Posts Tagged 'hidup'

Perjalanan Yang Masih Terus Berlanjut

Tentu para pembaca blog sebuah perjalanan ini sudah menyadari. Menyadari bahwa beberapa bulan ini tulisan di sini berkurang drastis dibandingkan yang sudah-sudah. Yah, semua itu disebabkan hal di dalam diri, bukan karena kesibukan atau hal di luar diri lainnya. Terasa beberapa bulan ini ada perubahan dalam memandang laku agama sekitar, yang selama ini sebagai bahan tulisan. Semua berawal dari spiritualitas yang semakin menurun. Kesadaran yang semakin diambil alih oleh ego.

bagaimana sebenarnya?

Manusia Melihat

Manusia memang seringnya melihat apa yang ingin dia lihat. Dia telah menetapkan batasan-batasan terlebih dahulu dalam pikirannnya, lalu melihat suatu kejadian dalam bingkai batasan-batasan tersebut. Bahkan jika kejadian yang dilihat tidak pas dalam bingkai tersebut, maka bukan bingkainya yang dilepas, melainkan kenyataan yang disesuaikan dalam bingkai tersebut.

lihatlah!

Dunia Memang Tidak Adil

Dunia memang bukan tempat mencari keadilan. Marilah kita sadari hal tersebut, sehingga nantinya tidak menjadi gila karena mencari keadilan di dunia ini. Sesuatu hal yang memang tidak ada.

Marilah memainkan peran kita sebaik-baiknya, tidak usah terlalu banyak mengeluh soal adil tidaknya rasa hidup kita. Melakukan hidup sajalah. Seribu keluhanpun tidak akan mengubah apa-apa yang memang telah menjadi peran kita. Eh, tapi jangan-jangan mengeluh itu pun merupakan peran yang harus kita mainkan.

lantas?

Hitam Putih Kehidupan

Kali ini saya sedang ingin meracau tentang hitam putih. Hitam putih dalam tulisan saya ini bukan hanya menyatakan yang tentang dua warna. Melainkan tentang hitam putih yang telah mengalami pemaknaan yang luas. Dimana hitam putih telah diasosiasikan dalam penggolongan manusia dan tindakannya. Juga bisa diasosiasikan dengan surga dan neraka. Juga bisa untuk suci dan sesat. Hitam putih yang bagian dari dualitas.

Lalu pendapat saya bagaimana?

Renungan Idul Adha

Idul Adha, Hari Raya Haji, Idul Kurban, Hari Raya Kurban, itulah sebutan untuk hari dimana terjadi penjagalan kambing, domba, sapi dalam jumlah yang masif. Sebuah bentuk ketegaan manusia dalam membunuh, itulah pikirku pada waktu dulu.

Seiring waktu berjalan, aku berusaha lebih bijak dalam menyikapinya. Selalu berusaha mengambil pelajaran dari segala peristiwa, termasuk peristiwa yang tidak disukai. Maka sebuah pelajaran yang mungkin berguna dari pengurbanan pada tahun ini. Pelajaran agar kematian para kurban tidak menjadi sia-sia.

Pelajaran berupa kesadaran bahwa ada yang harus berkorban hidup agar aku terus hidup. Mereka mati demi memberikan kesempatan bagi hidupku. Yang mati menjadi pensuplai kehidupan itu sendiri. Jadi mari menghargai yang mati dengan tidak menyia-nyiakan hidup ini.

Maka pada akhirnya, mati dan hidup pun menjadi kesatuan yang tak terpisahkan. Tanpa salah satu, maka tidak ada keduanya.

Selamat Idul Adha

BerSufi dan Guru

Ada yang menanyakan apakah belajar untuk menjadi seorang sufi itu wajib memiliki guru? Jawab saya adalah wajib. Sebab namanya orang belajar ya harus ada guru. Jika tidak dia belajar darimana coba? Adapun guru dalam pengertian saya disini adalah sesuatu atau seseorang yang mengajarkan berbagai hikmah untuk dapat membuat diri kita menjadi seorang sufi .

Guru tersebut bisa siapa dan apa saja. Semua hal yang kadang kita anggap kejadian sepele bisa menjadi guru bagi kita untuk menjadi seorang sufi. Sering saya sendiri mengalami sebuah pemahaman ketika berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai kalangan. Setiap kejadian, sekecil apapun itu, adalah guru bagi saya.

detailnya?

Untuk Terus Hidup Perlu Keberanian

Mungkin kau berpikir telah sangat berani karena telah mengambil keputusan untuk mengakhiri hidup. Berani karena tidak takut mati. Tapi aku rasa tidak, teman. Kau tidak berani , kau itu sangat pengecut. Sebab dengan memilih kematian maka ada yang diakhiri. Mengakhiri sesuatu yang kau takuti dengan sangat. Ketakutan yang kau takuti lebih dari mati.

berani atau pengecut ?


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Agustus 2017
S S R K J S M
« Mei    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.