Posts Tagged 'diri'

Setelah Adu Argumen

Kubaca lembar demi lembar argumentasi yang baru saja terjadi. Argumenku dan argumenmu. Tanpa ada satupun yang terlewat. Semua kulahap habis demi sebuah kepuasaan. Dan setelah itu kusiapkan diri untuk menuliskan argumen selanjutnya. Setelah itu kutunggu argumenmu kembali, dengan sedikit rasa cemas. Begitu terus, berputar tiada akhir.

apa benar tiada akhir?

Iklan

Sikap Dalam Diskusi Agama

Meneruskan postingan saya tentang alasan untuk membahas tentang agama . Maka akan saya tuliskan sebuah metode agar pada saatnya nanti pembahasan masalah agama menjadi ajang diskusi yang mencerahkan. Bukannya menjadi ajang “perkelahian” yang akhirnya malah menggelapkan. Metode ini memang agak sulit diterapkan sebab memang umumnya para penganut agama sudah deprogram untuk bersikap fanatik buta. Tapi tidak salahnya mencoba bukan?  Dan saran saya bahwa jika tidak dapat menerapkan metode ini, maka janganlah sekali-kali mencoba untuk mendiskusikan agama. Sebab jadinya hanya emosi diri yang akan meningkat.  

lantas bagaimanakah? 😕

Jenuh Berdebat

Di antara hidup, dalam berjuta kontemplasi yang telah dilakoni. Terlintas hal tentang sebuah kebiasaan saya dalam dunia maya di waktu yang telah lewat baru saja. Terutama di forum-forum dan blog yang saya singgahi. Sebuah kebiasaan yang akhir-akhir ini sepertinya semakin melemah, dan semakin jarang dilakukan. Hal itu mungkin bukan karena sebuah kesadaran yang mutlak, tapi lebih kepada rasa jenuh yang menyergap.

lantas bagaimana?


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

November 2017
S S R K J S M
« Mei    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.