Posts Tagged 'sufi'

BerSufi dan Guru

Ada yang menanyakan apakah belajar untuk menjadi seorang sufi itu wajib memiliki guru? Jawab saya adalah wajib. Sebab namanya orang belajar ya harus ada guru. Jika tidak dia belajar darimana coba? Adapun guru dalam pengertian saya disini adalah sesuatu atau seseorang yang mengajarkan berbagai hikmah untuk dapat membuat diri kita menjadi seorang sufi .

Guru tersebut bisa siapa dan apa saja. Semua hal yang kadang kita anggap kejadian sepele bisa menjadi guru bagi kita untuk menjadi seorang sufi. Sering saya sendiri mengalami sebuah pemahaman ketika berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai kalangan. Setiap kejadian, sekecil apapun itu, adalah guru bagi saya.

detailnya?

Sholatlah Seperti Engkau Melihatku Sholat

Sholatlah seperti engkau melihatku sholat

Tidak sengaja Jenar membaca kalimat tersebut. Saat itu dia sedang menikmati kacang yang dibelinya dari penjual keliling. Seperti biasa, kacang tersebut dibungkus kertas bekas demi penghematan. Yah, kelihatanya sih tidak higienis sebab entah kertas bekas apa yang beruntung terpilih untuk membungkus kacang yang dibeli Jenar.

Tapi tampaknya Jenar tidak pernah peduli. Toh, selama ini dia tidak pernah mengalami kesulitan dengan kesehatannya. Bahkan banyak pengetahuan baru yang dia dapatkan dari potongan-potongan kertas bekas yang bernasib menjadi pembungkus kacang itu. Tidak hanya pengetahuan baru, tapi juga pengetahuan lama yang mengingatkan sesuatu yang baru.

Pengetahuan apakah yang didapat Jenar kali ini?

Kami

Kata kami sering ditemukan dalam ayat AQ ketika Tuhan menyebutkan dirinya yang sedang berbuat atau berkehendak. Kalo dipikir-pikir kok ya Tuhan menyebut kami, kan berarti ada lebih dari satu Tuhan tuh. Tuhan menyekutukan dirinya sendiri dunk jadinya. Heh?! Tuhan macam apa yang begitu. Melarang orang menyekutukanNya, namun malah melakukan penyekutuan itu sendiri. Walau sih Tuhan itu memang maha-maha, jadi ya bisa seenaknya dewelah. Tapi mosok Tuhan begitu. Saya jadinya pengen protes dunk.

protes bagaimana?

Tak Tebatas

Oleh zsheefa

bagai untaian kata begitu tersibak
jelas..terang..tampa hijab
tiada lagi yang tersisa
tiada rahasia..terhampar laksana lembayung
yang bertautan dengan langit biru

alam jagat raya seakan hanya sebuti pasir
semua runduk ketika terkuak…
ach..betapa kebodohan ini telah berakar
mencapai kesemua titik saraf hingga mematikan
akal dan pikiran…

nikmati …

Setelah Adu Argumen

Kubaca lembar demi lembar argumentasi yang baru saja terjadi. Argumenku dan argumenmu. Tanpa ada satupun yang terlewat. Semua kulahap habis demi sebuah kepuasaan. Dan setelah itu kusiapkan diri untuk menuliskan argumen selanjutnya. Setelah itu kutunggu argumenmu kembali, dengan sedikit rasa cemas. Begitu terus, berputar tiada akhir.

apa benar tiada akhir?

Al-Qur’an Sejati

Atas dasar Ilmu Sejarah (Dalil Sam’i), dipercayai oleh umat Islam bahwa diterimanya Al-Qur’an oleh NABI MUHAMMAD SAW terjadi secara berangsur-angsur selama 23 tahun. Yang terbagi dalam 2 periode, yaitu Periode Mekkah (surat Makkiyyah) 13 tahun, dan periode Madinah (surat Madaniyah) dalam kurun waktu 10 tahun

Penulisan Al-Qur’an dan perkembangannya

Penulisan (pencatatan dalam bentuk teks) Al-Qur’an sudah dimulai sejak zaman NABI MUHAMMAD SAW. Kemudian transformasinya menjadi teks yang dijumpai saat ini selesai dilakukan pada zaman khalifah Utsman bin Affan.

silahkan diselami lebih jauh lagi

J. Krishnamurti Menjelaskan Pilihanku

“Saya nyatakan bahwa kebenaran adalah wilayah tanpa jalan [Truth is a pathless land], dan kalian tak dapat mendekatinya melalui jalan apa pun, melalui agama apa pun, melalui sekte apa pun. Itulah sudut pandangku, dan saya berpegang pada itu secara mutlak dan tanpa syarat.

  tanpa syarat baca terus

Jenar Masuk Surga

Syahdan cerita ini terjadi ketika Jenar sudah lama mati. Jenar sendiri sudah lumayan pegel menunggu hari perhitungan yang telah dijanjikan. Syukurlah, akhirnya hari perhitungan itu dilaksanakan juga. Mungkin Tuhan merasa sudah saatnya atau bisa jadi tidak tega melihat Jenar yang kepegalan (keknya nggak mungkin deh 😛 ) . Nah, cerita ini terfokus kepada kejadian yang paling seru saat itu. Yakni pas ketika Jenar ditanyain ama malekat di sono saat hari perhitungan tersebut.

” Wahai tubuh Jenar coba ceritakan semua kebaikan dan kesalahan Jenar. ” Terdengar bang Malekat memerintah dengan sangat berwibawa sekali.

kira-kira apa jawab tubuh Jenar ya?

Tuhan itu satu ???

Setelah gonjangganjing urusan dunia kemaren, maka marilah kita ber-Tuhan sejenak.

Katanya sih Tuhan itu satu.

Sungguh hebat dia yang telah menghitung Tuhan. Kalo bisa pertemukan saya dengan manusia yang telah berhasil menghitung Tuhan itu. Saya hendak belajar cara menghitung Tuhan kepadanya

Kalau menurut anda sendiri bagaimana ?

Nuansa Sufistik dari PADI

Tulisan kali ini adalah sebagai perwujudan rasa hormat terhadap kenikmatan yang telah saya peroleh dari album padi terbaru Tak Hanya Diam . Sungguh memang selama ini mereka tak hanya diam sembarang diam, tapi demi menghasilkan maha karya ini. Dan secara lebih khusus lagi maka saya sangat menikmati lagu Sang Penghibur dan Harmony. Yang begitu mendengar pertama sekali, saya langsung jatuh cinta terhadap kedua lagu tersebut. Sebab entah kenapa lagu ini membuat saya bisa langsung tenggelam dalam kontemplasi yang mengasyikkan. Itu sebelum saya terlalu mengerti akan liriknya, namun setelah lebih memahami lagi liriknya maka memang sungguh sangat mengena terhadap rasa dalam hidup saya. Sebuah pesan yang bagi saya pribadi sangat kental dengan spiritualitas sufistik. Dan saya sangat menikmatinya, sungguh indah. nikmatilah keindahannya …


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Tanggalan

Juli 2020
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.