru yang simpel, bagaimana dengan contoh yang lebih ekstrim??)

    *ciri abad ini, tidak ada kebenaran tunggal, bagus sih, tapi… kok jadi nihilistik begini*😐

  9. 9 ulan Januari 16, 2009 pukul 9:40 am

    hahahahahhahaahahha…. yayayayyaa…

  10. 10 CY Januari 16, 2009 pukul 11:18 am

    @frozen
    Perlu diketahui memaki dengan mengingatkan itu beda, kalo di atas itu makian. Kalo contoh di koment anda itu memang mengingatkan.
    Dalam konteks mengingatkan pun harus dgn tata krama dan bahasa yg sopan, bukan dgn mata merah membara dan suara bariton serak2 becek hehe…

  11. 11 CY Januari 16, 2009 pukul 11:20 am

    @Frozen
    ups.. kurang satu lagi.
    apalagi kalau tak direspon, trus mengingatkannya sambil bawa pentungan merusaki fisik atau milik si “kafir”

  12. 12 danalingga Januari 16, 2009 pukul 11:26 am

    @chiw

    Kira-kira siapa yang sanggup memverifikasi ya?

    @ichan

    Makanya sesama kapir dilarang saling mendahului.πŸ˜›

    @edy

    Bisa jadi bro… bisa jadi…

    @zal

    Stempelnya boleh beli dimana sih zal?

    @illuminationis

    Ok.

    frozen

    Rasanya masalah kafir tidak sesederhana masalah diksi. Tapi saya lagi males bahasnya. πŸ˜‰

    Btw, why so serious ™πŸ˜›

    CY

    Thanks bro, sudah berusaha menjelaskan.

  13. 13 zal Januari 16, 2009 pukul 12:04 pm

    ::jadi ingat sapi di Aceh, yang distempel untuk memudahkan untuk dikenali…

    Dan, Jika bukan karena ada stempel itu kek mana ditaukan membaca sehingga di golongkan sebagaimana disebut pada Markhus 14:11 kalo engga salah…

    Cek sendiri stempelmu yang sudah ada sejak sebelum lahirmu…

    Kalau tak diberi makan, sapi yang distempel akan kurus kering, macammana dia menjadi berguna kan…

  14. 14 Jefry Austin Januari 16, 2009 pukul 1:52 pm

    Saya telah membaca karya kamu. semua bagus. Tampaknya kita memiliki aliran dan semangat tulis yang mirip. Oleh karena itu saya ingin agar kita saling berkunjung blog.

    Kami akan menyajikan mater-materi kami untuk menyambut anda. kami mengundang anda. Di blog saya selain ada refelksi, juga terdapat banyak hal di sana. Mari kita saling memperkaya pengetahuan dan pengalaman.

    Selamat datang. Kami menunggu anda.

  15. 15 frozen Januari 16, 2009 pukul 5:54 pm

    @ CY
    kan saya cantumkan, itu baru contoh simpel, lha gimana dengan yang ekstrim. Dan model bertahan seperti dalam ilustrasi mas danalingga anda anggap memaki, bagaimana kalau dihaluskan sedikit seperti ini:

    Saya : “Anda kafir loh” *sambil nunjuk nunjuk dengan mata membara*

    Dia : “Kayak situ nggak kafir aja” *dengan cueknya menenggak vodka*

    Saya : “…”

    posisinya sudah seperti mengingatkan, tapi balasan yang didapat kemungkinan akan tetap begitu jgπŸ˜›

    tapi okelah, seperti yang dikataken mpu blog, napa pula mesti dibikin serius:mrgreen:

  16. 16 danalingga Januari 16, 2009 pukul 9:04 pm

    @zal

    Berarti nggak perlu beli dunk zal?

    @frozen

    Iya nggak perlu terlalu serius bro, soalnya bukan falacy itu intinya.

  17. 17 danalingga Januari 16, 2009 pukul 9:05 pm

    @Jefry Austin

    Ok, entar saya berkunjung.

  18. 18 alexΒ© Januari 17, 2009 pukul 9:23 am

    Lha…. ini mengingatkan pada entry di postingan ajaran. Konspirasi ini pasti!™ :mrgreen:

    *digebuk*

  19. 19 CY Januari 19, 2009 pukul 9:04 am

    @Frozen
    Seberapa haluspun penyampaiannya, kata “kafir” itu tetap kasar. Kalau di Siera Leone, walau mengucap kafir dgn halus sambil tersenyum pun kita bisa di bunuh hehehe…
    Masih banyak terjemahan bebas dari Kafir yg bisa di ucapkan bro… πŸ˜€

  20. 20 stey Februari 9, 2009 pukul 1:05 pm

    ngapain juga menghakimi atau menilai orang lain, toh Nabi aja bisa salah, kok kita yang manusia biasa.

  21. 21 Jum (@jum_m) Oktober 28, 2012 pukul 2:16 am

    yang kita butuhkan adalah bagaimana kriteria kekafiran itu???


  1. 1 Saya Telah Menghina Allah « Sebuah Perjalanan Lacak balik pada Januari 17, 2009 pukul 2:38 am
  2. 2 Dasar Kafir!! « Blog Ajaran Lacak balik pada Januari 17, 2009 pukul 7:30 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Januari 2009
S S R K J S M
« Des   Feb »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

%d blogger menyukai ini: