Posts Tagged 'agama'

Politikus Beragama

Kawan aku beritahukan kepadamu bahwa politikus yang mengaku beragama itu banyak. Politikus yang benar-benar beragama masih aku cari sampai saat ini. Sudah lama, masih belum aku temukan. Tapi aku tidak akan putus asa. Akan kucari terus politikus yang benar-benar beragama bukan yang hanya kelihatannya beragama.

putus asakah dalam pencarian?

Agama Bukan Untuk Orang Logis

Pernah disebutkan sebuah pembelaan ketika agama sedang dituduh tidak bisa memenuhi kaidah logika. Pembelaan itu menyatakan bahwa memang agama tidak bisa dipahami dengan logika. Atau pernah disebutkan juga pembelaan lainnya bahwa agama itu tidak dapat dilogikakan. Kedua pembelaan itu sama saja konsekuensinya.

logiskah?

Kondom, HIV, Seks Bebas, dan Agama

Sudah jamak dewasa ini salah satu cara mencegah penularan virus HIV adalah menggunakan kondom jika berhubungan seks. Terutama bagi mereka para pekerja seks. Atau pencandu seks bebas. Dan jamak juga orang-orang yang merasa beragama itu selalu protes. Bahwa pengkampanyean pemakai kondom itu sama saja menganjurkan seks bebas. Seks bebas yang sangat dilarang oleh agama, dengan dihukum sebagai jinah. Sebuah dosa yang katanya sangat dilaknat Tuhan sang maha pengasih. Saking dilaknatnya, maka legal membunuh para penjina itu.

lalu

Perempuan Berkalung Sorban

Belakangan ini, sempat ramai diperdebatkan tentang film Perempuan Berkalung SorbanĀ besutan sutradara Hanung Bramantyo . Yang membuat heboh hingga ke media massa, sejauh pengamatan saya, adalah akibat Imam Besar Istiqlal yang juga Wakil Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) sangat kontra dengan film ini . Maka sungguh menarik untuk dibahas jika sudah melibatkan petinggi salah satu agama. Lebih menjual seru untuk membahasnya.

Adapun Alasan kontranya adalah bahwa film ini menjelek-jelekkan ajaran Islam. Bahwa film ini tidak sesuai dengan kenyataan. Bahwa yang membuat film tersebut tidak mengerti Islam. Begitulah kira-kira yang aku tangkap dari alasan pak Ali Mustafa Yaqub tersebut saat diperdebatkan dengan Hanung di salah satu televisi swasta. Juga seperti itulah kira-kira intinya jika dilihat pada artikel detik yang saya link sebelumnya.

maka …

Carilah Apa yang kau benci dari agama …

Pernah dulu, Jenar sangat membenci agama-agama. Terutama agama-agama yang berasal dari Timur Tengah. Jenar membenci agama-agama tersebut karena telah membuat hidupnya serasa makin sulit. Dengan segala dogma untuk bersikap rasis terhadap penganut agama yang berbeda. Mengajarkan untuk menganggap paling benar sendiri, umat lain sangat hina karena mereka pasti salah.

lalu apa lagi?

Indonesia Munafik

Seingat saya dulu ada salah satu sastrawan besar Indonesia yang menyatakan ciri-ciri orang Indonesia. Ada beberapa ciri-ciri. Namun yang saya bahas kali ini adalah satu ciri-ciri yang masih saya ingat, yakni bahwa orang Indonesia itu adalah munafik. Munafik sebuah kata yang kuat. Betapa kita tidak akan pernah rela untuk digelari sebagai munafik. Tapi jika memang kenyataan, apa boleh buat. Mari kita telan gelar munafik itu dengan sadar. Hingga merasakan betapa tidak enaknya, lalu mempunyai keinginan untuk tidak munafik lagi. Walau memang sangat sulit untuk tidak munafik. Tapi tetap layak kita coba.

lantas mengapa saya tiba-tiba bicara tentang munafik?

Agama Yang Sakti Mandraguna

Akhirnya saya harus mengakui akan kesaktian agama. Betapa tidak sakti, perbuatan yang seperti tindakan Amrozi cs dalam pengeboman di Bali masih bisa mendapat pembenaran yang sangat meyakinkan. Sebegitu meyakinkannya sehingga bahkan dengan gagahnya mereka dapat menyandang label yang sangat mentereng. Seorang Mujahid.

Yup, cukup sakti …

Fundamentalis dan Liberalis Ternyata sama

Kaum agama yang fudamentalis dan liberalis ternyata mempunyai sebuah kesamaan mendasar diantara perbedaan yang tampak dari sikap beragama mereka. Kesamaan tersebut adalah keduanya sering menggunakan ayat-ayat dari kitab yang dianggap suci sebagai pendukung pemahaman dan tindakan beragama mereka.

Sudah sering kita jumpai bahwa satu ayat yang sama bisa menjadi pendukung dua pendapat yang saling bertentangan. Itu untuk satu ayat yang sama, jika kita ambil satu kitab suci yang sama, maka akan lebih banyak lagi kita temukan paradoks tersebut. Bahwa satu ayat dipakai oleh kaum fudamentalis untuk membenarkan tindakannya, sedangkan ayat lainnya digunakan kaum liberalis sebagai penentang tindakan kaum fudamentalis tersebut. Hal tersebut juga bisa berlaku sebaliknya. Kedua ayat yang dipertentangkan tersebut berasal dari satu kitab suci.

lantas?

FPI Pada Pengadilan

Terus terang tulisan ini tidak berdasarkan fakta yang akurat. Tulisan kali ini hanya berdasarkan kesan yang saya tangkap dari berita-berita yang beredar di internet, koran, televisi. Maka bisa jadi kesan saya ini salah. Tapi inilah sejujurnya kesan yang saya, sebagai masyarakat, dapatkan dari segala berita mengenai FPI dan pengadilan yang sedang berlangsung.

memang bagaimana kesannya?

Cinta, Keraguan, dan Agama

Kasih, jujur saja bahwa aku memang meragu meneruskan langkah. Berusaha merebut hatimu sepenuhnya. Sebab kasih, aku menjadi takut akan masa depan jika hatimu telah di serahkan. Dan ternyata tidak dapat dikembalikan lagi. Entah masa depan apa yang menanti bagi perbedaan-perbedaan kita. Padahal sering juga harapan agar hatimu menerima diriku sepenuhnya menghiasi mimpi-mimpi dalam tidurku. Tapi kasih, kesadaran akan masa depan membuatku menjadi pengecut.

apa lagi?


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Juli 2020
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.