Posts Tagged 'Tuhan'

Nenek

…bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu… dan bisa jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal itu baik bagimu. Allah mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui.

ada cerita apakah?

Kafir!!!

(… yang terjadi di suatu masa suatu saat di suatu tempat…)

Saya : “Dasar kafir kamu!!!!”  *sambil nunjuk nunjuk dengan mata membara*

Dia : “Kayak situ nggak kafir aja.” *dengan cueknya menenggak vodka*

Saya : ” … ”

( Sesama kafir harusnya dilarang saling mendahului menunjuk bukan? Seharusnya yang berhak hanyalah yang sudah mendapat stempel tidak kafir dari Tuhan. Itu juga harus bisa menunjukkan dan membuktikan bahwa stempel tersebut benar dari Tuhan. Jika tidak maka sungguh bisa diragukan sebab dewasa ini apa sih yang tidak bisa dipalsu? )

Israel 2


Tiba-tiba,

Setelah perjalanan yang cukup jauh,
Aku sadar hanyalah manusia biasa.

Pengutuk Tuhan yang tidak adil,
pada manusia-manusia disana.

Manusia-manusia yang menuntutNya agar rasis,
dan Dia terlalu baik untuk menolak.

Maka telah ditinggikan hanya satu umat,
sayangnya dengan bermacam versi berbeda.

Agama menjadi bahan bakar tanpa limit,
perang sudah tidak bisa berhenti.

Hitam Putih Kehidupan

Kali ini saya sedang ingin meracau tentang hitam putih. Hitam putih dalam tulisan saya ini bukan hanya menyatakan yang tentang dua warna. Melainkan tentang hitam putih yang telah mengalami pemaknaan yang luas. Dimana hitam putih telah diasosiasikan dalam penggolongan manusia dan tindakannya. Juga bisa diasosiasikan dengan surga dan neraka. Juga bisa untuk suci dan sesat. Hitam putih yang bagian dari dualitas.

Lalu pendapat saya bagaimana?

Tuhan Yang Pemalu

“Tuhan itu pemalu ya?”

“Heh?!!! Kok kamu bisa berpandangan begitu. Hati-hati kamu bisa dituduh telah menghujat Tuhan. “

“Waduh, bukan niat menghujat. Hanya saja itulah yang terlintas dipikiran ketika Pak Haji dan Om Pendeta sebelah rumah sama-sama menjelaskan bahwa Tuhan itu tidak dapat dilihat. “

“Lah, tidak dapat dilihat bukan berarti karena malu kan?”

“Yah, jika buat manusia sih memang benar. Tapi ini kan Tuhan yang katanya maha-maha. Seharusnnya jika Tuhan memang ingin dilihat ya tentu Dia bisa membuat Dia terlihat. Pasti tahu caranyalah. Maka ketika Tuhan ternyata tidak dapat dilihat maka itu hanya bisa berarti bahwa Tuhan memang tidak mau dilihat. Dan salah satu alasan yang terpikir oleh saya adalah Tuhan itu malu jika dilihat. Yang belum saya tahu kenapa Tuhan malu dilihat ya?”

“Malu kan cuma salah satu alasan saja. Bisa jadi Tuhan tidak mau dilihat demi keselamatan yang melihat. Manusia bisa jadi tidak tahan jika melihat Tuhan. Contohnya Nabi Musa tuh. “

“Ah, tetap saja jika Tuhan mau maka manusia tentu bisa dan tahan melihatNya. Semuanya tergantung mau tidaknya Tuhan. Toh segala sesuatu mungkin bagi Dia bukan? “

” … “

Mencintai Tuhan

Saya ini termasuk orang yang tidak bisa mencintai sesuatu jika saya kenal (tahu?) saja belum. Maka untuk urusan berTuhan inipun saya pertama-tama berusaha untuk mengenal terlebih dahulu. Dan sampai sekarang saya masih dalam tahap berusaha mengenal. Maka jika ditanyakan kepada saya apa saya mencintai , takut, atau malah melawan Tuhan? Maka jawab saya adalah bahwa saya belum tahu.

jadi bagaimana?

Firman Ada Dalam Setiap Manusia

Kali ini saya ingin membahas tentang sesuatu dari kitab suci umat Kristen. Saya hanya ingin menyampaikan apa yang saya pahami dari ayat-ayat tersebut. Itu saja.

Ayat diambil dari injil Yohannes.

Dimulai dengan :

1:1
Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Dan klimaks pada :

1:14
Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

nikmati pemahamannya

FPI Pada Pengadilan

Terus terang tulisan ini tidak berdasarkan fakta yang akurat. Tulisan kali ini hanya berdasarkan kesan yang saya tangkap dari berita-berita yang beredar di internet, koran, televisi. Maka bisa jadi kesan saya ini salah. Tapi inilah sejujurnya kesan yang saya, sebagai masyarakat, dapatkan dari segala berita mengenai FPI dan pengadilan yang sedang berlangsung.

memang bagaimana kesannya?

Kebebasan BerAgama

Ya, saya benar menganggap semua agama itu sama saja. Sama sama bisa mengantar kita untuk mengalami Tuhan. Tapi juga sama-sama bisa mengantar kita menjadi iblis. Semua tergantung pilihan kita. Kitalah yang memilih mau beragama dengan benar atau tidak. Dengan resiko pilihan terebut ditanggung masing-masing. Tidak akan bisa ditransfer ke orang lain. Jadi seharusnya tidak ada yang memaksa kita harus memilih yang benar atau yang salah.

apa benar sebebas itu?

Annisa si Anak Indigo dan Islam

Mengenai Annisa si anak indigo. Sebenarnya sudah lama saya tahu mengenai anak ini. Tapi tidak tergerak bagi saya untuk menulis tentangnya. Sebab bagi saya hal itu adalah soal biasa. Sudah sering kok selama perjalanan spiritual yang saya lakukan menemukan anak-anak indigo. Bagi saya mereka adalah anak-anak yang mempunyai jiwa yang tua. Biasanya jiwa tua yang bijaksana. Dan kebetulan pengetahuan jiwa-jiwa tersebut masih membekas secara lahiriah (walau tidak semua pengetahuan) ketika telah melewati proses kelahiran kembali.

lalu kenapa akhirnya ditulis?


Saran Saya

Kepala nyut-nyutan membaca blog ini? Mari santai sejenak sambil ngupi di kopimaya dot com

AKU

Bermakna

Yang sedang di inget

Tanggalan

Juli 2020
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Jejak Langkahku

RSS Perjalanan Teman-Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Spiritualitas Para Teman

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.