Archive for the 'Perjalanan Spiritual' Category

Warisan Sang Nabi

Pada saatnya nanti. Jauh dimasa depan maka esensi ajaranku akan dilupakan. Yang ada hanya ritual kering yang masih terus dipelihara. Bahkan ritual-ritual itu pada akhirnya menciptakan tuhan-tuhan baru. Tuhan-tuhan yang menjadi harapan bagi mereka-mereka yang terjebak dalam ilusi. Esensi telah dirampas seluruhnya oleh ilusi yang diciptakan oleh ruang dan waktu dari masaku.

terus mendengar …

Iklan

Perjalanan Yang Masih Terus Berlanjut

Tentu para pembaca blog sebuah perjalanan ini sudah menyadari. Menyadari bahwa beberapa bulan ini tulisan di sini berkurang drastis dibandingkan yang sudah-sudah. Yah, semua itu disebabkan hal di dalam diri, bukan karena kesibukan atau hal di luar diri lainnya. Terasa beberapa bulan ini ada perubahan dalam memandang laku agama sekitar, yang selama ini sebagai bahan tulisan. Semua berawal dari spiritualitas yang semakin menurun. Kesadaran yang semakin diambil alih oleh ego.

bagaimana sebenarnya?

Pencerahan?

Makanya Allah menciptakan cinta, biar yang beda-beda bisa nyatu.

Kata sebuah nabi satu ketika.

Akupun mengamininya sepenuh hati.

Cracking Turunnya Isa Untuk Mengalahkan Dajjal

Kita ketahui bersama bahwa ada semacam cerita yang dipercaya oleh umat-umat agama yang berasal dari Timur Tengah. Cerita itu adalah mengenai di akhir jaman akan turun nabi Isa/Tuhan Yesus/Mesias untuk mengalahkan Setan/Lucifer/Dajjal dan kemudian menyelamatkan umat manusia yang percaya. Sebuah cerita yang bagi saya sungguh sangat imajinatif. Seimajinatif kisah-kisah Harry Potter dengan dunia sihirnya. Sebelum diprotes karena menyamakan kisah agama dengan harry potter, ada baiknya saya tegaskan bahwa kesamaannya adalah pada efek imajinatif nya saja. Bukan menyamakan apple to apple.

kira-kira apa yang saya pahami?

Hitam Putih Kehidupan

Kali ini saya sedang ingin meracau tentang hitam putih. Hitam putih dalam tulisan saya ini bukan hanya menyatakan yang tentang dua warna. Melainkan tentang hitam putih yang telah mengalami pemaknaan yang luas. Dimana hitam putih telah diasosiasikan dalam penggolongan manusia dan tindakannya. Juga bisa diasosiasikan dengan surga dan neraka. Juga bisa untuk suci dan sesat. Hitam putih yang bagian dari dualitas.

Lalu pendapat saya bagaimana?

Allah itu ada di …

Kali ini mari kita membahas Tuhan dengan memakai ayat saja, biar tidak dituduh menuhankan akal tanpa dalil yang jelas. 😉 Ayatnya sih sederhana :

Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas Arasy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorang pun yang akan memberi syafaat kecuali sesudah ada izin-Nya. (Zat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? ( Surat Yunus ayat 3 )

Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya ( Surat Qaaf ayat 16 )

terus?

Tuhan Yang Pemalu

“Tuhan itu pemalu ya?”

“Heh?!!! Kok kamu bisa berpandangan begitu. Hati-hati kamu bisa dituduh telah menghujat Tuhan. “

“Waduh, bukan niat menghujat. Hanya saja itulah yang terlintas dipikiran ketika Pak Haji dan Om Pendeta sebelah rumah sama-sama menjelaskan bahwa Tuhan itu tidak dapat dilihat. “

“Lah, tidak dapat dilihat bukan berarti karena malu kan?”

“Yah, jika buat manusia sih memang benar. Tapi ini kan Tuhan yang katanya maha-maha. Seharusnnya jika Tuhan memang ingin dilihat ya tentu Dia bisa membuat Dia terlihat. Pasti tahu caranyalah. Maka ketika Tuhan ternyata tidak dapat dilihat maka itu hanya bisa berarti bahwa Tuhan memang tidak mau dilihat. Dan salah satu alasan yang terpikir oleh saya adalah Tuhan itu malu jika dilihat. Yang belum saya tahu kenapa Tuhan malu dilihat ya?”

“Malu kan cuma salah satu alasan saja. Bisa jadi Tuhan tidak mau dilihat demi keselamatan yang melihat. Manusia bisa jadi tidak tahan jika melihat Tuhan. Contohnya Nabi Musa tuh. “

“Ah, tetap saja jika Tuhan mau maka manusia tentu bisa dan tahan melihatNya. Semuanya tergantung mau tidaknya Tuhan. Toh segala sesuatu mungkin bagi Dia bukan? “

” … “


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Desember 2017
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.